Mengapa Menjadi Anggota ?
(Mengembangkan Konsep Media Partisipatif)
Oleh : Reza Ervani
versi pdf dari tulisan ini bisa diminta di +62 817 433 344
Alhamdulillah, di Bulan Ramadhan ini, anggota milist rezaervani mencapai 1100
orang. Motif bergabung ke milist tampaknya lebih banyak karena file-file yang
ada di milist ini bersifat unik, hampir tak ada di milist yang lain.
Jika anda menduga, bahwa itu adalah strategi meningkatkan jumlah anggota
milist, maka kami jawab dengan jujur, ya benar. Tapi tidak hanya sampai disitu.
Milist ini diniatkan untuk menjadi sebuah komunitas yang tidak hanya memiliki
kekuatan di dunia maya, tapi juga di dunia nyata. Jika anda adalah anggota
milist ini dari awal, tentu seringkali moderator menyerukan hal ini
berulang-ulang.
Jika anda ikuti perkembangan www.rezaervani.com anda juga akan dapat menemukan
betapa website ini dikembangkan dengan sumber daya yang didapat dari komunitas.
Pergerakan dari perpustakaan digital à blog à audiobook dan seterusnya ke
depan, jika anda cermati, adalah upaya untuk mengkristalkan komunitas maya
menjadi kekuatan yang lebih nyata.
Selama ini kita sering mengeluhkan, betapa media kita begitu buruk, begitu
negatif, tidak mendidik dan bla bla bla lainnya. Sungguh, hal itu tidak akan
berubah jika kita tidak mulai melakukan sesuatu.
Untuk membuat majalah, televisi dan surat kabar tandingan secara langsung,
mungkin kita tidak punya uangnya. Tapi itu mungkin terjadi, jika ada sebuah
komunitas yang mampu bergerak bersama. Tidak hanya menunggu manfaat, tetapi
juga mulai memberi manfaat. Tidak hanya pasif reaktif, tapi juga aktif
responsif.
Ketika milist rezaervani dilahirkan, ada cita-cita panjang yang ingin diperbuat
disana. Sebut saja dua diantaranya, yaitu Radio Edukasi Online dan
Buletin/Majalah Edukasi Gratis.
Darimana sumber dayanya ? darimana modalnya ?
Kita tidak punya jaminan untuk mengambil pinjaman di bank, kita tidak punya
peralatan canggih, tidak punya kantor permanen, dan banyak tidak punya lainnya.
Tapi kita punya satu yang paling berharga, yakni kebanggaan, izzah sebagai
seorang muslim. Kuntum khoiru ummah ukhrijat lil nas, tamuru bil maruf,
tanhauna anil munkar.
Belajar dari banyak contoh, itulah yang coba kami lakukan di rezaervani dot
com.
Satu pembelajaran penting misalnya, adalah dari sejarah blogspot, penyedia
layanan blog terbesar saat ini. Saat dibeli oleh Google pada tahun 2002,
diperkirakan pengguna software blog mencapai 1,1 juta orang, dan sekitar
200.000 aktif sebagai blogger di internet, atau sekitar 20 %-nya.
Bagaimana dengan milist- milist. Dari pengamatan di berbagai milist, analisa
kasar menunjukkan bahwa hanya sekitar 0,71 1 % saja anggota milist yang aktif
menulis dan memberikan warna-warna baru di komunitasnya, selebihnya pasif. Jadi
jika sekarang ada 1100 member milist rezaervani, dapat diperkirakan hanya
sekitar 11-20 orang saja yang aktif menulis.
Ramainya sebuah milist juga bukan merupakan jaminan bahwa milist itu produktif.
Sebagian besar posting adalah salinan dari sumber lain, terusan dari milist
yang lain atau sekedar tegur sapa dan basa-basi.
Hal-hal singkat itu menunjukkan bahwa komunitas milist sebenarnya adalah
komunitas mengambang, tidak dapat diprediksikan segmentasinya secara pasti.
Jika ada yang bisa diterka, hal tersebut berkisar di hal-hal umum karakter
pengguna internet, seperti tingkat sosial ekonomi, pendidikan dan seputar itu.
Tapi psikografis para anggota milist sangat sulit untuk dipetakan.
Maka untuk mendapatkan sebuah komunitas yang lebih kuat dan berdaya guna, harus
ada upaya penarikan komunitas mengambang tadi ke komunitas yang lebih rapat.
Selain sebagai upaya penggalangan dana untuk menjaga kelangsungan hosting,
strategi pembiayaan oleh anggota juga adalah bagian dari strategi merapatkan
komunitas tadi.
Secara sederhana, mereka yang mau membayar untuk mendapatkan layanan lebih,
adalah mereka yang merasa membutuhkan dan bersedia mengorbankan sesuatu untuk
kebutuhannya itu. Dan seperti dugaan kami, orang-orang seperti ini tidaklah
banyak. Tapi orang-orang ini memiliki intensitas komunikasi yang lebih intensif
dengan pengelola milist dan rezaervani dot com.
Para anggota ini, cenderung lebih mudah terpetakan kondisi psikografi-nya,
tidak seperti anggota milist yang jauh lebih mengambang.
Diantara dua kutub komunitas tadi, ada komunitas lainnya yang mulai melibatkan
diri ke komunitas yang lebih rapat. Mereka adalah para blogger di rezaervani
dot com. Kemauan mereka untuk menyumbangkan tulisan via blog di rezaervani dot
com menunjukkan kepedulian yang sedikit lebih tinggi daripada anggota milist
yang pasif.
Secara diagram sederhana, ketiga kelompok tadi dapat digambarkan sebagai
berikut : gambar
Dari sisi teknis, kebutuhan space dan bandwidth server akan semakin besar.
Keberadaan member ring 1 yang jumlahnya sedikit itu sesungguhnya men-subsidi
para pengguna yang lain, termasuk pengguna blog. Secara kasar dua orang member
ring 1 mampu memberikan nafas yang lebih panjang pada server selama 1 (satu)
bulan. Dan ketergantungan itu akan semakin meningkat seiring naiknya jumlah
pengguna rezaervani dot com. Belum lagi jika kita harus menyewa shoutcast
server untuk mampu menyiarkan radio edukasi online. Atau lebih jauh misalnya,
mengembangkan televisi edukasi online.
Jadi wajar saja jika member Ring 1 ini sepatutnya mendapatkan perlakuan
istimewa dari pengelola. Karena keberadaan member yang lain juga sangat
tergantung pada anggota ring 1 ini.
Dari sisi konsep media partisipatif, keberadaan anggota juga mampu menjadi
salah satu sumber berita utama, koresponden edukasi yang mampu melebarkan daya
jangkau komunitas terhadap berita-berita terkini yang terjadi di berbagai
tempat, khususnya berita yang menyangkut dinamika pendidikan dan budaya.
Ke depan, banyak hal yang harus kita lakukan; kita membutuhkan server sendiri;
kita membutuhkan pengiklan untuk mendukung keberlangsungan komunitas edukasi
ini, kita butuh distributor buletin gratis ke daerah-daerah terpencil, kita
butuh komputer dan scanner baru, kita butuh dana untuk menambah koleksi buku
dan seterusnya dan seterusnya.
Tanpa dukungan sebuah komunitas yang kuat maka tahapan-tahapan itu tidak akan
mampu kita lewati.
Jadi, jadi member
siapa takut ?
Laa haula wa laa quwwata illa billah.
Salam,
Rumah Ilmu Indonesia
www.rezaervani.com
---------------------------------
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo!
FareChase.