Ahaa… Pengantin baru kita akhirnya keluar juga dari kamp konsentrasi rupanya….. Prof.. mau nanya dikit nikh…. Many people say that their wedding day is the happiest day of their life…. So, if that's the case, I'd like to ask you as a husband too, does that mean it's all downhill since then?....... hehe…. :-))
--- On Sat, 3/7/09, Hannie Waworoentoe <[email protected]> wrote: From: Hannie Waworoentoe <[email protected]> Subject: Re: [referensi] Re: Deterjen Untuk anjing To: [email protected] Date: Saturday, March 7, 2009, 11:35 PM Hengky, Gua baru saja baca berita dterjen dan anjing dan mesin cuci itu. Lalu saya juga baru saja baca bukunya Bill Bryson, travel in Europe Here nor There, yang juga rada baru pokokjnya udah setelah jatuhnya tembok Berlin dan ambruknya Eropah Timur atau malahan kembalinya Eropa Timur ke EURO dan free market. Ceriteranya Bill Bryson itu ke Bulgaria kira-kira pada masa pergolakan tahun 90an itu, lantas dia masuk ke satu-satunya Department Store yang belum masuk ke pasar bebas, kayaknya ada mesin cuci yang bikinan Russia tahun 50an itu, wah memang engga rusak-rusak cuma semua yang dicucinya hancur apalagi engga pakai deterjen tapi melulu pakai tenaga sosialis, bukan kapitalis, well I see what you mean Obama. Pak Wawo. Gua baru keluar dari gua gelap tanpa kom,puter dan internet. O should say I did not miss too much these last two months. From: hengky abiyoso <watashi...@yahoo. com> To: refere...@yahoogrou ps.com Cc: pl...@yahoogroups. com; bangun-...@yahoogro ups.com Sent: Sunday, March 8, 2009 8:20:52 AM Subject: [referensi] Re: Deterjen Untuk anjing Deterjen Untuk anjing Seorang anak kecil pergi kesebuah supermarket dan membeli sebungkus besar detergent. Mbak kasir menanyakan apakah anak itu mempunyai banyak cucian dirumah. “Oh, bukan cucian”, kata sianak, “Tapi saya mau memandikan anjing saya, mbak”...... “Eh.. tapi jangan pake detergent seperti itu ya dik,” kata mbak kasir. “Dia terlalu keras, dan kalo untuk memandikan anjing, nanti anjingnya bisa sakit, atau malah bisa mati lho?”. Tapi si anak tetap saja membeli detergent itu dan membawanya pulang..... Seminggu kemudian sianak muncul lagi disupermarket itu dan membeli permen coklat. Si mbak kasir bertanya : “Eh.. dik, gimana anjingnya?”. “Oh, dia sudah mati mbak,” jawab sianak. “Yaa.. kasihan….. Tapi khan saya dulu sudah bilang khan dik?” kata si mbak...... “Iya,.... tapi anjing saya matinya bukan karena detergent itu mbak…… Kayanya karena mesin cucinya deh”..........

