Bang Nuzul,
Selamat ditugas yang baru, semoga sukses dan kerasan. Sya jadi ingat Prof 
Hendra Esmara ke Andalas, Majid Ibrahim ke Unsyah, dan Prof Amirudin ke Unhas, 
Prof Wawo ke Unsrat. 

I think its your destity to feel and exparience directly what is the meaning of 
"geographical and economi distance". Dan, IMT-GT ada ditangan Anda.

Sukses selalu,
Risfan Munir
-----Original Message-----
From: Nuzul Achjar <[email protected]>
Sent: Thursday, April 23, 2009 7:42 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [referensi] [NTT+NTB] Habis Terang terbitlah Gelap - Jalan Sunyi




Rekan-rekan dan sahabat Referensiers yang Budiman,
 
Karena diskusinya banyak menyinggung soal ketimpangan infrastruktur Jawa dan 
Luar Jawa, ditambah lagi "sindiran" rekan Andri tentang timpangnya SDM, 
izinkanlah saya memberi informasi bahwa saya akhirnya mengambil "jalan sunyi', 
yaitu bertugas daerah yang supply listriknya masih parah seperti halnya di NTT 
dan NTB, tepatnya di Tanjung Pinang, Propinsi Kepulauan Riau, daerah kelahiran 
saya.
 
Sejak 30 Maret 2009 lalu, saya mendapat amanah sebagai Dekan Fakultas Ekonomi 
Universitas Maritim Raja Ali Haji, universitas baru di Tanjung Pinang. 
Universitas ini adalah "regional flight carrier" Kepulauan Riau. Katanya sih 
setiap provinsi sebaiknya mempunyai universitas negeri. Kalau proses penegrian 
oleh Dikti selesai, belum tau apakah akan balik ke Salemba dan Depok.
 
Pola Ilmiah Pokok universitas ini adalah maririm, sehingga fakultas ekonomi 
akan banyak riset di bidang maritime economics, port management, maritime 
infrastructure, international dan interregional trade, Free Trade 
Zone, pengembangan regional daerah kepulauan, dll.
 
Teman-teman referensiers, please do not hesitate contact me jika kebetulan 
mampir di Tanjung Pinang. Syukur syukur untuk kerjasama riset.
 
Mohon doa teman teman dan sahabat. Mohon maaf juga jika ada salah kata yang 
mungkin melukai perasaan sahabat semua.
 
 Wassalam,
 
Nuzul Achjar

Kirim email ke