Turut berduka cita Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan Sarif
________________________________ Dari: Harya Setyaka <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Ming, 23 Mei, 2010 02:58:37 Judul: Re: [referensi] Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun... Ibu Ainun Habibie telah berpulang.... Turut berbela sungkawa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan kekuatan. -K- Pedal Powered BikeBerry ________________________________ From: <efha_mardiansjah@ yahoo.com> Date: Sun, 23 May 2010 03:36:03 +0800 (SGT) To: <refere...@yahoogrou ps.com> Subject: [referensi] Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun... Ibu Ainun Habibie telah berpulang... . Bapak-bapak, Ibu-ibu dan sahabats referensiers ysh, Meneruskan berita yg saya baca dari Detik.com... . Innalillahi wa inna ilaihi rojiun... Telah berpulang Ibu Ainun Habibie... Semoga Allah YME memberi jalan yang lapang bagi almarhumah dalam memenuhi panggilan-Nya. .., menerima seluruh amal ibadah dan mengampuni kesalahan dan dosa yang dilakukan almarhumah semasa hidup... Amin ya robbal alamin.... Salam, Fadjar Minggu, 23/05/2010 01:16 WIB Ibu Ainun Habibie Wafat Keluarga: Dana untuk Karangan Bunga Sebaiknya Disumbangkan Hery Winarno - detikNews Jakarta - Perwakilan keluarga Ibu Hasri Ainun Habibie meminta agar ucapan belasungkawa tidak disampaikan dalam bentuk karangan bunga. Supaya lebih bermanfaat, dana untuk rangkaian bunga sebaiknya disumbangkan ke yayasan milik almarhumah. "Kita keluarga mengimbau kepada para kerabat, handai taulan, rekan dan semuanya saja yang ingin mengucapkan belasungakwa sebaiknya tidak memberi ucapan lewat rangkaian bunga," kata Direktur Habibie Center, Ahmad Watik Pratiknya di kediaman Habibie, Jl Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, Sabtu (22/5/2010). Menurut Ahmad, ada dua yayasan milik Ainun Habibie yang bisa disumbang, yakni yayasan orbit dan perhimpunan bank mata Indonesia. Orbit menangani pemberian beasiswa bagi siswa yang tidak mampu hingga kuliah. Sementara Perhimpunan Bank Mata adalah yayasan yang memberikan donor mata bagi yang memiliki kelainan kornea. "Ini ada dua maksud agar melestarikan amal sosial bagi ibu. Yang kedua, bagi yang menyumbang juga lebih berarti karena kalau hanya rangkaian bunga tidak lama paling dibuang," jelasnya. Ahmad menambahkan, para penyumbang akan tercatat dalam bank data yayasan. Hal ini sesuai dengan pesan mantan Presiden Habibie saat berkomunikasi dengan Ahmad. "Kalau bunga yang terlanjur dikirim tidak ditolak. Tapi bagi yang belum, sedianya disumbangkan ke dua yayasan tersebut," tutupnya. Ainun Habibie wafat sekitar pukul 17.30 waktu Munich. Mantan Presiden Habibie terus mendampingi sang istri hingga masa-masa terakhirnya. Jenazah kemungkinan besar baru tiba di Indonesia pada hari Rabu 27 Mei 2010. (mad/rdf)

