Lari dari pertempuran.! Hal ini sangat diharamkan dalam 
peperangan…..pengecut..!!! bila kekuatan kita dalam kondisi seimbang atau punya 
strategi yang lebih jitu..tapi bila keadaan pasukan kita dalam kondisi yang 
kritis pasukan kalah jumlah, kalah kuat, kalah peralatan apa kita akan maju 
terus…? Bunuh diri namanya. Lebih baik kita mundur dulu, tarik pasukan,pulihkan 
kekuatan, ubah strategi.

Begitu pula dalam bisnis atau usaha…kenali kekuatan kita dan kekuatan pesaing 
kita jangan asal tempur saja,asal dagang, latah.. mending kalau hasilnya 
bagus…kalau ancur…? Hal ini sesuai dengan pengalaman saya dalam berdagang. Saya 
jualan baju anak murah disetiap pasar malam ( bukan buatan sendiri tapi beli 
dari pasar cipulir ) sementara sebelah saya ( gak sebelahan banget sih..rada 
jauhan ) jualan produk sejenis dengan harga yang sama tetapi dengan kualitas 
yang berbeda..! produk dia lebih berkualitas, lebih rapi.  Pokoknya soal 
kualitas saya kalah telak..5-0. Wah gawat nih..!!!! saya bisa dibantai habis 
habisan.. dan memang benar.. dagangan saya sepi ..

MUNDUR…MUNDUR…tarik pasukan dan atur strategi baru..
Usahakan jangan sampai satu pasar malam sama si uda ini kalo barang kita pengen 
laris. Akhirnya saya selalu nanya  “besok jualan dimana da?” (biar gak barengan 
maksudnya)’

Kenapa saya mundur ….???!!
-    Kualitas produk saya kalah telak dengan produknya..
-    Kalau saya sudah punya produk yang siap bersaing, saya akan bertempur lagi 
dengannya..

Bagaimana pendapat anda?


Brewdani
Be simple be different

Kirim email ke