Yth teman2 seperjuangan, 
Kemarin saya menghadiri hari pertama acara Asia Africa Youth Forum 2010, yang 
menghadirkan perwakilan dari 40 negara Asia dan Afrika, membincangkan mengenai 
penanggulangan kemiskinan dan buta huruf dari negara-negara Asia Afrika. 


Acara ini dilaksanakan mulai hari Senin - Jumat, 23 - 27 Agustus 2010, di 
Gedung 
Merdeka, Jalan Asia Afrika No. 65, yang tiap harinya dimulai dari pukul 08.30 
hingga pukul 16.00. 


Saya berkenalan dengan seorang perwakilan dari Kamerun, yang juga bekerja di 
UNICEF, dan fasih sekali berbahasa Inggris. Usia beliau baru 28 tahun, namun 
saya dapat banyak pengalaman berharga hanya berbincang dengan beliau. 


Saya ingin mengajak teman2 turut serta untuk hadir, karena TIDAK ADA BIAYA 
MASUK 
a.k.a GRATIS... sementara pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh akan 
sangat 
besar....

Masih ada waktu hingga hari Jumat untuk menghadiri acara yang sangat jarang 
sekali di Bandung ini,,,,
Ayoooo hadiiir..............


NB : Saya lampirkan salah satu artikel koran pikiran rakyat di bawah ini 
tentang 
Asia Africa Youth Forum 2010 di Bandung 



Salam Semangat, 

________________________________

Priza Marendraputra, ST

________________________________

Urban Planning and Design Research Group
School of Architecture, Planning, and Policy Development
Institute of Technology of Bandung
________________________________

ph : +62857 2107 888 3       email : [email protected]; [email protected]
________________________________

 
http://www.pikiran-rakyat.com/node/120570 


Senin, 23/08/2010 - 13:07 
BANDUNG, (PRLM).- Sore ini Asia Africa Youth Forum 2010 akan  dibuka secara 
resmi di Gedung Merdeka, Jln. Asia Afrika No. 65 Bandung,  Senin (23/8). 
Sekitar 
200 peserta dari 40 negara di Asia dan Afrika,  akan hadir dalam acara yang 
digelar oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga  RI, Kementerian Luar Negeri RI 
dan 
Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi  Jawa Barat.
Kadispora Jabar Amung mengatakan, dipilihnya  Bandung sebagai tempat  
penyelenggaraan  Asia Africa Youth Forum merupakan kebanggaan bagi  masyarakat 
Jabar. Pasalnya, melalui kegiatan  tersebut, nama Bandung  semakin dikenal di 
level internasional. Diakuinya, latar belakang  Bandung sebagai tempat 
Konferensi Asia Afrika 1955, menjadi alasan AAYF  kali ini diselenggarakan di 
kota ini. "Bandung itu kota yang sangat  historis tempat lahirnya 'Semangat 
Bandung'  55 tahun lalu," ujarnya  kepada "PRLM" di Bandung, Senin (23/8). 

Amung menambahkan, dalam forum tersebut juga akan dibahas  soal  pencapaian 
delapan sasaran Pembangunan Millenium (Millenium Development  Goals/MDGs) tahun 
2015. Indonesia bersama  189 negara lainnya dalam  Konferensi  Tingkat Tinggi 
(KTT) Millenium di New York pada  2000 lalu  sudah menandatangani kesepakatan 
MDG tersebut. (A-133/A-147)***


      

Kirim email ke