Budaya merokok sudah dikenal berabad lalu, bahkan suku Indian kuno sudah menjadikan budaya merokok sebagai bagian dari upacara adat mereka.
Dari sisi psikis merokok bisa jadi merupakan perpanjangan kebiasaan bayi saat gelisah dan akan segera mencari puting ibunya yang dapat segera memberikan rasa nyaman. Didaerah bibir terdapat indra peraba (reseptor) korpuskulus yang sangat peka dan dapat meneruskan impuls nikmat ke otak. Seseorang yang merasa cemas akibat tidak mampu mengendalikan dirinya akan secara otomatis mencari zona nyamannya (lari dari masalah ?) yang bisa didapat dari kebiasaan makan, tidur, menunda pekerjaan, malas, obsesif kompulsif dan salah satunya dari kebiasaan merokok. ^^^^^^^^^^^^^SPONSOR-LINK^^^^^^^^^^^^^^ Kartu Nama Eksklusif Membuat Orang Selalu Mengingat Anda http://pegagajokartunama.blogspot.com/ ^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^ Perokok tentu tahu tentang daftar panjang bahaya merokok seperti : tulang rapuh, kulit cepat kriput, gangguan pencernaan, kanker pita suara, resiko keguguran, leukimia, lahir prematur, kanker rahim, menstruasi terganggu, mata rusak, merusak gigi, kanker rahim, jantung, bayi cacat, kanker lidah, impoten, kanker tenggorokan, kanker paru, dsb. Namun .. mengapa belum punya keinginan berhenti, atau jika sudah ingin berhenti, mengapa tetap sulit ? Karena bahaya tersebut masih berupa ancaman dan belum menimbulkan kerugian ataupun kesakitan yang nyata. Sementara nikmatnya rokok sudah terasa dan memberikan rasa nyaman walaupun palsu. Belum lagi perokok secara tidak sadar dibombardir terus menerus dengan pencitraan seolah olah positif seperti merokok itu jantan (apa hubungannya antara rokok dengan kuda atau pemburu ?), merokok itu pemberani (apa hubungannya antara rokok dengan terjun payung ?), merokok itu pahlawan (apa hubungannya antara rokok dengan perayaan 17 Agustus ?), merokok itu kreatif (apa hubungannya antara rokok dengan iklan yang kagak nyambung ?) Demikian pula karena alasan sponsorship, adanya pencitraan merokok itu berselera seni (dihubungkan dengan pentas musik) dan yang lebih tidak waras lagi adanya pencitraan merokok itu sehat (dihubungkan dengan pertandingan tinju, sepak bola, bulu tangkis, voli dsb.) Itu sebabnya nasihat berhenti merokok terbaik tidak bekerja karena mereka memang sedang tidak sadar atau jika sadar mereka tidak tahu cara untuk memberhentikannya. Taman Bintang
