Salam pak. "Dana" bisa dicetak dalam waktu cepat. Namun tantangannya
bagaimana program itu bisa dilaksanakan tanpa harus mencetak 'dana',
seperti pengalaman Jepang
<http://groups.yahoo.com/group/referensi/message/4806> . Salam.

-ekadj


--- In [email protected], Bambang Tata Samiadji <btsamia...@...>
wrote:
>
> Dear all.
> Â
> Ada satu program yang perlu ditambahkan yaitu bagaimana mendapatkan
dana/investasi  untuk membiayai ke-8 program tersebut.
> Â
> Thanks. CU. BTS.
>
> --- On Thu, 3/12/09, Benedictus Dwiagus Stepantoro bdwia...@... wrote:
>
>
> From: Benedictus Dwiagus Stepantoro bdwia...@...
> Subject: [referensi] 8 Program yang ditawarkan Prabowo Subianto
> To: [email protected]
> Date: Thursday, March 12, 2009, 8:45 AM
>
>
>
>
>
>
>
>
> Ada yang minta dikritik, nih.
> Dipersilahken,….
> Â
>
> Best Regards,
> Â
> Benedictus Dwiagus S.
>
>
>
>
>
>
>
>
> Â (dari milis pembaca kompas)
>
> Posted by: "Prabowo Subianto" salam.prabowo@ yahoo.com  
salam.prabowo
> Wed Mar 11, 2009 3:19 pm (PDT)
>
> Saudara-Saudara FPKÂ yang saya banggakan,
>
> Jika mendapatkan lampu hijau dari Saudara Agus Hamonangan, Moderato r,
saya ingin mempost-kan 8Â program yang saya tawarkan dan mulai
iklankan hari ini. Mengingat Saudara semua di sini tajam wawasan, dalam,
mengritisi usulan program ini. Saya ingin mendengar komentar-komentar
Saudara di sini.
>
> Jika tak keberatan juga di-CC-kan di: tinyurl.com/ prabowo, di forum
diskusi akan sangat bermanfaat.
>
>
> Membangun Kembali Indonesia Raya
> 8 Program Aksi Untuk Kemakmuran Rakyat
>
> 1. Menjadwalkan kembali pembayaran utang luar negeri
>
> - Mengalihkan dana pembayaran utang luar negeri sebagai modal untuk
membiayai program pendidikan, kesehatan, pangan dan energi, yang murah
serta ramah lingkungan.
>
> 2. Menyelamatkan kekayaan negara untuk menghilangkan kemiskinan.
>
> - Menjadikan BUMN sebagai lokomotif dan ujung tombak kebangkitan
ekonomi.
> - Menghentikan penjualan aset negara yang strategis atau yang
menguasai hajat hidup orang banyak.
> - Meninjau kembali semua kontrak pemerintah yang merugikan kepentingan
nasional.
> - Mewajibkan eksportir nasional yang menikmati fasilitas kredit dari
negara untuk menyimpang dana hasil ekspornya di bank dalam negeri.
> - Membangun industri pengolahan untuk memperoleh nilai tambah.
>
> 3. Melaksanakan ekonomi kerakyatan
>
> - Mencetak 2 juta Ha lahan baru untuk meningkatkan produksi beras,
jagung, kedelai, tebu yang dapat memperkerjakan 12 juta orang.
> - Mencetak 4 juta Ha lahan untuk aren (bahan baku bio etanol) yang
dapat mempekerjakan 24 juta orang.
> - Membangun pabrik pupuk ureak dan NPK dengan total kapasitas 4 juta
ton.
> - Memperbesar permodalan lembaga keuangan mikro untuk menyalurkan
kredit bagi rakyat kecil.
> - Membangun sarana transportasi massal.
> - Modernisasi pasar tradisional untuk pedagang kecil.
> - Meningkatkan pendapatan per kapita dari USD 2.000 menuju USD 4.000
>
> 4. Delapan program desa
>
> - Listrik desa.
> - Bank dan lembaga keuangan desa.
> - Koperasi desa, lumbung desa, pasar desa.
> - Air bersih desa.
> - Klinik desa.
> - Pendidikan desa.
> - Infrastruktur pedesaan dan daerah pesisir.
> - Rumah sehat pedesaan.
>
> 5. Memperkuat sektor usaha kecil
>
> - Prioritas penyaluran kredit perbankan kepada petani, nelayan dan
pedagang kecil.
> - Melarang penyaluran kredit bank pemerintah untuk pembangunan
perumahan dan apartemen mewah, mall, serta proyek-proyek mewah lainnya.
> - Melindungi pedagang pasar tradisional dengan melarang pembangunan
pasar swalayan berskala besar yang tidak sesuai undang-undang.
> - Melindungi dan memperjuangkan hak-hak buruh migran (TKI).
>
> 6. Kemandirian energi
>
> - Membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi dan air (10.000 MW).
> - Menyediakan sumber energi dengan mendirikan kilang-kilang minyal,
pabrik bio etanol dan pabrik DME (pengganti LPG).
> - Membuka 2 juta hingga 4 juta Ha hutan aren - dengan sistim tanam
tumpangsari - untuk produksi bahan bakar etanol, sebagai pengganti BBM
impor. Pembukaan lahan ini akan menjadikan Indonesia sebagai negara
pengekspor bahan bakar nabati setelah 7 tahun masa tanam (4 juta Ha
hutan aren menghasilkan sekitar 56 juta mt etanol/tahun) .
>
> 7. Pendidikan dan kesehatan
>
> - Mencabut undang-undang bahan hukum pendidikan.
> - Pencabut pajak buku pelajaran dan menghentikan model penggantian
buku pelajaran setiap tahun.
> - Melaksanakan kembali program KB (Keluarga Berencana).
> - Meningkatkan peran PKK, Posyandu dan Puskesmas.
> - Menempatkan sarjana dan dokter baru melalui program pemerintah
terutama di kantong-kantong kemiskinan.
> - Menggerakkan revolusi putih dengan menyediakan susu untuk anak-anak
miskin.
>
> 8. Menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup
>
> - Melakukan penghijauan kembali 59 juta Ha hutan yang rusak serta
konservasi aneka ragam hayati dan hutan lindung.
> - Mengamankan dan merehabilitasi daerah aliran sungai.
> - Mencegah dan menindak tegas pelaku pencemaran lingkungan.
> - Melindungi flora dan fauna sebagai bagian dari aset bangsa.
>
> Haluan baru. Pemimpin baru. Terobosan baru.
>
>
> Terima kasih saya,
>
>
> Prabowo Subianto
> Ketua Dewan Pembina
> Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)


Kirim email ke