Uda Ekadj dan Rekans ysh,

Anthrop-spatial? Mengingatkan saya pada kuliah PAIS (Pengantar Arsitektur dan 
Ilmu Sosial)jaman dulu. Kuliahnya di arsitektur gabungan.
Dosennya Zaenudin dan Yuswadi Salya.
Yang saya ingat adalah bacaannya Koentjaraningrat (Anthrop-UI). Jadi tahu beda 
ciri arsitektur Bodi Chaniago vs Kotopiliang di Minang. 

Sejenis itukah tema kita mendatang?

Salam,
RMunir



-----Original Message-----
From: - ekadj <[email protected]>
Sent: Sunday, May 24, 2009 10:28 AM
To: [email protected]
Subject: [referensi] back to khittah [1 Attachment]

[Attachment(s) from - ekadj included below]

Pak Risfan ysh, Tentunya bapak yang paling concern dengan milis ini, karena 
sejak pertama kali milis berdiri bapaklah yang menanyakan termasuk mengarahkan 
lalu lintas diskusi kita. Memang fokus pada pengembangan daerah, penataan 
ruang, infrastruktur, lingkungan, permukiman, dst; namun 'pendekatan' (mazhab) 
bisa dengan jalan apa saja. Aliran mazhab tergantung mainstream, dan terus 
terang belum kelihatan yang terlalu dominan. Untuk permukiman, sudah ada milis 
khusus, termasuk perkotaan, kebudayaan, dan futurologi. Diskusi perumahan 
sebenarnya cukup banyak, jadi sebenarnya tergantung peminatan dan mood saja. 
Moderatornya juga beragam, ada yang pro-neolib dan ada yang anti-neolib.
 
Sehingga kita terkadang perlu kopi darat, untuk evaluasi bersama tentang 
rencana ke depan. Kebetulan saja kopi darat kita terakhir banyak disinggung 
mengenai anthropo-spatial. Dengan mohon keizinan Pak BSP, saya sampaikan 
terlampir bahan diskusi kemarin.
 
Dengan anthropo-spatial, spatial culture, atau apalah namanya; sebenarnya kita 
ingin melihat ruang bukan sebagai benda mati. Tapi fokus pada manusia dan 
alasannya berada di situ. Namun mohon pencerahannya juga pak, karena ini 
menyangkut 'ruang publik'. Salam.
 
-ekadj

 
2009/5/24 Risfan M [email protected]
 


Dear All,
Terus terang saya baru tahu kalau referensi untuk "local development n 
antrhopo-social".
Saya kira cuma untuk "tata ruang", soal permukiman saja jarang dibahas. 
Termasuk keplanologian yang lain: housing, local/regional economic.
 
Terimaksih penjelasannya.

Salam
Risfan Munir

From: ffekadj <[email protected]>
Sent: Saturday, May 23, 2009 9:36 PM
To: [email protected] 

Subject: [referensi] Re: Menakar Kesan Bahasa Arab, Inggris dan Latin (1)



Pak Mod Eko ysh, saya kira `mazhab' milis ini masih seperti yang dulu, yaitu 
local development dan `anthropo-spatial' 1 2 3, yang sudah tidak layak lagi 
berada di pinggiran. Beberapa pendalaman yang laten terkait mungkin diperlukan, 
supaya sampai pada inti filosofik.
 
.

Kirim email ke