Semoga yang berwajib dapat segera menangkap semua aktor lapangan dan aktor intelektual di balik demo brutal ini. Benar-benar biadab!
Salam, Andri Source: http://www.detiknews.com/read/2009/02/03/204027/1079063/10/rahang-aziz-memar-ada-luka-cakar-di-dada ---news 1 begins--- Rahang Aziz Memar, Ada Luka Cakar di Dada Khairul Ikhwan - detikNews AFP Medan - Jenazah Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut) Aziz Angkat, diotopsi di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Pirngadi. Ada sejumlah luka di tubuh Aziz. Hingga saat ini, belum diperoleh keterangan resmi tentang penyebab kematian korban. Pihak keluarga korban menduga penyebab kematian Aziz Angkat akibat pukulan yang diderita korban saat terjadi penyerangan massa pendukung pemekaran Provinsi Tapanuli. Pernyataan ini ditegaskan adik kandung korban Syamrah Angkat saat di halaman ruang instalasi jenazah RSU Pirngadi, Jl HM Yamin, Medan, Selasa (3/2/2009). "Di dadanya ada luka cakar. Rahangnya memar. Bahkan ada benjolan merah," kata Syamrah. Keluarga berkeras otopsi dilakukan untuk dapat mengetahui penyebab pasti kematian korban. Sementara Kepala Laboratorium Forensik RSU Pirngadi Prof dr Amar Singh SpF mengatakan, belum bisa memastikan apa penyebab kematian korban. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap jenazah. "Saya belum bisa menjelaskan apa penyebab kematian korban. Harus dilakukan pemeriksaan organ dalam termasuk darah dan urine. Tidak ada luka tusukan, hanya ada luka memar pada rahang. Tapi saya belum bisa pastikan apakah kematian korban akibat luka itu atau penyakit lain," kata Amar Singh. (rul/rdf) ---news 1 ends--- Source: http://news.okezone.com/read/2009/02/03/1/189173/1/insiden-sumut-caleg-ketua-dpw-pprn-ditangkap ---news 2 begins--- Insiden Sumut, Caleg & Ketua DPW PPRN Ditangkap Selasa, 3 Februari 2009 - 18:54 wib Foto: Ist MEDAN - Polisi menangkap calon anggota DPR dari Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) daerah pemilihan I Sumatera Utara, Chandra Panggabean. Dia diduga sebagai otak intelektual demo rusuh yang mengakibatkan Ketua DPRD Sumut Abdul Azis Angkat meninggal dunia. Chandra ditangkap di Hotel Antares. Selain Chandra, polisi juga menangkap tiga orang lainnya. Mereka adalah Datumira Simanjuntak, sebagai koordinator lapangan, Ketua Partai Peduli Rakyat Nasional, Sumatera TN Manurung, dan Viktor Siahaan. Penangkapan keempat orang tersebut dilakukan pukul 17.30 WIB, Selasa (3/2/2009). Wakil Direktur Reserse dan Kriminal Polda Sumatera Utara AKBP Edisumitro Tambunan menegaskan penangkapan itu dilakukan sesuai perintah Kapolda Sumatera Utara bahwa semua yang terlibat dalam aksi yang mengakibatkan Ketua DPRD Sumut Aziz Angkat meninggal itu akan ditangkap. "Akan kami tangkap baik yang di belakang aksi itu atau aktor di lapangan," tegasnya. Sementara itu Datumira Simanjuntak menyatakan akan menuruti panggilan polisi tersebut. "Sebagai warga negara yang taat hukum kami penuhi panggilan itu," ujarnya. (fit) (Muhammad Syahyan/Sindo/mbs) ---news 2 ends--- Source: http://news.okezone.com/read/2009/02/03/1/189078/1/jenazah-ketua-dprd-sumut-diautopsi-ulang ---news 3 begins--- Jenazah Ketua DPRD Sumut Diautopsi Ulang Selasa, 3 Februari 2009 - 16:04 wib MEDAN - Setelah tiba di rumah duka, jenazah Ketua DPRD Sumut Aziz Angkat kembali dibawa ke RS Pringadi Medan untuk diautopsi ulang. Hal tersebut dikarenakan istri dan anak korban tidak percaya terhadap keterangan pihak Gleni Hospital Medan yang mengatakan tidak ada indikasi kekerasan fisik yang mengakibatkan kematian. "Banyak saksi yang melihat dianiaya," ujar salah seorang anak korban, Selasa (3/2/2009). Ketua DPD Golkar Sumatera Utara Ali Umri mengungkapkan, dia beserta bersama sejumlah anggota DPRD lainnya juga mejadi korban pengeroyokan massa. "Bajunya kan juga sampai disobek, kami juga dilempari batu," ujarnya. Sebelumnya, pihak Rumah Sakit Gleni Hospital, Medan menyatakan korban meninggal karena terkena serangan jantung.(lam) (Arif Rifian/Trijaya/uky) ---news 3 ends---

