Dear Bu Nita,
Setahu saya Indonesia sudah punya Ikatan Ahli Perencana Indonesia cek 
di http://www.iap.or.id/  kemudian sudah ada Asosiasi Perencana Pemerintah 
Indonesia cek di http://www.freewebs.com/appi-jfp/index.htm   ya sejenis 
sebenarnya sama community planner ato apalah namanya. Cuma melihat background 
para anggota sepertinya masih terbatas pada Planner yang specifik pada ahli 
tata ruang. Padahal perencanaan kan unsurnya luas dari ekonomi, kesehatan, 
energi, lingkungan dll.  Andai bu nita berkenan untuk menginisiasi community of 
planner sebaiknya melibatkan semua expert di semua sektor. ato barangkali sudah 
ada saya tidak tahu, boleh di kasih info dong bagi yang tau. Saya setuju 
sekali, barangkali bisa menjadi kekuatan baru untuk menggiring birokrasi kepada 
tujuan perencanaan sebenarnya, ato memberikan arah baru dalam pembangunan. Cara 
kerja pun tidak hanya fokus pada peraturan, akademik tapi juga pada aksi nyata 
dengan membuat project percontohan yang
 moga2 menginspirasi daerah2 lain nantinya kalo berhasil. 

Thanks,KUSWANTO

--- On Fri, 1/22/10, arinynta <[email protected]> wrote:

From: arinynta <[email protected]>
Subject: [referensi] community planner
To: [email protected]
Date: Friday, January 22, 2010, 9:00 AM

  dear referensiers,
beberapa topik yg sudah lewat banyak yang mengaitkan dengan partisipasi 
masyarakat (warga) dalam
 sebuah proses perencanaan. tekait dgn itu, saya jadi ingat, pernah membaca di 
sbuah situs (lupa namanya) tentang community planner di taipei... dan ternyata 
saya punya buku yg sekilas menceritakan "keberhasilan" community planner tsb... 

community planner group itu dibentuk oleh department of urban development 
(mungkin di sini serupa dgn DPU) di tahun 1999 sebagai program community 
action. jadi inisiatifnya dari pemerintah. grup2 planner itu disebar ke 
sejumlah distrik utk kemudian bekerja sama dgn penduduk di distrik tsb untuk 
"menata" lingkungannya, antara lain menjaga aset /situs lokal agar tidak 
tergusur, membentuk public area. bahkan kemudian mereka punya community 
planning service center, tempat komunitas dr berbagai distrik saling bertukar 
pendapat, pengalaman dan ide.

itu tentunya menarik, sebab membuat komunitas merasa memiliki lingkungannya. 
dan ini yg paling penting, sebab, dgn begitu mereka ikut menjaga dan bahkan 
"rela" jika
 terkena "gusuran" sepanjang kelak mereka bisa "ikut" memiliki dan menikmati 
hasilnya.

sekilas seperti program pendampingan komunitas dari pnpm (perkotaan)
ya... tapi yg di taipei lebih untuk penataan lingkungan, sementara di
sini lebih pada pemberdayaan (ekonomi & sosial). maaf kalau ini tidak seratus 
persen betul, maklum saya minim info soal pnpm (perkotaan) ini. atau malah 
mungkin visi dewan kelurahan adalah demikian, sebagai "institusi" semi formal 
untuk komunitasnya.... mungkin ada yg berkenan membagi info & pengalaman 
sejenis.

sekadar info... program pendampingan ini ada yang dilakukan oleh lsm, salah 
satunya di permukiman kumuh kel kalibaru, jakarta utara (kebetulan rekan saya 
sebagai volunteer-nya)... tapi itu juga lebih kepada pemberdayaan ekonomi dan 
hukum...

salam....

nita 
 




        Get your preferred Email name!  

Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.


      

Kirim email ke