Uda Eka ysh,
Juga untuk Pak BSP yjsh,
 
Kalo untuk nyantet ayam atau kambing kayaknya ngak perlu pake harus lulus teori 
dan praktek fisika quantum dulu nih... Tinggal Uda Eka jadwalkan waktu dan 
lokasinya.. Seperti yang sudah diarahkan Pak Bambang, kelihatannya Jakarta bisa 
jadi tempat yang sesuai untuk kegiatan santet penyantetan ayam dan kambing 
(boleh juga kalo Uda Eka tambahkan dengan Santet Padang, seperti harapan 
ambo...). Tapi sayang, kayaknya saya baru pasca lebaran nanti bisa ikut gabung. 
Jadi kalau bisa bersabar di waktu itu, alhamdulillah... Tapi kalau tidak bisa 
pasca lebaran, tiada kuasa saya menghalanginya. Karena pasca lebaran pun saya 
belum bisa berikan indukasi tanggalnya he he he he....
 
Salam dari jauh...
Fadjar Undip


--- En date de : Lun 21.6.10, - ekadj <[email protected]> a écrit :


De: - ekadj <[email protected]>
Objet: Re: [referensi] Re: Astaga! Ada Pisau, Silet, dan Sekrup di Perut Tuti
À: [email protected]
Date: Lundi 21 juin 2010, 23h15


  




Pak BSP ysm. Terima kasih atas penjelasan yang disampaikan, sungguh suatu 
pengetahuan yang berharga. Sepertinya kalau mau nyantet harus lulus kuliah 
Fisika Quantum dulu ya pak?
Saya tertarik dengan materialisasi- dematerialisasi, mengingatkan pada 
tumbuhnya gagasan 'dialectical materialism'-nya Engels, yang melandasi analisis 
Marx. Gagasan 'dematerialism' sepertinya menarik dikembangkan sebagai ilmu 
baru, siapa tahu ada fisikawan/santetwan yang berminat mengembangkannya; dan 
pasti akan bergema ke disiplin sosial khususnya.
Untuk nyantet kambing/ayam siap sedia ikutan. Salam.
 
-ekadj.

2010/6/21 bspr...@indosat. net.id <bspr...@indosat. net.id>


  



Uda Eka, Cak Andri ysh,

ngomong2 soal santet atau soal yang sering disebut sebagai meta fisika ... 
sebenarnya masih bisa ditelusuri secara rasional ....

Dari beberapa referensi buku2 dan juga dari ungkapan2 para sesepuh, sebenarnya 
meta fisika adalah juga fisika semata yang berbasis pada kekekalan energinya 
Einstein.

Kalau kita mau lebih memasuki wilayah diskursus ini maka kita harus masuk pada 
inti dari kehidupan (bukan dari kacamata ketuhanan) yaitu adanya anargi yang 
dibangun oleh partikel2 yang lebih kecil dari atom.... kalau kita sudah masuk 
ke wilayah itu maka mendadak buku2 pegangan agama Samawi mendadak bisa 
dibuktikan secara nyata ... bahkan bisa dibuktikan bahwa sebenarnya apa2 yang 
di dunia ini sebenarnya kosong belaka dan itu ada karena adanya energi ... 
energi ini menciptakan frekuensi ... baik yang bersifat entropi (sehingga oleh 
ahli Geography dan perencanaan dikenal ada sebuah model yang disebut Enthrophy 
Maximizing Model sebagai padanan dari Gravity Potential Model yang sebenarnya 
juga hukum energi lagi).

Kalau kita membaca bahwa sebenarnya benda ini baik itu yang bersifat padat 
maupun udara tidak lebih dari sebuah sistem energi yang terbentuk karena sistem 
energi 

Rumusnya adalah ... bila sebuah titik partikel terkecil melakukan gerakan 
entropis dalam frekuensi yang sangat tinggi maka ini akan membentuk benda ... 
semakin cepat maka akan semakin padat benda itu. Dari sinilah kemudian muncul 
materialisasi dan de-materialisasi .....

Karena itulah yang dilakukan oleh para santetwan dan santetwati adalah 
mengurangi frekuensi sehingga energi yang ada pada benda tersebut akan semakin 
melemah .... pada titik ini dia akan terurai.... dan akhirnya de-material. Pada 
saat barang bersifat de material tersebut maka lebih mudah untuk orang 
melakukan transformasi (kalau masih ingat bagaimana hukum kekekalan massa dan 
ini yang juga dipergunakan untuk memproses dari air yang diatas menjadi listrik 
.

Kalau kita ingat film2 sci-fi kita pasti ingat yang disebut teleporter ... 
suatu proses dematerialisasi - transportasi - materialisasi. Nah itulah yang 
terjadi sebenarnya.

Pertanyaan berikut adalah kok santet bisa melakukan itu tidak menggunakan 
peralatan. Kembali lagi secara sederhana bisa dikatakan bahwa peralatan yang 
demikian canggih tersebut tidak lebih adalah alat untuk melakukan deformasi 
energi .... untuk itu dilakukan dengan menabrakkan energi tertentu (lihat 
bagaimana pengaruh gelombang bisa menggerakkan banyak peralatan dengan 
menangkap gelombang tersebut ... tentu dalam konsep yang lebih kompleks. 

Nah sesuatu yang sering kita lupakan, kita ini juga zat yang berenergi .... 
apalagi ada sebuah energi yang digabung secara kompleks dan..... satu hal lagi 
ada yang disebut roh. Untuk itu, ada sebuah penelitian di Amerika Serikat bahwa 
sebenarnya hantu dan malaikat adalah terbentuk dari unsur2 partikel kecil 
tersebut dan partikel ini lebih kecil dari partikel benda material. Unsur 
terkecil tersebut, kalau tidak salah disebut "kwok". Ini beberapa puluh 
angstrum lebih kecil dari partikel material tersebut.

Artinya dengan engine dari manusia yang mempunyai kekuatan material dan 
ditambah kekuatan roh yang mempunyai energi dengan sistem yang lain tersebut, 
sangat mudah untuk dipahami bahwa manusia secara swadiripun akan dapat 
melakukan proses dematerialisasi tersebut. Artinya santet bukanlah hal yang 
mengherankan. Namun jelas tidak bisa setiap manusia melakukan itu ... 
dibutuhkan latihan2 tersendiri.

Demikian kira2 secara kasar apa yang pernah saya baca tentang persantetan 
tersebut. Tetapi kalau saya mungkin lebih enak makan santat ayam atau santet 
kambing ... he he he 

Salam

bambang sp







      

Kirim email ke