Rekans ysh,

pengaruhnya antara lain mempercepat perubahan cara berkomunikasi antar
region, seperti attachment terlampir.

ata

2009/9/30 Nuzul Achjar <[email protected]>

>
>
> Pak Risfan, Rekan Tiar, dan Sahabat Referensiers Ysh,
>
> Dalam Rancangan RPJM 2010-2015, sebenarnya arahan menuju "development for
> all". Pidato SBY di DPD pada 19 Agustus lalu ditafsirkan sebagai upaya
> mengurangi disparitas. Nantinya tidak akan ada lagi istilah KBI vs KTI.
>
> Gimana kalau Jembatan Penghubung Jawa Sumatera (JPJS) -- istilah yang
> katanya akan digunakan sebagai pengganti istilah Jembatan Selat Sunda (JSS).
>
>
> Secara konseptual dan pakai teori ekonomi regional sih, pola Dyad
> Jawa-Sumatera akan semakin menguat saja, sementara Triad Kalimantan-Sulawesi
> dan the Rest of Indonesia belum tentu menguat. Mengapa, ya, kuncinya adalah
> perdagangan interregional masih lemah. Mengapa lemah, ya antara lain
> infrastruktur pendudukung (pelabuhan, armada niaga) masih terbatas, belum
> lagi pertanyaannya, emangnya Kalimantan, Sulawesi dan the Rest of Indonesia,
> saling jual apa?
>
> Pola Dyad Jawa Sumatera sudah puluhan tahun terbentuk, dan tidak berubah.
> Apa artinya? ya pemainnya itu itu saja.
>
> Kalau kita bicara disparitas sih, so pastilah disparitas akan semakin besar
> antara Dyad Jawa Sumatera dengan Triad Kalimantan-Sulawesi-the rest of
> Indonesia. Kajian empiris dengan gunakan teori perdagangan interregional
> sudah tunjukkan itu. Teori mengatakan, pola yang relatif merata itu jika
> tidak ada pola Dyad Triad, minimal wujudnya tidak terlihat jelaslah begitu.
>
>
>
> Artinya, kalau JSPS dimaksudkan untuk mengurangi disparitas, disparitas
> yang mana? Kalau mengurangi within dyad Jawa Sumatera mungkin ya, tapi kalau
> between regions in Indonesia, ceritanya sama sekali berbeda.
>
> Lepas dari isu JSPS, dari draft awal yang saya dengar, arah pembangunan
> regional ke depan adalah integratsi ekonomi domestik. Ini pernyataan
> eksplisit dari Calon Wapres. Ini yang perlu kita kritisi, kalau kita bicara
> integrasi ekonomi domestik, mengurangi disparitas regional , tapi kalau
> infrastruktur pendukung untuk berkembangnya interregional trade di Triad,
> rasanya, kita sudah salah arah.
>
> Maaf sahabat, kalau pake teori Dyad dan Triad segala.
>
> Wassalam,
>
> Nuzul Achjar
>
>  
>

Kirim email ke