ya mas ekadj, refensi tentang Pedang para Perencana yg ada dimilis dn diantar dg bahasa halusnya mas ekadj jadi referensi anak2 sy diklas dan di rumah jadi bahan renungan. Mungkin Banjarmasin bisa di buat seperti itu pula. Sabeunyeureun, sasieureun ngawangun rongkahna dunya ( sebutir pasir, setetes air membangun besarnya dunia).
--- On Fri, 13/8/10, - ekadj <[email protected]> wrote: From: - ekadj <[email protected]> Subject: [referensi] referensi perang To: [email protected] Date: Friday, 13 August, 2010, 2:21 PM Pak Uton ysh, salam takzim untuk guru saya yang satu ini. Berkaitan dengan 'perang', sebenarnya dari dulu kita pengen punya 'referensi perang', berhubung di milis ini juga ada jagoan kita yang berjuluk 'Sang Pendekar Pedang Sakti', dan sebenarnya milis ini adalah gelanggang pertarungan para pendekar, dan saling unjuk keris dan kabisat, dan panah bisa terbang kemana-mana! Dan juga ada sedikit kisah pertarungan. Mohon pak untuk menambahkan referensi perang demi kesehatan bangsa. Salam. -ekadj 2010/8/13 Uton Rustan <[email protected]> Ya yang tdk bisa jaga emosi sehingga rasionya dilindas, paling2 laptop dihadapannya jadi sasaran tonjok. Biar tahu rasa gimana menyiapkan peperangan konsep, pasti amusisi referensinya harus segudang dan logistik wikipedia di internet mungkin masih sangat terbatas. Koran Kompas mulai kemarin menurunkan tajuk dalam rangka 17 Agustusan mulai beratnya merajut kesatuan... selamat membaca.. --- On Thu, 12/8/10, hengky abiyoso <[email protected]> wrote: From: hengky abiyoso <[email protected]> Subject: Re: bls: [referensi] Fwd: Menyimak instruksi SBY To: [email protected] Date: Thursday, 12 August, 2010, 9:13 AM Kata pak Uton Rustan : “…Jadi sebelum terjadi "perang basah" saudara, mari semua elemen bangsa siap perang konsep untuk mengelola negara menjadi lebih efisien dan maju….”. Aha pak Uton …..betul ”perang basah” sih emang sebaiknya jangan sampai terjadi …tapi mau siap perang konsep …nanti kalau lalu ada yg ngatain suka napsu mendebat saja yg ditonjolkan …atao ada yg ngatain malah spt kodok eh katak dalam tempurung yg bernapsu nyerang orang terus ……lalu gimana dong pak :-))………. --- On Wed, 8/11/10, Uton Rustan <rustanu...@yahoo. com> wrote: From: Uton Rustan <rustanu...@yahoo. com> Subject: Re: [referensi] Fwd: Menyimak instruksi SBY To: refere...@yahoogrou ps.com Date: Wednesday, August 11, 2010, 3:29 PM Ya dasar negara NKRI adalah Pancasila sehingga dengan itu kebinekaan dapat menjadi tunggal ika. Mengapa Dasar Negara Pancasila NKRI tidak pernah terdengar lagi dinyanyikan para penentu kebijakan negara ? Apa dasar pandangan para penentu kebijakan negara dewasa ini selain "prbolems solving". Bila dasar negara tidak ada yg memelihara, maka struktur bangunan negara akan segera roboh, sehingga chaos mudah terjadi. Salut pada APRI tidak mau mengambil alih kepeminpinan dalam mengelola bangsa, tapi sayang tidak ditemukan peran tsb oleh komunitas lainnya. Jadi sebelum terjadi "perang basah" saudara, mari semua elemen bangsa siap perang konsep untuk mengelola negara menjadi lebih efisien dan maju.

