Tul betul... tambo ciek ... Ketamakan juga merugikan keberlanjutan lingkungan..
Salam, -K- 2009/9/3 Bambang Tata Samiadji <[email protected]> > > > > Konglomerat itu wira usaha, tetapi tidak semua wira usaha menjadi konglomerat. Wira usaha yang tamak, ia bisa jadi konglomerat; wira usaha yang tidak punya sifat tamak nggak akan pernah jadi konglomerat, ya jadi wira usaha sekedarnya saja. > > Dalam dunia usaha, sifat tamak diperlukan. Tapi tamak yang kebablasan (tidak punya etika) hanya menguntungkan sendiri tapi merugikan orang lain dan juga bisa menjerumuskan orang lain (misalnya ia menyuap). .. Machiavelis.... Untuk itu diatur oleh UU, contohnya UU 5/1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat contohnya ..... dan KPK tentunya. > > He..he.. ngelantur lagi... > > Thanks. CU. BTS. >

