Mungkin Kementerian PU mengacu pada UU tentang Jalan. Jalan primer  (Jakarta - 
Bekasi) untuk kecepatan tinggi. Jadi ya nggak boleh untuk Busway. Itu akan 
menganggu lancarnya arus kegiatan ekonomi antar daerah. Saya setuju dengan 
keputusan Kementerian PU.
 
Thanks. CU. BTS.

--- Pada Rab, 21/7/10, Harya Setyaka <[email protected]> menulis:


Dari: Harya Setyaka <[email protected]>
Judul: [referensi] Fwd: [suaratransjakarta] Mentri PU batalkan jalur busway ke 
Bekasi dgn dalih ganggu pembangunan tol
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 21 Juli, 2010, 9:28 PM


  




FYI, dari milis sebelah..
-K-



---------- Forwarded message ----------
From: imam wiratmadja <imam.wiratmadja@ gmail.com>
Date: 2010/7/21
Subject: [suaratransjakarta] Mentri PU batalkan jalur busway ke Bekasi dgn 
dalih ganggu pembangunan tol
To: suaratransjakarta@ yahoogroups. com



  



Teman2, ini satu lagi contoh ketidakberpihakan pemerintah thdp transportasi 
umum. Atau mereka hanya tolol dan tidak kompeten.


Jalur Bis TransJakarta Jurusan Bekasi Batal
Rabu, 21 Juli 2010 13:15 WIB
Bis TransJakarta

Bekasi, (tvOne)


Kementerian Pekerjaan Umum membatalkan jalur busway dari Jakarta ke Kota Bekasi 
dengan dalih bisa mengganggu pembangunan ruas tol Bekasi-Cawang- Kampung 
Melayu. Padahal Pemkot Bekasi, menurut Ketua Bappeda Kota Bekasi Dudy 
Setyabudhi, sudah mengalokasikan dana Rp16 miliar untuk keperluaan pembangunan 
jalur transportasi khusus bus TransJakarta itu.

"Kita tidak dikasih penjelasan kapan jalur tol Becakayu itu akan dibangun. Itu 
sama artinya dengan menunggu sesuatu yang tidak jelas, padahal tiang pancang 
tol itu sudah terbengkalai sejak 10 tahun lalu," ujarnya. Rencananya jalur 
busway ke Kota Bekasi melewati jalur selatan Kali Malang tepatnya di jalan 
inspeksi yang belum dimanfaatkan optimal untuk jalan umum. Ruas jalur jalan itu 
ideal untuk alternatif moda transportasi seperti busway.

Dengan pembatalan itu, dana yang sudah dialokasikan akhirnya dialihkan untuk 
kegiatan lain. "Ada enam atau tujuh lokasi untuk perbaikan ruas jalan yang 
dikerjakan dari dana tersebut," ujarnya. Dari pihak DKI juga sudah 
mengalokasikan dana sebesar Rp3 Miliar untuk merampungkan ruas jalur busway ke 
Bekasi. Akhirnya dana oleh Pemkot Bekasi dialihkan untuk perbaikan ruas jalan 
KH. Noer Ali di Kalimalang.

Rute busway dari Kota Bekasi dimulai dari jalan Ahmad Yani melewati jalan 
inspeksi Kali Malang, terus ke Sumber Arta hingga perbatasan dengan DKI 
Jakarta. Ia berharap ada upaya lain yang bisa dilakukan agar koridor busway di 
Kota Bekasi bisa terwujud.

Seorang warga Kota Bekasi, Ferdi (35), mengaku kecewa dengan pembatalan 
pembangunan ruas jalan busway ke Kota Bekasi itu. "Kalau rute itu terlaksana 
saya hanya perlu dua kali naik angkutan umum ke kantor dan waktu perjalanan 
bisa lebih singkat. Kenapa kok tidak jadi ya," ujar warga perumahan Pondok 
Mitra Lestari Jati Asih Bekasi itu mempertanyakan. Karyawan sebuah perusahaan 
swasta dibilangan Semanggi itu menyatakan dengan menumpang busway selain 
mendapatkan kenyamanan biaya transportasi juga bisa dihemat. 








Kirim email ke