Dear all.
 
Saya selalu makfum, teman kita di daerah, misalnya Cak Andri yang di Sumut, 
mempertanyakan tentang ketimpangan antar daerah yang dirasa semakin timpang 
saja.
 
Kemudian dipertanyakan bahwa otonomi daerah sudah berjalan 11 tahun, di mana 
dalam otonomi ini juga ada Perimbangan Keuangan yang dimaksudkan untuk 
pemerataan vertikal dan horizontal. Lantas apa hasilnya otonomi dengan 
perimbangan keuangan itu, apakah antar daerah semakin timpang ataukah 
ketimpangan itu mulai menurun?
 
Secara agregat ketimpangan antar daerah itu bisa dihitung melalui Indeks 
Williamson. Saya menemukan studi terkait Indeks Williamson  (IW) sebagai 
berikut :
Tahun 1981, IW = 0,60, kemudian 9 tahun kemudian IW = 0,77 (sumber PAU-UGM). 
Ini artinya bahwa selama periode 1981-1990 itu terjadi ketimpangan daerah yang 
semakin terjal saja (divergen). 
 
Kemudian saya catat dari penelitian Hafrizal, tahun 2000 di mana otonomi daerah 
dimulai ,  IW = 0,70, dan 8 tahun kemudian, yaitu 2008, IW = 0,70. Ini bisa 
diartikan bahwa otonomi daerah tidak menjadikan daerah semakin timpang. 
Walaupun belum bisa menurunkan ketimpangan antar daerah, tetapi setidaknya 
mampu menjaga ketimpangan itu tidak semakin lebar.
 
Demikian, FYI.
 
Thanks. CU. BTS.

Kirim email ke