Cak H. Andri ysh,

Sejauh pengamatan saya, memang Pak Risfan cukup lama menggali dan
mengembangkan aspek pemberdayaan Daerah dengan berbagai skim; dan
kelihatannya belum terpuaskan dengan pencapaian yang ada. Saya kira skim
yang ada sekarang masih belum terlalu beranjak sejak satu dasawarsa yang
lalu, katakanlah sebagai the second generation of local empowerment. 
Bisa dibandingkan dengan skim poverty alleviation fund yang telah
memasuki the third generation. Jadi memang saat ini masih mengandalkan
berbagai reformasi kebijakan nasional, namun local initiatives masih
belum tumbuh.

Bila kita menggali contoh di www.bestpractices.org/database
<http://www.bestpractices.org/database>  (sayang sedikit kali contoh
dari Indonesia), dapat ditemukan bila progres Daerah itu banyak
didasarkan pada local and community initiatives, di samping tentunya
stimulan yang diberikan oleh Pemerintah. Hal ini secara simultan coba
kita rangsang di milis ini, mencari terobosan-terobosan baru yang patut
dilakukan dengan keterbatasan yang ada.

Demikian sementara waktu. Salam.

-ekadj


--- In [email protected], "Mohammad Andri Budiman" <mand...@...>
wrote:
>
> >
> > Saya sefaham dengan Bapak dalam tujuan,
> >
> > Tapi kalau kita bertolak dari anti JAKARTA, benci JAKARTA yang ada
> > di kepala kita JAKARTA, JAKARTA, JAKARTA. Tiap hari, tiap detik kita
> > mikir, cari bahan tentang JAKARTA. Seluruh energi kita tercurah ke
> > JAKARTA walau untuk melawan.
> >
> > Lain kalau kita bertolak dari DAERAH, cari bahan-bahan untuk DAERAH,
> > cari ide untuk DAERAH... sehingga terkumulasi pengetahuan, ide-ide,
> > tentang DAERAH. Akhirnya menjadikan DAERAH kuat, arah pembngunannya
> > lebih baik, sehingga terjadi pemerataan yang dicitakan.
> >
> > Kita tidak bisa merencana DAERAH dengan bergunung-gunung data
> > mengenai JAKARTA, yang kita perlukan adalah segunung info tentang
> > inovasi dari/untuk DAERAH.
> >
> > Maaf reply nya terputus-putus kerjaan.
> >
> > Salam,
> > Risfan Munir
>
>
> Menarik Pak Risfan. Jadi kalau kita tidak mau berpikir tentang PURPLE
COW,
> malah SAPI UNGU itu yang terus-menerus berada di benak kita. (Saya
yakin
> Seth Godin setuju, IYKWIM...)
>
> Jadi, mari kita berpikir DAERAH kalau begitu.
> DAERAH, DAERAH, ... DAERAH mana lagi ya yang bisa jadi prioritas
pembangunan
> berikutnya?
> Oh iya, DAERAH itu tuh, yang banyak orang penting terjebak di
kemacetan,
> sehingga waktu untuk kongkow dan bensin pun terbuang..
> DAERAH apa yah namanya? Oh iya ... DAERAH KHUSUS IBUKOTA...
>
> Salam,
> Andri
>


Kirim email ke