Wah wah Eyang ABY yang tampaknya selalu muda ini sempat juga menikmati 
gemerlapnya lampu temaram dan seribu satu malam di Kemang....barangkali sedang 
membayangkan diri menjadi Aladin dengan lampu ajaibnya...sambil menunggu Jasmin 
hehehe.....benar, seperti mas Fajar, ajakannya memang melangit dan jauh dari 
jangkauan gaji pegawai rendahan seperti kita-kita ini.....mending wisata 
kuliner atau nongkrong di angkringan Kafe Tiga Ceret di Jalan Godean sambil 
ngobrol sana-sini menikmati "jadah bakar" atau "roti bakar" ala mas Marwan.....

Selamat deh buat Eyang yang sempat menikmati sekejap mata bagaimana suasana 
kesjahduan di area konflik tata ruang.....dengan sepenuh hati sambil 
menyisihkan sejenak kepenatan sepekan yang menyita enerji....sebab penampakan 
seperti di Kemang tampaknya juga akan merambah kemana-mana.....di 
Kotagede....bekas rumah juragan "orang kalang" sekarang menjadi restoran 
mewah...lengkap dengan lilin-lilin berkedip-kedip disetiap 
tempat.....makanannya mewah juga....jadi Eyang kapan-kapan ku undang ke Omah 
Duwur untuk menikmati restoran majal di Jogja...tetapi aku sendiri nggak kuat 
mbayarnya...hehehehe.....patungan juga boleh ya Yang ......

Salam,



Djarot Purbadi



http://realmwk.wordpress.com [Blog Resmi MWK]

http://arsitekturnusantara.wordpress.com

http://fenomenologiarsitektur.wordpress.com

--- On Fri, 3/27/09, hengky abiyoso <[email protected]> wrote:
From: hengky abiyoso <[email protected]>
Subject: [referensi] Re: KEMANG, AKHIRNYA……
To: [email protected]
Date: Friday, March 27, 2009, 10:04 AM











    
            

Halo mas Djarot yg sewot dgn "pemutihan". ....
 
Akhir pekan memang saat yg tepat utk regangkan pikiran… Kalo sesekali anda 
ingin nikmati malam panjang diatas atap… Rooftop menawarkan tempat hangout 
dalam temaram cahaya lilin beratap langit diatas Kemang yang romantik………. 
Disana anda akan rasakan sensasi malam dalam temaram lampu dan sejenak 
menikmati pemandangan keramaian Kemang diwaktu malam….. 
Sesuai namanya…. Tempat hangout ini berada dilantai teratas….. tepatnya diatap 
gedung Papilion……  anda harus menaiki dulu tangga utk menuju kesana……. 
Begitu memasuki ruangan  Rooftop….  anda akan temui nuansa yg benar2 berbeda 
dgn gedung Papilion…. Nyaris tiada lampu pijar yg menghias lobi Rooftop…. Dua 
buah lilin besar berwarna putih akan menyambut anda begitu melangkahkan kaki 
memijak lantai kayu Rooftop….. 
Sejenak kemudian anda akan rasakan berada di Negeri 1001 malam… tenda putih 
mengembang menutup  ruangan dari hawa dingin diketinggian lantai lima gedung….. 
Pikiran segera melayang…. Andapun lupa kalau berada diatap gedung… dan akan 
menikmati langit  Jakarta…..….. 
Gelapnya langit  malam..… Cahaya temaram hanya berasal dari lilin2 kecil yg 
menerangi ruangan…. Ada ratusan lilin diruangan ini… cahaya paling kuat 
berpijar dari  lampion gaya Maroko yg unik……. 
Anda punya dua pilihan ruang… yg pertama berkapasitas  60 orang sesuai utk  
bila anda datang ramai2 sambil menikmati live music…. Ruang kedua terletak 
diluar bangunan, seperti balkon….….. disini ada sekat2 diantara 50 tempat duduk 
yg membuat privasi anda lebih terjaga…. 
Keramaian suasana Kemang dimalam hari plus alunan gitar akustik….  Dan utk 
gairahkan suasana  malam anda…... tak salah kalau anda pesan  minuman cocktail 
ringan strawberry caprioska yang ada dicampur dengan mint….biar ada rasa 
hangat.. atau mungkin shy martini?.... . utk pembuka atau apetizer anda bisa 
pilih makanan citarasa India, Italia atau Meksiko…. Harganya sih lumayan kalau 
utk saat2 habis gajian gitu ….. minuman beralkohol antara 95-125 rb… dan kalau 
utk makanan antara 29-435 ribu……. 
Nah…. Selamat menikmati malam yang indah di Kemang dan lupakan semua 
“pemutihan” peruntukan kawasan yang "menyimpang" ... atau sekedar 'menyinggung 
profesi'?..….. 
Hahahaha…. Kabur akh….. 
Salam, 
 




      
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke