rekan Efha-mardiayansjah, sungguh senag saya bisa mendengar response anda, 
memang agak keterlaluan saya sebab saya sekarang hanya bisa kirim kabar dari 
warnet yang rada kumuh, tapi anyway asal bisa tembus, inipun saya hanya bisa 
satu atau dua kali seminggu, tapi saya sungguh kagum juga masih ada yang ingat 
'cultural concern' atau 'prihatin budaya' anda, tapi tidak apalah, pepatah atau 
umpatan cina "may you live in interesting times" memang sudah kualat nasib 
kita, kalau Risman pasti mengatakan "damned interesting" it indeed was,  nah 
tapi saya harus bagikan sedikit tentang scope of Teluk Tomini, sebetulnya ini 
dalam context  Regional Seas dari UNEP yang berkantor di Nairobi itu, ternyata 
di dunia ini sudah ada banyak kerjasama antar maritim  seperti di South-China 
Sea (untuk Asean), kantas ada Bengal Sea(India Bangladesh, Myan,mar mungkin 
Malaysia tapi juga Maldives dsb) lalu West Indian Ocean (Afrika Timur, 
Madagaskar, Seychelles) dan Afrika Barat yang
 me3nghadapi Atlantic rada fisheries oriented, lalu Mediterranean 
(Eropah/Afrika Utara),  Carribean pasti pulau-pulau kecil, dari yang kaya 
sampai yang miskin tapi kuat dalam tourism, lantas ada Wetsern Pacific dengan 
Humboldt current dari Utara, sampai Selatan (Chile Peru dsb) dan akhirnya 
NOWPAP Northwest Pacific Korea, Jepamg Russia dan juga Cina,
Well memeng sya jadi ngiler kalau lihat cooperation antara CTI (Corral reef 
Triangle, Filipina, Indonesia, Papua Ng, Salomon Islands, Timor Leste, sama 
Malaysia) yah kalau gitu Teluk Tomini cuma secuil tapi sangat strategis 
terutama utk perikanan.  Tapi nanti akan saya coba berikan a specic kind of 
Inter Maritime Cooperation, kalau rekan Eka mau kasih izin karena salah satu 
Maraitime Metropolis adalah di Ternate dan Halmahera. Ngiler engga nih. So it 
might be that future inkling of the Western Pacific. Segitu dulu gua engga bisa 
ngopi, but I think I will still entertain myself. Salam dari Tomohon. 




________________________________
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Monday, May 18, 2009 4:05:49 AM
Subject: Re: [referensi] Re: kopi darat : siapakah kita ini ? (untuk Pak Wawo)





Wah wah wah... kalau yang sudah Opa-opa seperti Pak Wawo masih sangat 
bersemangat dalam perjuangan pengembangan wilayah, saya jadi malu malau yg 
masih muda ini bisa kalah semangatnya. .. 
 
Mohon nanti Pak Wawo tidak berkeberatan untuk share cerita tentang bagaimana 
kelanjutan dari gagasan inter-regional cooperation Teluk Tomini nanti ya Pak... 
Saya yakin cerita seperti itu akan sangat bermanfaat untuk memperkaya 
pengetahuan kita semua.. Terima kasih sebelumnya, Pak Wawo..
 
Dari saya yang baru memahami setelah belasan tahun, tentang mengapa dulu Pak 
Wawo kasih tugas "Perumusan Skenario Jangka Panjang (25-50 tahun) tentang 
Pengubahan Budaya Bangsa Indonesia" di kuliah prisip perencanaan atau studi 
futuristik (mohon maaf saya lupa kuliah yg mana di antara kuliah tsb, Pak), 
suatu tugas yg sangat tidak saya pahami dahulu kala, he... he... he... Saya 
yakin tugas spt itu masih sangat relevan untuk kasus hingga saat ini, Pak, 
he... he... he...
 
(Walau saya yakin Pak Wawo tidak lagi mengingat saya yang mana, tapi saya 
sangat ingat nasehat Pak Wawo di pertemuan kita terakhir di tahun 1998 pada 
suatu acara di ITB dulu, agar saya mau memanfaatkan waktu untuk terus belajar 
dan membaca tanda-tanda zaman dalam pergolakan dan perubahan dunia ini. )
 
Salam dari sebrang, dari bawah kincir angin yang indah
 
Fadjar PWK Undip


--- On Mon, 5/18/09, Hannie Waworoentoe <waworoentoehannie@ yahoo.com> wrote:


From: Hannie Waworoentoe <waworoentoehannie@ yahoo.com>
Subject: Re: [referensi] Re: kopi darat : siapakah kita ini ?
To: refere...@yahoogrou ps.com
Date: Monday, May 18, 2009, 5:02 PM


Eka, sayang gua engga bisa hadir, tapi saya yakin akan ramai, di manado cukup 
cape habis WOC, tapi juga cukup puas, untuk Sulawesi ada gagasan Teluk Tomini 
yang akan dikerjain Sulut, Gorontalo dan Sulteng, mungkin nanti akan diperluas 
sampai Malut atau ke Ternate. Tapi ini saja sudah cukup sibuk. Segitu ajah 
salam kepada semua rekan dan Slamat Ngopi. Pak Wawo




________________________________
 From: ffekadj <4ek...@gmail. com>
To: refere...@yahoogrou ps.com
Sent: Monday, May 18, 2009 1:17:48 AM
Subject: [referensi] Re: kopi darat : siapakah kita ini ?



Pak BSP, Pak Aby, dan rekan-rekan ysh.

Insya Allah hari Selasa besok jam 14.30 kita langsungkan kopi darat
kita, dengan meminjam ruangan rapat DitjenTaru di G-2 Jl. Pattimura 20
Jaksel. Mohon kehadiran rekan-rekan sekalian untuk bisa saling
silaturrahmi. Agenda acaranya bersifat santai saja. Mudah-mudahan Pak
BSP bisa hadir, juga Pak Aby, Pak Risman, Pak Risfan, dll. Sayang juga
bila Pak Deny berhalangan, mudah-mudahan Pak Bin, Ibu Cut, dll bisa
datang.

Demikian undangan ini disampaikan, dan terima kasih atas perhatiannya.
Salam.

-ekadj

--- In refere...@yahoogrou ps.com, "bspr...@... " <bspr...@... > wrote:
>
>
> Waduh2 pak Aby, kok jadi sangat sensi begitu ya?
>
> Beliau mengatakan :
> Akh… H. Eka sih paling bisa….. jangan salah lho….
Maksud pak BSP utk rencana minggu depan itu…. beliau berkenan
hanya utk mau jumpa dengan anda saja lho….. kenapa kok jadi anda
bawa2 nama saya segala….. Nanti kalau ada saya malah beliau (juga
yang lain) urung nggak jadi berkenan jumpa anda lho…… maka nama
saya agar dicoret saja deh….. saya khan hanya punakawan
saja……. Tak pantaslah kalau ikut2an hadir....... .
> Saya menyatakan :
> Beliau adalah sosok yang paling sesuai untuk bisa membedah siapa kita
> Salam
> bambang sp
>


 

   


      

Kirim email ke