Pak Bambang SP ysh, Kalau begitu tiada kata lain yang pantas saya ucapkan selain terima kasih yang mendalam kepada Pak Bambang, sambil memohon agar Pak Bambang mengijinkan saya untuk menganggap pujian tersebut sebagai suatu support dan doa bagi saya dari salah seorang senior yang saya kagumi. Insya Allah support dan doa seperti itu akan meningkatkan keyakinan dan semangat saya untuk bisa turut serta berkontribusi positif bagi kemaslahatan masyarakat di negeri kita. Juga mudah-mudahan dorongan dan doa seperti itu bisa memperluas jalan yang Allah SWT berikan kepada saya untuk menggapai apa yang saya harapkan dan cita-citakan, dan mempertemukan saya dengan lebih banyak orang yang memiliki ide dan cita-cita yang sesuai agar kemudian bisa secara bersama-sama saling bahu membahu dan membangun sinergi dalam meningkatkan kualitas kehidupan dan kemaslahatan masyarakat di negeri kita. Juga saya mohon kepada Pak Bambang untuk tidak ragu mengingatkan saya apabila terdapat langkah-langkah saya yang keliru di kemudian hari. Terima kasih sekali lagi saya sampaikan kepada Pak Bambang atas perbincangan yang sangat berharga ini. Salam hormat saya dari jauh, Fadjar Undip
--- En date de : Jeu 24.6.10, [email protected] <[email protected]> a écrit : De: [email protected] <[email protected]> Objet: Re: [referensi] Re: Astaga! Ada Pisau, Silet, dan Sekrup di Perut Tuti À: [email protected] Date: Jeudi 24 juin 2010, 1h46 Alhamdulillah saya kenal dg mas Fadjar. Ibarat padi saja yg saya temui. Mas, dlm bahasa jawa dikenal wang sinawang ... Kalau kemudian digabung dg ajaran2 agama yaitu berghusnudhonlah pada sesama .... Shg seperti itulah sikap saya pd panjenengan. Tdk kurang tdk lebih. Subhanallah ternyata ke-tawadu'an yg saya temui. Monggo kita bersama sama secara nyata berbuat sesuatu bagi masyarakat kita ini. Salam hormat Bambang sp Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT From: <efha_mardiansjah@ yahoo.com> Sender: refere...@yahoogrou ps.com Date: Thu, 24 Jun 2010 02:41:31 +0800 (SGT) To: <refere...@yahoogrou ps.com> ReplyTo: refere...@yahoogrou ps.com Subject: Re: [referensi] Re: Astaga! Ada Pisau, Silet, dan Sekrup di Perut Tuti Pak Bambang SP ysh, He he he he Pak Bambang... Rasanya kok Pak Bambang terlalu berlebihan dalam memandang diri saya Pak.. Mohon Pak Bambang tidak terlalu berlebihan dalam memberi pujian terhadap saya... Saya ini belum ada apa-apanya, Pak.. Masih jauh apabila dibandingkan dengan Pak Bambang dan beberapa sahabat senior lain di milist ini yang sudah banyak memberikan kontribusi penting bagi pembangunan negeri kita.. Saya kuatir pujian yang berlebihan akan menjadikan diri saya menjadi besar kepala dan melupakan keinginan dan cita-cita selanjutnya. ... Masih banyak hal-hal yang perlu dan masih bisa ditingkatkan kualitasnya di tanah air. Apabila suatu saat saya bisa ikut berkontribusi memperbaikinya pada suatu bagian kecil saja..., insya Allah saya puas karena bisa menjadikan hidup saya menjadi berarti.. Karena itu, saya mohon doa dan restu Pak Bambang supaya suatu saat saya bisa turut mengikuti jejak Bapak dalam memberikan kontribusi penting bagi kemaslahatan masyarakat dan pembangunan di negeri kita... Mohon terima salam hormat saya dari jauh, Fadjar Undip --- En date de : Mer 23.6.10, bspr...@indosat. net.id <bspr...@indosat. net.id> a écrit : De: bspr...@indosat. net.id <bspr...@indosat. net.id> Objet: Re: [referensi] Re: Astaga! Ada Pisau, Silet, dan Sekrup di Perut Tuti À: refere...@yahoogrou ps.com Date: Mercredi 23 juin 2010, 15h53 Mas Fadjar, rasa kagum saya tidak pernah berhenti terhadap panjenengan. Saya sangat-sangat paham dengan apa yang sedang terjadi. Saya kok mempunyai keyakinan, kalau terdapat 1000 saja seperti mas Fadjar ... negara kita akan maju dengan penuh karakter.... selamat-selamat .... selamat mempelajari hidup dan kehidupan. Salam bambang sp

