--- KEPRIBADIAN YANG DI CARI DUNIA INDUSTRI

Daya saing bagi para lulusan baru atau fresh graduate 
 universitas  mulai di rasakan. Baik itu lulusan dalam
dalam negri maupun luar negri, baik itu swasta maupun
universitas negri. Memperhatikan situasi ini tentunya
penting bagi para mahasiswa untuk mempersiapkan diri 
dalam perubahaan yang ada.  Saya teringat dalam
bukunya Rhenald Kasali yang berjudul Change yaitu  
Perubahan itu akan terjadi, yang terpenting bukannya
kita melihat perubahan dengan termenung duduk diam
tidak mengambil tindakan apapun namun bagaimana kita
menyikapi perubahaan dengan mulai merencanakan.
Perencanaan membuat persiapan diri agar dapat berhasil
di terima pada tempat yang sesuai dengan keinginan
kita bekerja.
 
Dewasa ini para mahasiswa lebih jeli, dahulu para
mahasiswa mencari kerja jika telah lulus kuliah namun
saat ini mereka lebih maju lagi para mahasiswa mencari
kerja sebelum lulus kuliah khususnya semester akhir.
Hal ini pula di cermati oleh dunia industri/
perusahaan dalam membuat penyusunan startegi rekrutmen
– seleksi yang dilakukan dengan tidak hanya memasang
iklan di media massa saja namun dunia industri
langsung menuju dunia kampus dengan menjemput para
mahasiswa khususnya semester akhir dengan melakukan
seleksi. Hal ini, sering di sebut dengan “Campus
Hiring”. Pola rekrut ini  di rasa penting karena
menyikapi era yang cukup kompetitif mendapatkan SDM
yang berkualitas dan unggul dalam segala bidang. 
 
Dunia industri dalam melakukan rekrutmen langsung
yaitu berusaha  mempersiapkan perencanaan SDM yang
akan datang di mana seseorang akan di tempatkan. Oleh
karena itu yang terpenting adalah mencari kecocokan
antara pencari kerja dengan kriteria yang di
diinginkan dunia industri. Tidak hanya seorang yang
memiliki kepandaian luarbiasa di cari oleh dunia
industri namun kemampuan beradaptasi dan bekerjasama. 
 
Dalam melakukan pencarian calon karyawannya,
perusahaan biasanya melakukan pemeriksaan psikologi
dan di lanjutkan dengan wawancara.  Tentunya dunia
industri memiliki batasan – batasan kriteria dalam
menentukan para calon karyawannya. Terlebih terhadap
aspek kepribadian, yang seringkali para mahasiswa
anggap biasa sehingga mereka seringkali kurang
persiapan mengantisipasi proses tersebut. 

Ada beberapa Kriteria kepribadian yang di butuhkan
dunia industri  adalah : 
 
Pertama, Pribadi yang Percaya diri, kesan 5 menit
pertama penentu proses selanjutnya. Seringkali hal
tersebut di temukan manakala Job seeker  melalui
proses wawancara, dalam hal ini pentingnya keyakinan
diri akan kemampuan yang dimiliki. Sebagai seorang
Assessor saya seringkali menemukan seseorang yang
memiliki potensi tinggi tidak mampu di tampilkan pada
proses wawancara.  Mereka cenderung menjadi tidak
yakin dan kurang memiliki kepercayaan diri kurang
mampu menunjukan potensi kemampuan diri. Kondisi ini
tentunya sangat merugikan. 
 
Kedua, Kepribadian yang matang, dalam sebuah traits
theory ahli psikologi Alpport mengatakan setiap
kepribadian individu dibentuk oleh sejumlah
sifat-sifat tertentu, sifat – sifat inilah yang
membuat kecendrungan orang bertingkah laku. Seorang
yang matang adalah ia memahami kelebihan serta
kekurangan yang di miliki serta ia mampu mengendalikan
dirinya dengan baik. Dalam hal ini kepribadian matang
telah memiliki arah tujuan dalam hidupnya begitu juga
dalam mengembangkan karir dan mengambil keputusan. 
selain itu, kematangan sebuah kebribadian merupakan
kemampuan individu mencapai extension of the self yang
menjadikan seseorang karyawan tidak hanya memikirkan
kepentingan diri sendiri, melainkan juga mampu menaruh
perhatian pada kepentingan orang lain dalam hal ini
kemampuan ia bekerjasama dengan orang lain.
 
 
 
Ketiga, Kepribadian yang memiliki daya juang tinggi
pribadi pantang menyerah sangat di tuntut dalam dunia
industri dalam menghadapi banyak masalah. Permasalah
muncul sangat berbeda dengan ketika mereka berada
dalam dunia pendidikan. Bagi Mental yang tidak kuat ia
sangat mudah mengalami de-motivated kecendrungan
menghindar ketika masalah terjadi. 
 
Ke empat,  Kepribadian yang memiliki Relationship
Skill Pribadi yang memiliki kemampuan kecerdasan
social seperti kemampuan membaca  dan mengenali emosi
orang lain. Seseorang mengetahui bagaimana ia bersikap
atau berperilaku menghadapi orang yang berbeda-beda
dengan mampu menyesuaikan diri serta mudah bergaul dan
fleksibel. Selain itu sering kali  saya melihat ketika
melakukan rekrutmen dan melihat karyawan tersebut
bekerja sering terjadi mempertahankan pendapatnya
mengakibatkan terjadinya konflik kerja. Oleh karena
itu pentingnya melatih diri untuk berfikiran terbuka,
ingat tidak ada salahnya kita mendengarkan dulu
pendapat/ ide orang lain.  Dalam hal ini pentingnya
keterampilan mendengar. 
 
Perencanaan karir apa yang akan anda lakukan di
kemudian hari, sejalan dengan apa yang anda inginkan
bukan hanya sekedar tempat bekerja, gaji yang memadai
atau hanya asal di terima bekerja di mana saja.
Kepuasan bekerja mampu membuat diri senang, gembira
dan menikmati demi terpuasakan diri akan sebuah
sinergi gaya hidup dengan career yang tepat menjadikan
landasan kuat tetap betah, riang dan optimis di
kemudian hari. 
Sejalan dengan semua strategi praktis di atas,
tentunya anda pun perlu terus mengasah dan
mengembangkan potensi kepribadian Anda. Hal ini dapat
anda lakukan dengan terus belajar, kemudian coba di
praktekan yang penting juga bagi anda yaitu perlunya
mentor yang mampu mengingatkan dan mengevaluasi
pekembangan diri.

By Agung R. Harmoko
Coorporate HR Dept Head Grup Modern





 
____________________________________________________________________________________
Sucker-punch spam with award-winning protection. 
Try the free Yahoo! Mail Beta.
http://advision.webevents.yahoo.com/mailbeta/features_spam.html

Kirim email ke