Halo Pak Risfan samurai sejati ysh,
Maturnuwun atas inisiatip memetakan ide-ide pengembangan/ pembangunan wilayah 
serta penuangannya dalam matriks yg praktis…… ini akan sangat membantu 
khususnya bagi awam spt kami ini yg ingin mengenal/ ingin berartisipasi lbh 
jauh dlm wacana pembangunan wilayah……  dgn demikian mudah2an diskusi 
pembangunan wilayah akan semakin menarik minat2 yg lbh luas …muncul penggalian2 
yg semakin dalam …berkelanjutan ...dan diskusi dpt dihrpkan akan semakin 
kontekstual, terfokus 
(tapi nggak bombastis fantastis fenomenal dahsyat spektakuler tajam aktual  
berimbang......sebab nanti khan jadinya kaya acara bukan empat mata ya?..... ) 
....serta diharapkan ada langkah maju yg berarti yg diperoleh…..salam,
aby

--- On Thu, 11/26/09, Risfan M <[email protected]> wrote:


From: Risfan M <[email protected]>
Subject: [referensi] Strategi Pengembangan Wilayah (back to basic) [1 
Attachment]
To: "referensi" <[email protected]>
Date: Thursday, November 26, 2009, 11:51 PM


  


[Attachment(s) from Risfan M included below] 




Uups Lampirannya,

--- On Fri, 11/27/09, Risfan M <risf...@yahoo. com> wrote:








Dear all,
 
Membaca banyak lontaran dan diskusi dalam "referensi" dan mencoba ingat-ingat 
pelajaran, saya mencoba memetakan ide-ide pengambangan wilayah yang sering 
muncul dalam sebuah matriks terlampir.
 
Intinya secara sederhana setidaknya ada 8 pendekatan untuk pengembangan wilayah 
ini, yaitu: (1) Growth poles; (2) National spatial strategy; (3) Kawasan 
kkonomi maju; (4) Pengembangan daerah (kab/kota); (5) Pembangunan daerah 
tertinggal; (6) Community development; (7) New urbanism; (8) Practical planning.
 
Dalam matriks terlampir (masih draft awal) saya coba gambarkan pula ciri yang 
sering diungkapkan. Banyak sudah diskusi, debat yang simpang siur, karena tiap 
pihak bicara tentang Strategi/pendekatan yang berbeda yang dilatar belakang 
oleh asumsi bahkan paradigma yang beda pula sehingga tidak nyambung.
Semoga dengan matriks ini masing-masing tahu posisi diri dan lainnya, sehingga 
tak perlu debat berkelanjutan.
 
Salam,
Risfan Munir
Penulis buku, "Jurus Menang dalam Karier dan Hidup ala Samurai Sejati" 
(Gramedia, Nov'09)
 
 
 
 
 









      

Kirim email ke