Ah Bung Ekadj suka merendah,

Urusan beginian (koalisi untuk kekuasaan) kan gak pake teori, apalagi 
melihatnya dari sisi etika. Yang ada ya taktik/strategi menang, kalau bisa jadi 
RI-1.

Yang mereka lupakan bahwa yang milih adalah rakyat langsung, bukan koalisi. 
Kedua, saya optimis akan terjadinya pergeseran dominasi partai kuat yang akan 
kian matang di 2014. Posisi PD dan koalisi kuatnya (terutama PKS), akan makin 
jauh meninggalkan jago lama, PG dan PDIP.

Kalau memang Pak Beye yang jadi RI-1 lagi, bisa jadi akan terjadi eksodus 
resources: kader-kader politik, pengusaha-pengusaha, lebih merapat kesana. 
Untuk menyongsong era 2014, alih generasi. 

Karena kalau kita lihat kekuatan elite PG sekarang lebih ditopang para 
pengusaha, dan eks keluarga tentara (kekaryaan yang ditokohi eks 
tentara/veteran). Sementara 5 tahun lagi, generasi pemilih sudah terpengaruh 
bayang-bayang kuasa tentara masa lalu. Lagi pula setelah pensiun tentara yang 
dulu jadi simbol kekuatan terkompak, nyatanya 3 jenderal sulit bersatu.
Kalau pilihan birokrat kan tergantung yang berkuasa.

PDIP juga mengandalkan kharisma Bung Karno dan para pengusaha. 5 th lagi, 
pemilih dari generasi yang kian jauh dari mengenal sang tokoh, sementara para 
pengusaha sudah geser ke pemenang saat ini. 
Partai-partai itu sepertinya lupa kaderisasi. 

Ah, sok tahu saya kok makin nglantur...maaf.

Salam,
R Munir








-----Original Message-----
From: ffekadj <[email protected]>
Sent: Monday, May 11, 2009 10:08 PM
To: [email protected]
Subject: [referensi] Re: Koalisi



Melihat batas waktu yang disampaikan Mr. -K- ini, seharusnya sudah ada 
kejelasan; namun koq saya belum jelas juga ya? Mohon sedikit pencerahan lagi 
dari Pak BSP, juga dari guru-guru yang sudah naik gunung : Bu Yati dan Mas Joko 
Item. Salam.
-ekadj

--- In [email protected], Harya Setyaka <harya.sety...@...> wrote:
>
> Seperti yg sudah sy duga jauh-2 hari,...
> PDIP dan Golkar sulit sekali berkoalisi karena secara perolehan suara adalah
> juara dua (runner up) bersama.
> dan masing-2 punya syahwat kuasa yang sama besar, sehingga sulit untuk
> menyepakati siapa nahkoda siapa ban serep..
>
> Masing-2 akan saling tunggu..
> karena keputusan optimal salah satu pihak sangat ditentukan oleh keputusan
> pihak lain (--> game theory).
> tapi ada deadline yang tegas dan jelas.. 10 Mei!
> SEmentara, masalah DPT sudah anti-klimaks..
>
> salam,
> -K-
>
>
>
> 2009/4/27 ffekadj 4ek...@...
>
> >
> >
> >
> > Pak BSP dan rekan-rekan ysh. Mohon 'outlook'nya mengenai potensi koalisi
> > dari kondisi terkini, mengingat sudah ada istilah-istilah kawin paksa,
> > matahari kembar, putra mahkota, chemistry, dlsb. Mengenai SBY +
> > siapapun, kelihatannya tidak ada masalah; namun pengimbangnya: MS + ?,
> > dan JK + ? (?). Terima kasih sebelumnya.
> >
> > -ekadj

Kirim email ke