UMRAH itu bukan Hajji Kecil

Melakukan Umrah ialah meramaikan Masjidil Haraam, maka melakukan umrah
ialah meramaikan Masjidil Haraam itu, bukan umrah seperti anggapan
orang selama ini yang menamakannya sebagai hajji kecil dilakukan
dengan miqat makani berpakaian ihram dua helai kain putih dimulai dari
Bir Ali atau Tam'im.

Istilah "Imaarah" bukanlah berarti "memelihara" tetapi "meramaikan"
yaitu meramaikan Masjidil Haraam. Sehubungan dengan istilah itu ialah
"amara" tercantum pada ayat 9/17, 9/18, 30/9, dan "Umrah" pada ayat
2/196, serta "I'tamara" pada ayat 2/158, masing-masingnya berarti
upacara meramaikan dan sama meramaikan Masjidil Haraam.

Jadi yang dimaksud dengan umrah atau `Imaratul Masjidil Haraam  ialah
meramaikan tempat suci itu dengan melakukan shalat, tawaf, sa'I, dan
zikir atau membaca ayat-ayat  Alquran. Lebih jelas untuk persoalan
ini, baiklah kita kutipkan pula maksud beberapa  ayat suci begitupun
yang menyangkut ibadah Hajji dan bulan-bulan Haraam.

Kirim email ke