Burung adalah makhluk yang unik. Kemana pun sang induk pergi, yang jantan akan 
mengikuti. Mereka menjadi pasangan hidup yang cukup lama, saling menyayangi dan 
setia, tidak seperti manusia. Saat tibanya musim kawin, mereka pun mulai 
mendirikan sarang.

Apakah anda pernah melihat sepasang burung yang sedang membuat sarang?
Sebelumnya mereka mencari lokasi yang tepat, setelah itu proses pembuatan 
sarang pun dimulai.
Terbang kesana-kemari untuk mengumpulkan rumput kering, daun-daun kering, 
ranting dan akar-akar kecil. 
Proses ini dilakukan berulang kali demi untuk menciptakan satu sarang yang 
nyaman baginya. Ketika sarang selesai, tiba waktunya bagi sang betina untuk 
bertelur. Telur yang baru keluar dierami oleh sang induk agar menetas sementara 
yang jantan pergi mencari makanan dan menjaga sarang dari ancaman bahaya 
predator. 

Saat telur menetas adalah saat yang paling ramai. Mengapa? Anak-anak burung 
kelaparan meminta makanan.

Sang jantan sedang berusaha menarik seekor cacing yang dilihatnya di pinggir 
jalan, pada saat bersamaan sebuah mobil melintas dan menghantam tubuhnya. Sang 
jantan mati seketika. Sang betina datang untuk menolong tetapi sudah terlambat. 

Sang betina yang malang berusaha mengurus dan mencari makan untuk anak-anaknya. 
Dia begitu sedih dan kembali ke sarangnya. Akibat kesedihan yang begitu 
mendalam, dia tidak melihat seekor ular yang merayap dibelakangnya. Ular itu 
berhasil menelannya. 

Tangisan anak-anak burung terdengar semakin keras. Bukan karena kehilangan 
induknya, tetapi karena menahan lapar yang berkepanjangan akibat menunggu kedua 
orang tuanya datang membawa makanan. 

Di langit burung-burung terbang kian kemari, tetapi tidak satu pun dari mereka 
yang mau memberinya makanan.

Situasi seperti inilah yang sering terjadi dalam kehidupan manusia.
Dalam hidup, kita selalu mempunyai rencana cadangan. 
Apabila rencana awal tidak tercapai, masih ada rencana kedua yang akan membantu 
kita mencapai tujuan.

Konsultas
ikan kebutuhan perlindungan terhadap aset dan keluarga anda gratis, dengan 
email ke [EMAIL PROTECTED]


Seberapa besar tingkat kepedulian anda terhadap keluarga?
Apakah anda sudah mempersiapkan program perlindungan cadangan untuk keluarga?
Tahukah anda akan mahalnya sebuah penundaan?



Best Regards, 

Sulaiman
Financial Planner
---------------------------------------------------------------------------------------------
  Visit : http://rencana-keuangan.blogspot.com/
       
---------------------------------
Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing. 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke