Pabrik kaca Canny yang terletak di Amerika Serikat, 
terkenal di dunia. Di Pabrik itu terdapat seorang 
insinyur utama yang bernama Raybinson. Ia sangat tekun 
menyelidiki : "kaca anti pecah". Saat ia mengumumkan 
hal ini, banyak orang yang menertawakan dirinya dan 
berkata : Mana ada kaca anti pecah di dunia ?" tetapi 
Raybinson tidak pernah memperdulikan sindiran-sindiran 
orang sekitarnya. 

Setiap hari ia bekerja keras dalam laboratorium. 

Suatu hari, pada tahun 1963, dihadapan orang banyak, ia 
mengangkat tinggi sebatang pipa kaca, lalu melepasnya 
dari tangan. Pipa kaca jatuh di atas batu yang keras. 
Akan tetapi terjadi keajaiban! Pipa kaca itu tidak rusak 
sedikitpun. Akhirnya, Raybinson berhasil menciptakan 
"Kaca Anti Pecah". 
==============================
SPONSOR LINK: Kirim SMS Gratis
http://smscity.com/?rid=434619
==============================
Raybinson mengumumkan ini kepada orang-orang di dunia : 
"dalam satu tahun ini, kami telah menghabiskan US$ 15 
juta untuk biaya penyelidikan supaya kami mendapatkan 
cara yang baru, untuk membuat kaca yang kokoh dan dapat 
ditingkatkan daya penggunaannya. Ini bukanlah jumlah 
yang kecil, namun apabila kita hanya percaya apa yang 
tertulis dalam buku, yaitu: Kaca bisa hancur. Maka 
pabrik Canny hanya dapat memproduksi botol bir untuk 
selamanya. 

Pesan : 

Orang bijaksana zaman dahulu bernama Mencius pernah 
berkata bahwa, "Sepenuhnya mempercayai buku, lebih baik 
tidak ada buku." 

Pendiri Yayasan Percakapan Jepang, juga pernah berkata, 
"Untuk mencapai kesuksesan, hidup kita harus melalui 
banyak latihan, melalui kerja (belajar dari pengalaman), 
melalui hubungan antar manusia (belajar dari orang lain) 
dan melalui buku (belajar dari buku)." 

Kedua kalimat ini menjelaskan bahwa hanya dengan 
mengandalkan pengetahuan dari buku saja tidak akan mampu 
menghadapi kebutuhan zaman yang sudah maju ini. Kita 
harus berlatih setiap hari dan melaksanakannya, dengan 
demikian kita akan mencapai hasil yang lebih 
menakjubkan. 

Kirim email ke