Untuk Pak Djarot dan rekannya, saya ucapkan selamat. Saya kira perlu
banyak pengujian dan pencarian relasi. Saya kurang tahu mengenai ahli
dimaksud, saya kira di UGM cukup banyak, perlu juga dilibatkan PT
setempat, mungkin Dwiagus dan Miky bisa membantu. Perlu dicari di
internet tentang lembaga akreditasinya supaya bisa masuk dalam katalog.
Salam.

-ekadj


--- In [email protected], Djarot Purbadi <dpurb...@...> wrote:
>
> Pak Eka, panjenengan benar. Teman saya dengan kepekaan biologisnya
menemukan sebongkah batu yang menunjukkan fosil tumbuh-tumbuhan. Batu
itu berada di dekat gunung suci orang Kaenbaun. Jika ada informasi
tentang ahli fosil biologi mohon kami dituntun untuk bisa berteu beliau.
Kayaknya ini penting Pak. Sudah kami amankan dan kami foto.
>
> Salam,
>
>
>
> Djarot Purbadi
>
>
>
> http://realmwk.wordpress.com [Blog Resmi MWK]
>
> http://forumriset.wordpress.com [Blog Resmi APRF]
>
> http://fenomenologiarsitektur.wordpress.com
>
> --- On Fri, 11/6/09, ffekadj 4ek...@... wrote:
>
> From: ffekadj 4ek...@...
> Subject: [referensi] Re: Berita Kolaborasi Arsitek dan Biologi
> To: [email protected]
> Date: Friday, November 6, 2009, 8:42 AM
>
>
>
>
>
>
>
> Â
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Benar Pak Djarot, jangan lupa bawa senjata dan amunisinya: buku
catatan,
>
> notes, laptop, gps, kamera, tape recorder; dan kalau agak gaya dikit
>
> kaya Indiana Jones: cambuk. Perlu latihan 'jotting', untuk bikin
>
> 'fieldnotes' . Namun rencana untuk 'going native', sudah hebat.
>
>
>
> Dari cerita Pak Irwan Wipranata, ada temannya yang menemukan beberapa
>
> spesies kerang-kerangan di Timor, dan menamakannya dengan namanya
>
> sendiri dan diabadikan secara internasional. Boleh juga tuh dengan
rekan
>
> biolog-nya mengamati disana, siapa tahu nanti kita bisa ketemu
>
> 'djarotpurbaditrea' di kamus biologi.
>
>
>
> Kalau sempat jalan ke Sumbawa, bisa singgah ke Wawo Maria, sekitar 20
km
>
> dari Bima. Namanya menarik ya? Disana terdapat 'laboratorium
arsitektur
>
> tradisional kelas dunia' yang belum terangkat. Salam.
>
>
>
> -ekadj
>
>
>
> --- In refere...@yahoogrou ps.com, Djarot Purbadi dpurbadi@ .> wrote:
>
> >
>
> > Pak Eka dan para Sahabat,
>
> > Dalam beberapa hari ini saya akan mendarat di lapangan lagi,
>
> berkolaborasi dengan teman dari Biologi untuk menggali konsep dan
>
> strategi lokal ketahanan pangan di Kaenbaun. Penelitian ini saya lihat
>
> menarik, sebab di Kaenbaun ada ritual siklus pertanian (seperti di
Timor
>
> umumnya) yang di dalamnya ada "jagung bibit" dan "jagung upeti"
sebagai
>
> bagian dari relasi abadi suku-suku penghuni suatu desa. Saya
melihatnya
>
> ritual ada dimensi fungsional dan transenden dalam tata spasial
>
> permukiman, sedangkan teman saya melihat aspek biologis-teknis, bahkan
>
> aspek pelestarian genetika jagung. Jadi kemungkinan akan off beberapa
>
> hari, meskipun di Kefa juga bisa nyambung, tetapi kayaknya saya
>
> merencanakan akan retret di desa, memasuki blank-spot saja biar
>
> menyelamnya bisa sampai ke dasar. Piknik akademik sedikitlah, biar
nggak
>
> jenuh.
>
> >
>
> > Salam,
>
> >
>
> >
>
> >
>
> > Djarot Purbadi
>
> >
>
> >
>
> >
>
> > http://realmwk. wordpress. com [Blog Resmi MWK]
>
> >
>
> > http://forumriset. wordpress. com [Blog Resmi APRF]
>
> >
>
> > http://fenomenologi arsitektur. wordpress. com
>
> >
>



Kirim email ke