Cerita ini berawal ketika saya sedang liburan ke luar kota. Seorang teman 
memberitahu, disini ada tempat makan yang sangat terkenal dengan ayam bakarnya 
dan yang penting sangat murah.

Begitu tiba disana, tempat tersebut penuh dengan orang yang ingin makan malam. 
Untuk mendapatkan tempat duduk saja saya harus menunggu hampir 1/2 jam. 
Selesai makan saya masih duduk disana sampai tempat itu benar-benar kosong.
Pemilik tempat makan menghampiri dan duduk di kursi sebelah saya.

"Halo bos, anda baru pertama kali datang kesini ya kelihatannya?"
Saya menjawab "ya, baru tadi sore saya tiba. Teman saya bilang tempat ini punya 
ayam bakar yang enak dengan harga yang sangat pantas (saya tidak bilang murah, 
takut lain kali kesana harganya sudah naik :)"

"Ah, bisa aja", timpalnya.
"Benar pak, memang enak kok, hanya ngantrinya yang lama. Dari rumah makan ini 
kalau boleh tahu, berapa penjualan seharinya pak?"

Dia menjawab " rata-rata sekitar Rp.450,000."
Saya tanya lagi, "Kalau asisten ada berapa orang pak?"
"Duo orang aja bos", jawabnya.

"Gaji mereka gimana pak?", tanya saya lagi.
"Saya membayar mereka masing-masing 45,000 per hari, maklum, mereka uda lama 
ikut saya".
Saya katakan, "Wah, Rp.45,000 per hari, berarti sebulannya mereka dibayar 
Rp.1,350,000. Kalau gitu saya saja deh yang kerja sama bapak".

Dia tersenyum, "Jangan dong bercanda bos, ngga mungkin".

Saya bilang lagi "Pak, jika bapak mau memperkerjakan saya dengan gaji Rp. 
20,000 per hari, saya bisa menggantikan posisi anda apabila anda mengalami 
cacat tetap atau bahkan meninggal dunia"

Dia hanya bergumam, "??? Kok bisa?"



Konsultasi gratis untuk anda, tanpa dipungut bayaran apa pun, tanpa ada 
keharusan membeli produk apa pun.

"Apakah hari-hari anda begitu menjengkelkan dan membuat frustasi karena tidak 
disiplin terhadap pengeluaran?" 
"Apakah biaya pengobatan semakin mahal?"
"Apakah biaya sekolah anak semakin tinggi?"
"Apakah anda sadar, masalah diatas harus dihadapi?"

Setiap orang tentunya punya cita-cita sendiri, ingin hidup tenang dikemudian 
hari, kalau bisa tidak perlu bekerja namun bisa mempertahankan gaya hidupnya 
kalau perlu lebih ditingkatkan lagi. 
Uang selalu menjadi kendala, terlepas dari banyak atau tidak simpanan yang kita 
miliki, semakin besar penghasilan, pengeluaran biasanya berbanding lurus ikut 
semakin tinggi pula.

Ada masanya kita dihadapkan pada kenyataan harus mengeluarkan uang yang sangat 
besar jumlahnya. Entah itu untuk sekolah anak, belanja bulanan, tergiur oleh 
penawaran cicilan 0% dari kartu kredit atau bahkan terkena sakit kritis (satu 
problem tidak diundang yang bisa datang kapan saja), kita terpaksa berhutang ke 
teman, saudara untuk menutupinya, gaya hidup terpaksa harus diturunkan 
standardnya. Dipandang sebelah mata oleh teman, kerabat karena dianggap 
menyusahkan.
Sudah siapkah anda mengantisipasinya?

Apakah rekening tabungan yang anda miliki saat ini adalah rekening ajaib yang 
bisa memenuhi tuntutan-tuntutan diatas?

Saya punya solusinya, tanpa perlu bermuluk-muluk, anda tidak perlu menabung 
dalam jumlah besar, disamping itu anda menjadi lebih disiplin dalam menabung, 
menyambut masa depan dengan lebih kepastian.



Best Regards, 

Sulaiman
Financial Planner
---------------------------------------------------------------------------------------------

Kirim email ke