Semoga berguna...

Warna Pilihan Untuk Ruang Makan
Home And Living Thu, 10 May 2007 15:37:00 WIB
[]
Ruang manakah yang paling banyak terdapat interaksi antar anggota 
keluarga? Mungkin Anda akan menjawab ruang keluarga. Namun bisa jadi 
Anda belum menyadari, bila ruang makan justru lebih banyak 
menciptakan keakraban antarkeluarga dibanding ruang keluarga. 
Biasanya, anggota keluarga akan duduk di mana saja di ruang keluarga 
namun tidak berinteraksi karena sudah terfokus pada televisi yang ada.

Sementara, di ruang makan kita akan duduk terpusat pada satu meja dan 
hanya ada kegiatan bersantap. Dari situ akhirnya tercipta 
perbincangan, lalu saling berbagi cerita, sehingga terbentuk suatu 
keakraban yang intim.

Anda tentunya ingin terus menjaga keakraban antar anggota keluarga 
dengan menciptakan suasana ruang makan yang menyenangkan. Untuk 
kenyamanan, Anda harus memperhitungkan berapa luas ruang makan yang 
dapat menampung seluruh anggota keluarga Anda secara leluasa. 
Kemudian, Anda dapat menetapkan jenis meja yang sesuai dengan gaya 
desain Anda sekaligus dapat menampung seluruh anggota keluarga.

Pertimbangkan juga, apakah Anda termasuk tipe orang yang senang 
menjamu kerabat atau tidak. Kemungkinan, Anda membutuhkan dua tempat 
ruang makan. Satu untuk sehari-hari yang kasual, sementara satu lagi 
untuk jamuan yang lebih formal.

[]
Ruang makan juga dapat berfungsi ganda bila sedang tidak dipakai 
untuk bersantap. Ruang ini dapat menjadi ruang belajar anak beserta 
temannya, tempat Anda melakukan pekerjaan kantor atau sekadar tempat 
berbincang- bincang santai ditemani secangkir teh hangat. Mengingat 
fungsinya yang variatif, Anda sebaiknya mempertimbangkan unsur 
penerangan yang memadai untuk memenuhi berbagai kebutuhan tersebut. 
Berikut adalah beberapa contoh tatanan ruang yang dapat menjadi 
sumber inspirasi ruang makan Anda.

Cermati pemilihan warna yang akan diterapkan pada ruang makan Anda. 
Warna-warna tertentu bisa memengaruhi sisi psikologis dan nafsu makan Anda:

Warna-warna hangat seperti merah, jingga dan kuning tepat bila 
diterapkan pada ruang makan yang formal. Dari sisi psikologis, 
warna-warna ini membantu memicu selera makan sehingga sesuai bagi 
tempat yang tujuan utamanya adalah untuk menjamu para tamu.

Agar tamu Anda betah berlama-lama di meja makan, pilihlah warna-warna 
hangat yang lebih gelap seperti emas atau kuning gading, jingga 
matang, terakota, ungu anggur, burgundi, dan merah keabuan. 
Warna-warna ini mampu memicu selera makan, sehingga membuat para tamu 
betah berlama-lama duduk sambil berbincang-bincang.

[]
Hati-hati ketika menggunakan versi terang dari warna-warna hangat, 
terutama kuning terang dan jingga terang, karena warna-warna ini akan 
membuat orang cenderung makan lebih cepat. Tidak heran bila 
warna-warna tersebut kerap digunakan pada restoran cepat saji. 
Idealnya, Anda menggunakan warna hangat yang terang sebagai aksen 
raja pada ruang makan dan bukan diterapkan pada dinding.

Biru bisa jadi merupakan warna favorit banyak orang dalam mendekor 
ruangan, namun sebaiknya Anda menghindarkan warna ini untuk ruang 
makan. Warna biru cenderung menekan selera makan sehingga suasana 
makan pun menjadi kurang menggairahkan.

Tips:

- Kerap ganti centrepiece Anda. Jangan terus-menerus menggunakan 
bunga plastik atau wadah lilin yang lama. Bunga segar adalah pilihan 
yang baik karena "memaksa" Anda untuk selalu menggantinya.

- Tetaplah menata meja walau Anda tidak sedang menjamu tamu. Tatalah 
secara apik dengan beberapa lapis taplak meja dan sebuah centrepiece 
baru. Meja makan yang tertata apik membuat suasana makan lebih 
mengundang dan tidak membosankan.

- Ketika menggunakan bunga segar sebagai centrepiece, pastikan 
lapisan atas meja benar-benar terlindungi dari risiko penguapan dan 
tumpahan air.

- Sebaiknya tidak meletakkan meja dan kursi makan pada karpet yang 
ukurannya kurang besar. Ini untuk menghindarkan kemungkinan kaki 
kursi tersangkut di ujung karpet ketika kursi dipindahkan.

[]
Gb. 1.  Ciptakan kehangatan denganwarna hangat. Warna merah pada 
dinding memberikan kesan ruang yang lebih intim apalagi bila didukung 
dengan pencahayaan yang tepat. Set meja duduk dalam nuansa krem 
keabuan memberikan kontras warna pada keseluruhan ruang, namun juga 
menciptakan paduan warna yang serasi dan urban. Lukisan dalam warna 
senada dinding memberikan kesan modern, sementara hiasan etnik dalam 
bingkai kayu mampu menambah unsur kehangatan dalam ruang.

Gb. 2.  Jika warna merah terlalu berani untuk gaya Anda, cobalah 
warna kuning yang segar sebagai teman bersantap. Cukup apik untuk 
keluarga beranggota empat orang, meja makan segi empat dalam warna 
hitam ini membuat tampilan ruang terlihat lebih luas. Pilihan kursi 
berwarna putih menambah kesan segar dan terang pada warna ruang ini.

Gb. 3.  Bila bosan dengan warna krem, Anda dapat mencoba memberikan 
unsur warna peach sehingga terlihat lebih berwarna. Set meja dalam 
warna transparan membuat ruang terkesan lebih lapang, sementara set 
kursi dalam warna hitam kulit memberikan nuansa kasual modern. Lemari 
kecil dalam warna hitam merupakan tempat yang tepat untuk menyimpan 
berbagai keperluan bersantap Anda.

Gb. 4.  Nuansa alami terbentuk dari dinding ruang dalam warna hijau 
muda. Set meja makan dalam warna keabuan dan hitam memberikan efek 
kontras yang lebih keras pada warna alami yang lembut ini.
[]


Sumber: Majalah Lisa

Indra Hadiwijaya

Kirim email ke