Halo semua.. sori baru bisa kembali bergabung hari ini.. setelah disibukkan
oleh kegiatan yang 'apolitis'..

Betul pak Hotasi.. kepentingan bersama PDIP dan Golkar hanyalah untuk 'asal
tidak SBY'..
kalau untuk itu mereka sepakat... tapi kalau untuk 'bagi-hasil'.. tidak
mudah.

btw, pengalaman 2004; matematika pilpres ternyata tidak berlurusan dengan
hasil pil-leg..
Rakyat pun akan cukup cerdas untuk menilai siapa yg bertanggung jawab dan
motif, apabila terjadi pembusukkan sampai september. Team SBY tentunya juga
sudah punya strategi media dan team media yg handal..
Langkah-2 semacam itu dapat mudah diantisipasi.

Saya tidak melihat bahwa Pak Boediono adalah ancaman tersendiri bagi
keberlanjutan ekologis, dimana tata ruang (yg semakin terjepit) memiliki
peranan..
ini bukan masalah ideologi yg dianut.. ini masalah tata-pamong..
governance..
environmental governance tepatnya..

Tidak ada jaminan ideologi non neo-lib akan lebih baik bagi tata ruang
maupun ekologi.

bedanya dengan ideologi, governance sebenarnya bersifat apolitis..
baik-buruknya tata-pamong suatu negara bukanlah fungsi dari ideologi yang
dianut.


kembali ke Tiga pasangan:
JK-Wiranto: memang lebih alami, karena bahan baku Hanura adalah Golkar plus
pensiunan militer..
Mega - Prabowo: Gerindera sempat merasa lebih layak mendapat jatah Capres..
petinggi-2 Gerindera juga banyak cabutan dari PDIP

SBY-Boediono: ini menarik..
perhatian publik lebih pada cawapres nya SBY dibanding pasangan lainnya..
tidak ada ekonom yang memiliki karier se-cemerlang Boediono... beliau pernah
menjabat Bappenas, MenKeu, MenKo dan Gub BI.
Prestasi akademis nya pun sulit di-sama-i.

Dibanding Hatta; prestasinya jauh lebih menonjol.. sulit untuk mengatakan
prestasi Hatta sebagai MenRisTek maupun MenHub itu baik.. kelebihan Hatta
adalah pandai bergaul secara politik.

HNW? atau siapaun cawapres SBY dari PKS akan menjadi 'presiden magang' untuk
2014..
Ini resiko bagi Demokrat.
Belum lagi untuk menjaga posisi Partai Demokrat sebagai leader dari koalisi
dengan mitra-2 nya .

jadi, figur Boediono yang meritokratis dan bukan kader politik adalah lebih
baik bagi SBY untuk melaksanakan tugas dalam 5 tahun ini.. dan juga bagi
Demokrat, lebih aman.
PR bagi Demokrat adalah mencetak kader yg layak menjadi presiden dalam 5
tahun ini.. kalau tidak dari stok sekarang, bisa juga menampung pensiunan
Jenderal reformis faksi nya SBY..


Saya sependapat dengan Pak Hotasi; kalaupun SBY kalah, akan perlu 2
putaran..


salam,
-K-






2009/5/16 hotasi simamora <[email protected]>

>
>
>
> Pak Harya menulis : PDIP dan Golkar sulit sekali berkoalisi
> HS : Sebenarnya PDIP dan Golkar bersama Hanura dan Gerindra sudah melakukan
> koalisi besar, namun dari beberapa skenario untuk melawan SBY, yang terbaik
> adalah pertandingan harus 2 ronde, artinya koalisi PDIP, GOLKAR, HANURA dan
> GERINDRA harus mempunyai 2 pasang CAPRES-CAWAPRES, sehingga secara
> keseluruhan akan ada 3 pasangan yang akan maju. Dari 2 pasang calon yang
> berasal dari koalisi kerakyatan, diharapkan salah satu calon akan lolos
> mendampingi SBY, yang diperkirakan pasti akan lolos pada putaran pertama.
> Selanjutnya, koalisi kerakyatan akan mendukung pasangan dari koalisi
> kerakyatan yang akan lolos pada putaran pertama.
> Menurut pandangan saya, koalisi kerakyatan berasumsi bahwa tingkat
> popularitas SBY yang sangat tinggi, akan sulit diturunkan dalam waktu 2
> bulan ini (pilpres bulan Juli). Tapi apabila terjadi putaran kedua, yaitu di
> bulan September, akan banyak hal yang dapat dilakukan, termasuk diantaranya
> langkah "pembusukan" dari dalam kabinet yang ada serta dari dalam parlemen
> di sisa waktu yang ada. Disamping itu, dengan 2 putaran, tentunya akan cukup
> melelahkan SBY Berbudi (Bersama Budiono) dan cukup menghabiskan dana.
> Pak Bambang SP : "kalau Boediono yang naik, maka secara tegas warna free
> market akan menjadi warna nasional ... tata ruang menjadi semakin kejepit
> ..."
> HS : Apalagi bila SBY Berbudi terpilih, jurang antara yang kaya dan miskin
> akan semakin lebar, dan ini akan menjadi peluang bagi kelompok yang kalah
> untuk mengobok-obok  pemerintahan. Tentara yang "semakin jauh tertinggal"
> dibandingkan dengan Polri, akan potensial melakukan "gerakan", kontrol
> terhadap pemerintah akan menjadi sulit (Budiono tidak akan berani terhadap
> SBY), legislatif melemah, setiap unjuk rasa akan dibungkam oleh Polri,
> berbagai saluran komunikasi terhambat.. Akankah terjadi peristiwa 98 jilid
> 2?
> Memang cukup menarik didiskusikan.
> Hot Asi
> ------------------------------
> *From:* ffekadj <[email protected]>
> *To:* [email protected]
> *Sent:* Saturday, May 16, 2009 2:21:24
> *Subject:* [referensi] Re: Koalisi
>
>
> Pak Deny ysh, mohon izin konfirmasi, apakah maksudnya ditunggu diskusi
> Selasanya di G2? Salam.
>
> -ekadj
>
> --- In refere...@yahoogrou ps.com <referensi%40yahoogroups.com>, redi...@...
> wrote:
> >
> > Mangga ditunggu ...
> > Sent from my BlackBerry®
> > powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> >
> > -----Original Message-----
> > From: "ffekadj" 4ek...@...
> >
> > Date: Sat, 16 May 2009 03:46:41
> > To: refere...@yahoogrou ps.com <referensi%40yahoogroups.com>
> > Subject: [referensi] Re: Koalisi
> >
> >
> >
> > Pak Deny ysh, baik pak, sebelumnya kalau dapat kita diskusikan dulu
> hari
> > Selasa besok. Salam.
> >
> > -ekadj
> >
> >
> > --- In refere...@yahoogrou ps.com <referensi%40yahoogroups.com>,
> redindj@ wrote:
> > >
> > > Ada baiknya di bukukan jg sbg reff ...
> > > Sent from my BlackBerry®
> > > powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> > >
> > > -----Original Message-----
> > > From: "ffekadj" 4ekadj@
> > >
> > > Date: Fri, 15 May 2009 16:00:45
> > > To: refere...@yahoogrou ps.com <referensi%40yahoogroups.com>
> > > Subject: [referensi] Re: Koalisi
> > >
> > >
> > >
> > > Pak Harya, kelihatannya sudah ada kepastian hari ini: JK-Wir vs
> > SBY-Bud
> > > vs MS-PS. Mohon analisis lanjutannya. Salam.
> > >
> > > -ekadj
> > >
> > >
> > > --- In refere...@yahoogrou ps.com <referensi%40yahoogroups.com>, Harya
> Setyaka harya.setyaka@
> > > wrote:
> > > >
> > > > Seperti yg sudah sy duga jauh-2 hari,...
> > > > PDIP dan Golkar sulit sekali berkoalisi karena secara perolehan
> > suara
> > > adalah
> > > > juara dua (runner up) bersama.
> > > > dan masing-2 punya syahwat kuasa yang sama besar, sehingga sulit
> > untuk
> > > > menyepakati siapa nahkoda siapa ban serep..
> > > >
> > > > Masing-2 akan saling tunggu..
> > > > karena keputusan optimal salah satu pihak sangat ditentukan oleh
> > > keputusan
> > > > pihak lain (--> game theory).
> > > > tapi ada deadline yang tegas dan jelas.. 10 Mei!
> > > > SEmentara, masalah DPT sudah anti-klimaks. .
> > > >
> > > > salam,
> > > > -K-
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > ------------ --------- --------- ------
> > >
> > > Komunitas Referensi
> > > http://groups. yahoo.com/ group/referensi/ 
> > > Yahoo<http://groups.yahoo.com/group/referensi/Yahoo>!
> Groups Links
> > >
> >
> >
> >
> >
> >
>

Kirim email ke