Mungkin yang perlu dipikirkan kelanjutan perpustakaan tersebut, misalnya siapa  
yang mendanai, bagaimana penambahan buku, apakah sudah digitalisasi, tenaga apa 
saja yang diperluklan. Perpustakaan merupakan organisme hidup, kalau tidak 
ditambah koleksinya -ini memerlukan uang - maka koleksi akan kuno dan 
ditinggalkan pemakai.
Sulistyo
  ----- Original Message ----- 
  From: imambudi.rm 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, November 28, 2006 10:36 AM
  Subject: [referensi_maya] PEMBUKAAN "PERPUSTAKAAN DANIEL S. LEV


  PEMBUKAAN "PERPUSTAKAAN DANIEL S. LEV"

  Siaran Pers Bersama PSHK (Pusat Studi Hukum & Kebijakan Indonesia),
  LeIP (Lembaga Pengkajian dan Advokasi untuk Independensi Peradilan),
  dan Hukumonline.com <http://hukumonline.com/>

  (Jakarta, 24 November 2006) - "Daniel S. Lev Law Library" yang
  berlokasi di Puri Imperium Office Plaza Lantai 2, Kuningan, Jakarta
  Selatan telah dibuka secara resmi pada Jumat 24 November 2006 sore.
  Hadir dalam acara pembukaan tersebut antara lain: Prof. Erman
  Radjagukguk, Prof. Jimly Asshiddiqie, Marsillam Simanjuntak, Todung
  Mulya Lubis, Sidney Jones, dan Arief T. Surowidjojo.

  Kurangnya sumber data yang memadai di bidang hukum selama ini menjadi
  kendala yang bagi lembaga-lembaga yang bergerak di bidang hukum, baik
  dalam hal pengkajian maupun upaya pembaruan hukum. Karena itulah,
  PSHK, Hukumonline.com <http://hukumonline.com/>, dan LeIP berupaya
  sejak 1999 untuk mendirikan sebuah perpustakaan hukum yang bisa
  menjadi salah satu solusi bagi kondisi ini.

  Koleksi buku, makalah, dan sumber data lainnya yang selama ini
  dijadikan sumber data dalam aktivitas ketiga lembaga tersebut secara
  gradual dikumpulkan dan dikelola. Upaya ini kemudian disambut baik
  oleh berbagai pihak, dengan menyumbangkan berbagai koleksi, baik dalam
  bentuk hadiah, hibah, maupun penitipan buku. Upaya ini kemudian juga
  ditanggapi secara positif oleh Prof. Daniel S. Lev, Indonesianis
  terkemuka yang meninggal dunia pada 30 Juli 2006 yang lalu. Ia
  menyumbangkan hampir seluruh isi perpustakaan pribadinya kepada tiga
  lembaga ini. "Diambilnya nama Daniel S. Lev sebagai nama perpustakaan
  bukan hanya karena ia penyumbang buku yang paling banyak dan paling
  penting, namun karena Daniel S. Lev adalah inspirasi bagi banyak orang
  di Indonesia yang peduli pada pentingnya negara hukum yang adil dan
  demokratis," demikian Arief T. Surowidjojo dalam kata
  pembukanya yang mewakili ketiga lembaga pendiri Daniel S. Lev Law Library.

  Marsillam Simanjuntak yang mewakili keluarga dan kerabat Daniel S. Lev
  membuka secara resmi Daniel S. Lev Law Library. Jimly Asshidiqie,
  Ketua Mahkamah Konstitusi sekaligus teman diskusi Daniel S. Lev
  menyatakan kegembiraannya akan dibukanya perpustakaan tersebut sebagai
  sumber data hukum yang penting. "Kita perlu membangun Daniel S. Lev
  Law Library Society untuk mendorong diskusi soal pembaruan hukum,"
  ujar Todung Mulya Lubis dalam pidatonya pada acara tersebut.

  Situs maya perpustakaan tersebut bisa diakses di
  www.danlevlibrary.net.
  Hingga saat ini, Daniel S. Lev Law Library memiliki koleksi tak kurang
  dari 6.000 buku, 6.000 makalah yang dikoleksi secara elektronik, dan
  100 judul serial (jurnal dan majalah). Koleksi peraturan digital
  terlengkap di Indonesia yang dikelola Hukumonline.com
  <http://hukumonline.com/> (HOLD - Hukumonline Legal Database) juga
  menjadi salah satu andalan perpustakaan ini, selain koleksi dokumen
  proses legislasi PSHK dan koleksi putusan pengadilan LeIP.

  Topik koleksi perpustakaan ini cukup spesifik, yaitu bahan-bahan hukum
  dan ilmu sosial lain yang berhubungan dengan hukum. Perpustakaan ini
  memiliki koleksi yang kuat dalam beberapa bidang antara lain: advokat,
  hukum tata negara, anti-korupsi, legislasi, peradilan, kepailitan, dan
  anti-monopoli.

  Daniel S. Lev mendonasikan beberapa ribu buku, jurnal, dan yang lebih
  penting lagi adalah catatan-catatan riset lapangan beliau di
  Indonesia. Bahan-bahan ini dikumpulkan sejak 1950-an dan mencakup
  topik yang luas, seperti hukum dan politik secara umum, advokat,
  peradilan (termasuk pengadilan agama), bantuan hukum, sipil-militer,
  dan etnis Cina. Bahan-bahan unik dan langka ini akan tersedia di
  perpustakaan ini pada Juni 2007 setelah selesai diproses dan dikirim
  dari Seattle, Amerika Serikat.

  --
  Rusnita Saleh
  Training & Knowledge Management Specialist, Writer - Independent
  Consultant
  "So, verily, with every difficulty, there is relief: Verily, with every
  difficulty there is relief. So when you are free, nominate. And strive to
  please thy Lord."
  http://care4lupus.blogspot.com
  http://zahrathefairy.blogspot.com/



   

Kirim email ke