Sekedar meneruskan, semoga berkenan.

Salam,
Andri

---forwarded message begins---

Kelahiran Baru di Tahun Baru

"Cheers to a new year and another chance for us to get it right."
-- Oprah Winfrey, Aktris dan produser asal Amerika

PERGANTIAN tahun sebentar lagi akan segera terjadi. Tak terasa memang,
satu tahun perjalanan hidup telah kita lewati. Kita akan segera
menyongsong tahun 2009. Bicara pergantian tahun biasanya kita disuguhi
dua pertanyaan pokok, apa saja yang telah kita lakukan selama ini
selama satu tahun dan rencana apa yang akan kita buat di tahun baru
nanti.

Benar. Secara garis besar kita harus menengok ke belakang, apa saja
yang telah kita lakukan selama ini. Biasanya pada setiap pergantian
tahun seringkali kita disarankan untuk melihat dan melakukan
introspeksi atas apa-apa yang telah dilakukan di masa lalu. Apakah
perjalanan selama tahun 2008 sudah sesuai dengan rencana yang telah
kita tetapkan sebelumnya di awal tahun. Bila belum, kita harus
mengevaluasi mengapa rencana yang telah ditetapkan sebelumnya dapat
meleset. Kita harus memperbaikinya lebih baik agar di tahun berikutnya
kita tidak mengulangi kegagalan yang sama.

Bagaimana dengan tahun baru 2009 nanti? Apa rencana kita selanjutnya.
Kita harus menentukan tujuan yang harus kita raih di tahun 2009 nanti.
Ya, kita harus menentukan resolusi, yaitu dengan menentukan target
yang akan kita tuju di tahun 2009 nanti. Buatlah rencana-rencana yang
mengiringinya agar target tersebut dapat terlaksana.

Untuk memulai hal yang baru dan lebih baik, sejatinya memang tidak
perlu menunggu pergantian tahun. Aktor kawakan Denzel Washington
jauh-jauh hari sebelum tahun baru berganti mengatakan, "Untuk
memperbarui hidup tak perlu menunggu tahun baru." Apa yang dikatakan
Washington memang tidak salah. Pepatah lama mengatakan, "Everyday is a
new life". Ya, setiap hari yang kita lalui merupakan hidup baru.

Benar. Tapi tak ada salahnya kita menyongsong tahun baru nanti dengan
semangat bak kelahiran baru (born to reborn). Ketika seorang ibu yang
baru saja melahirkan, ada rasa sakit yang luar biasa menghinggapinya.
Rasa sakit itu berangsur-angsur pulih, dan berganti menjadi rasa
senang dan kebahagiaan yang meluap.

Kelahiran baru dapat bermakna proses menjadi manusia baru, yang
berbeda dari sebelumnya, dan lebih baik. Manusia baru ini dapat
berarti kebiasaan dan perilaku baru, karakter baru, dan cita-cita
baru. Konteksnya dapat diperluas dalam hubungan dengan keluarga,
lingkungan pekerjaan, dan juga lingkungan sosial sekitarnya.

Momentum adanya kelahiran baru ini, seyogianya dapat pula
menghilangkan perilaku atau kebiasaan buruk yang mungkin saja sudah
tertanam dalam diri Anda selama ini (born to kill). Jelas ada
ketidaknyamanan ketika Anda mulai berangsur-angsur meninggalkan
kebiasaan dan perilaku buruk tersebut. Ada rasa sakit di sana. Tapi
rasa sakit itu hanyalah sesaat, dalam menuju ke arah hidup yang lebih
baik.

Ya, tahun baru baru dengan kelahiran baru. Sebaiknya ada
perubahan-perubahan baru yang berarti dalam hidup kita di tahun baru
nanti (born to change). Kelahiran baru dalam lingkungan keluarga
misalnya. Ketika Anda berada di rumah, Anda bisa membuat perubahan
baru dengan menunjukkan kecintaan Anda terhadap keluarga dengan cara
yang berbeda. Hal ini juga untuk menunjukkan betapa cinta Anda kepada
keluarga tidak berkurang, bahkan bertambah. Ketika Anda berangkat ke
kantor misalnya, Anda dapat mengecupkan kening dan membelai rambut
pada pasangan dan anak Anda. Hal yang biasanya tak pernah Anda lakukan
selama ini. Atau bisa juga Anda melakukan pekerjaan yang tidak
biasanya Anda lakukan sebelumnya atau jarang. Membereskan rumah di
hari libur, yang mungkin biasa dilakukan oleh pembantu Anda. Bisa juga
misalnya mencuci piring, memasak, atau hal lainnya. Ini juga sebagai
sesuatu hal yang positif untuk mengajarkan kepada anak Anda betapa
pentingnya bekerja dengan giat, menjaga kebersihan, dan hal baik
lainnya.

Anda juga dapat melakukan kelahiran baru di lingkungan pekerjaan Anda.
Anda mungkin selama ini terlihat bermuka suram atau bertampang serius
di kantor, mungkin ada baiknya Anda sekarang murah senyum kepada
setiap orang. Kalaupun selama ini Anda sudah tersenyum kepada orang
yang Anda temui, kali ini Anda dapat menambahkan dengan menyapa
sepatah kata. Anda dapat mengatakan, "Bagaimana keluarga Anda
kabarnya?" atau, "Bagaimana hari ini, semua berjalan lancar?" atau,
"Bagaimana, sehatkan hari ini?" Tentu saja untuk setiap orang, Anda
dapat menyapa dengan hal yang sama atau berbeda, tergantung dengan
siapa Anda berjumpa. Anda dapat pula mengganti suasana baru ruang
kerja Anda. Memindah atau menukar posisi barang, seperti meja, kursi,
hiasan, peralatan lainnya, atau bahkan menambahkan sesuatu barang.

Hal yang sama pula dapat Anda lakukan di lingkungan masyarakat. Selalu
menyapa. Murah senyum. Sering-sering berkunjung ke tetangga.
Menghadiri berbagai pertemuan di masyarakat, seperti arisan, atau
acara keagamaan. Cobalah lakukan, Anda akan merasakan perubahan besar
dalam hidup Anda yang tak disangka-sangka.

Dengan kelahiran baru ini nanti diharapkan akan timbul harapan baru
yang menyertainya (born to hope). Harapan baru ini nantinya akan
menjadikan Anda semakin bersemangat dalam menatap hidup ini. Dengan
semangat baru ini pula, krisis global yang melanda dunia dan negeri
ini dapat Anda sikapi dengan bijaksana. Anda pun dapat menjalani hari
demi hari dengan penuh optimis.

So, songsonglah tahun baru 2009 dengan kelahiran baru. Selamat Tahun
Baru 2009. Semoga sukses menjadi manusia baru! (291208)

Sumber: Kelahiran Baru di Tahun Baru oleh Sonny Wibisono, penulis,
tinggal di Jakarta

---forwarded message ends---

Kirim email ke