Menarik membahas tentang nama, yang dikirimkan oleh bu malna ini, 
namun sejak taiwan gempa dan jaringan internet menjadi tidak normal, 
baru sekarang bisa berkomentar tentang nama ini.

Singkat saja dari saya, sebuah nama itu baik dan menjadi besar 
karena memang dibangun secara terus menerus, kehadiran secara 
kontinu, yang memberikan nilai lebih, mempunyai pembedaan/ciri khas, 
memberikan sebuah kepercayaan, memberikan pelayanan yang terbaik, 
memberikan keterikatan secara emosi dan sosial, dll. Jadi apa 
artinya nama, seperti shakespeare bilang ada betulnya dari sisi 
diatas jika nama tersebut tanpa pernah dibangun, namun ada pesan 
juga dari budaya islam yang saya ketahui, bahwa nama adalah sebuah 
do'a, sebuah harapan, dan sebuah cita-cita.

Jadi, pilihlah nama yang baik===>bangun nama/brandwidth secara 
konsisten===>terus menerus memperbaiki diri agar namanya selalu 
tetap hadir, memiliki relevansi yang kuat bagi pelanggan, memiliki 
nilai pembeda/ciri khas, kredibel/dapat dipercaya, serta memiliki 
citra nama/merek positif yang menjadi pembeda dari nama lainnya.

Citra nama/merek adalah mudah dibayangkan untuk merek seperti Coca 
Cola, dengan bulatan berwarna merah, beruang kutub, Santa dll. 
McDonald's dengan lengkungan emas dan arsitektur pemberian nama "Mc" 
untuk setiap produknya. Nike dengan air jordannya. Microsoft dengan 
BillGates, "Michael Jordan dari revolusi informasi". Nama/Merek yang 
baik membentuk citra itu menjadi arti dan pembedaan.

Dan jangan lupa satu lagi, Be Happy & Enjoy Your Business!

Wass, ardi.
http://www.cikalmart.com
#Belanja Lebih Dekat, Lebih Menyenangkan#
Retail is Detail!"if you are not detail, you better step out from 
retail"
Pulsa Elektrik? Hub:(0254)399767

Bergabunglah dengan Komunitas Retail & Home Business CikalMArt
kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]


--- In [EMAIL PROTECTED], "Malna R. Syarief" wrote

Apalah arti sebuah nama 2

Mengapa nama jadi lebih memiliki arti? Tanyakan pada tetangga saya 
dulu, kami memanggilnya mak Tin. Konon namanya bukan Prihatin 
seperti sekarang, tapi karena waktu kecil mak Tin ini sakit-sakitan 
melulu, maka orang tuanya perlu mengadakan kenduri untuk mengganti 
namanya menjadi 'Prihatin' saja. Ternyata itu cespleng, setelah 
berganti nama, Prihatin kecil tidak pernah sakit dan sehat hingga 
sekarang!

Di dunia Internet, nama domain juga bisa menjadi penting, apalagi 
jika sebuah domain berafiliasi dengan merek atau perusahaan kita. 
Sedikit banyak, memilih nama domain sebaiknya memang sedekat mungkin 
dengan nama perusahaan.

Beberapa rekan saya di suatu milis berpendapat, nama domain tidaklah 
perlu terlalu dipikirkan, bahkan menurutnya nama domain yang aneh 
sekalipun bisa saja dipilih. Teknologi search engine, menurutnya 
mampu mengatasi hal itu, sehingga tetap ada kemungkinan besar nama 
domain yang aneh pun bisa diingat dan websitenya dikunjungi banyak 
orang.

Tapi mungkin rekan saya itu tidak menyadari, bahwa kita di Indonesia 
juga mengandalkan marketing offline(media cetak, media audio-video 
dll) untuk memasarkan website dan produk sehingga memilih nama 
domain yang singkat, mudah diingat dan tidak menimbulkan salah eja 
atau ketik sebenarnya penting juga.

Misalnya ada rekan saya yang merasa perlu mengganti domainnya karena 
dirasa terlalu panjang dan tidak mudah dieja. Bayangkan, dia perlu 
mengeja huruf demi huruf ketika memberikan alamat emailnya ke rekan 
bisnisnya yang tidak tahu cara mengeja/mengetik nama domainnya!

Untungnya dia tidak harus serepot orang tua mak Prihatin, yang harus 
melakukan kenduri untuk mengganti nama domainnya, tapi cukup dengan 
membeli domain baru yang lebih sederhana dan me-redirect-nya ke 
domainnya yang lama...


Apalah arti sebuah nama 1

Bagi suami saya mungkin penting, karena sebagai kepala keluarga dia 
berkewajiban memberi nama yang baik untuk anaknya.

Oleh karena itu, saat anak kami yang pertama lahir, 2 bulan lalu, 
suami saya memberinya nama Eugene. Maka sibuklah suami saya 
menjelaskan artinya kepada keluarga, kolega dan setiap orang yang 
bertanya tentang arti nama anak kami itu.

Suami saya mungkin sangat menikmati saat-saat menjelaskan panjang 
lebar tentang asal-usul nama itu, tapi bagi saya jadi sedikit repot, 
saat ke Puskesmas untuk imunisasi atau kontrol. Perawat atau suster 
yang memanggil anak saya pasti keliru menyebut atau tidak bisa 
mengeja nama anak saya itu! Duh!

Bicara tentang nama, Oom saya (yang menjadi bintang iklan kacang 
Kaya King... heheh) pernah becanda, agar jangan sampai memberi 
nama "Danil" untuk anak kita. Mengapa? Ya, supaya saat ditimang-
timang kita tidak salah sebut,

"... timang... timang... anak KU... DA... NIL"

Ini becanda saja, lho dan maaf kalau ada rekan2 yang memiliki nama 
Danil. Ini hanya intermezo dan jangan diambil hati. Selamat Natal 
dan selamat menyambut Tahun Baru!

Salam manis dari Yogyakarta,

Malna R. Syarief
http://www.nanaberas.com

Kirim email ke