Salam Kenal!!!
Setuju! kontak2 aja Insya Alloh gw dukung!

endah sriredjeki <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               
Silakan dikomunikasikan secara intensif program-programnya.  Kita memang harus 
mempunyai mimpi besar tentang pendidikan yang Islami di tanah air, dan itu 
menjadi kuwajiban kita bersama untuk mewujudkannya.  Perkara pendanaan jangan 
khawatir, kita akan bantu kerahkan networking yang kita punya untuk mensupport 
kegiatan mulia ini.  Tangan Allah ada di mana-mana !!!

Salam,

[EMAIL PROTECTED]

----- Pesan Asli ----
Dari: Rumah Ilmu Indonesia <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: MILISKU MILISKU  <[email protected]>
Terkirim: Sabtu, 6 Oktober, 2007 12:01:36
Topik: [rezaervani] [KOMUNITAS] Mengapa Menjadi Anggota ?

                         
Mengapa Menjadi Anggota ?

(Mengembangkan Konsep Media Partisipatif)
Oleh : Reza Ervani
versi pdf dari tulisan ini bisa diminta di +62 817 433 344


Alhamdulillah, di Bulan Ramadhan ini, anggota milist rezaervani mencapai 1100 
orang. Motif bergabung ke milist tampaknya lebih banyak karena file-file yang 
ada di milist ini bersifat unik, hampir tak ada di milist yang lain.

Jika anda menduga, bahwa itu adalah strategi meningkatkan jumlah anggota 
milist, maka kami jawab dengan jujur, ya benar. Tapi tidak hanya sampai disitu.

Milist ini diniatkan untuk menjadi sebuah komunitas yang tidak hanya memiliki 
kekuatan di dunia maya, tapi juga di dunia nyata. Jika anda adalah  anggota 
milist ini dari awal, tentu  seringkali moderator menyerukan hal ini 
berulang-ulang.

Jika anda ikuti perkembangan www.rezaervani. com anda juga akan dapat menemukan 
betapa website ini dikembangkan dengan sumber daya yang didapat dari komunitas. 
Pergerakan dari perpustakaan digital à blog à audiobook dan seterusnya ke 
depan, jika anda cermati, adalah upaya untuk mengkristalkan komunitas maya 
menjadi kekuatan yang lebih nyata.

Selama ini kita sering mengeluhkan, betapa media kita begitu buruk, begitu 
negatif, tidak mendidik dan bla bla bla lainnya. Sungguh, hal itu tidak akan 
berubah jika kita tidak mulai melakukan sesuatu.

Untuk membuat majalah, televisi dan surat kabar tandingan secara langsung, 
mungkin kita tidak punya uangnya. Tapi itu mungkin terjadi, jika ada sebuah 
komunitas yang mampu bergerak bersama. Tidak hanya menunggu manfaat, tetapi 
juga mulai memberi manfaat. Tidak hanya pasif reaktif, tapi juga aktif 
responsif.

Ketika milist rezaervani  dilahirkan, ada cita-cita  panjang yang ingin 
diperbuat disana. Sebut saja dua diantaranya, yaitu Radio Edukasi Online dan 
Buletin/Majalah Edukasi Gratis. 

Darimana sumber dayanya ? darimana modalnya ?
Kita tidak punya jaminan untuk mengambil pinjaman di bank, kita tidak punya 
peralatan canggih, tidak punya kantor permanen, dan banyak tidak punya lainnya.

Tapi kita punya satu yang paling berharga, yakni kebanggaan, izzah sebagai 
seorang muslim. Kuntum khoiru ummah ukhrijat lil nas, ta’muru bil ma’ruf, 
tanhauna ‘anil munkar.

Belajar dari banyak contoh, itulah yang coba kami lakukan di rezaervani dot 
com. 

Satu pembelajaran penting misalnya, adalah dari sejarah blogspot, penyedia 
layanan blog terbesar saat ini. Saat dibeli oleh Google pada tahun 2002, 
diperkirakan pengguna software blog mencapai 1,1 juta orang, dan sekitar 
200.000 aktif sebagai blogger di internet, atau sekitar 20 %-nya.

Bagaimana dengan milist- milist. Dari pengamatan di  berbagai milist, analisa  
kasar menunjukkan bahwa hanya sekitar 0,71 – 1 % saja anggota milist yang 
aktif menulis dan memberikan warna-warna baru di komunitasnya, selebihnya 
pasif. Jadi jika sekarang ada 1100 member milist rezaervani, dapat diperkirakan 
hanya sekitar 11-20 orang saja yang aktif menulis.

Ramainya sebuah milist juga bukan merupakan jaminan bahwa milist itu produktif. 
Sebagian besar posting adalah salinan dari sumber lain, terusan dari milist 
yang lain atau sekedar tegur sapa dan basa-basi.

Hal-hal singkat itu menunjukkan bahwa komunitas milist sebenarnya adalah 
komunitas mengambang, tidak dapat diprediksikan segmentasinya secara pasti. 
Jika ada yang bisa diterka, hal tersebut berkisar di hal-hal umum karakter 
pengguna internet, seperti tingkat sosial ekonomi, pendidikan dan seputar itu. 
Tapi psikografis para anggota milist sangat sulit untuk dipetakan.

Maka untuk mendapatkan sebuah komunitas yang lebih kuat dan berdaya guna, harus 
ada upaya  “penarikan” komunitas  mengambang tadi ke komunitas yang lebih 
“rapat”.

Selain sebagai upaya penggalangan dana untuk menjaga kelangsungan hosting, 
strategi pembiayaan oleh anggota juga adalah bagian dari strategi merapatkan 
komunitas tadi.

Secara sederhana, mereka yang mau membayar untuk mendapatkan layanan lebih, 
adalah mereka yang merasa “membutuhkan” dan bersedia mengorbankan sesuatu 
untuk kebutuhannya itu. Dan seperti dugaan kami, orang-orang seperti ini 
tidaklah banyak. Tapi orang-orang ini memiliki intensitas komunikasi yang lebih 
intensif dengan pengelola milist dan rezaervani dot com.

Para anggota ini, cenderung lebih mudah terpetakan kondisi psikografi-nya, 
tidak seperti anggota milist yang jauh lebih mengambang.

Diantara dua kutub komunitas tadi, ada komunitas lainnya yang mulai melibatkan 
diri ke komunitas yang lebih rapat. Mereka adalah para blogger di rezaervani 
dot com. Kemauan mereka untuk menyumbangkan tulisan via blog di  rezaervani dot 
com menunjukkan  kepedulian yang sedikit lebih tinggi daripada anggota milist 
yang pasif.

Secara diagram sederhana, ketiga kelompok tadi dapat digambarkan sebagai 
berikut : gambar

Dari sisi teknis, kebutuhan space dan bandwidth server akan semakin besar. 
Keberadaan member ring 1 yang jumlahnya sedikit itu sesungguhnya men-subsidi 
para pengguna yang lain, termasuk pengguna blog. Secara kasar dua orang member 
ring 1 mampu memberikan nafas yang lebih panjang pada server selama 1 (satu) 
bulan. Dan ketergantungan itu akan semakin meningkat seiring naiknya jumlah 
pengguna rezaervani dot com. Belum lagi jika kita harus menyewa shoutcast 
server untuk mampu menyiarkan radio edukasi online. Atau lebih jauh misalnya, 
mengembangkan televisi edukasi online.

Jadi wajar saja jika member Ring 1 ini sepatutnya mendapatkan “perlakuan” 
istimewa dari pengelola. Karena  keberadaan member yang lain juga sangat 
tergantung pada anggota  ring 1 ini.

Dari sisi konsep media partisipatif, keberadaan anggota juga mampu menjadi 
salah satu sumber berita utama, koresponden edukasi yang mampu melebarkan daya 
jangkau komunitas terhadap berita-berita terkini yang terjadi di berbagai 
tempat, khususnya berita yang menyangkut dinamika pendidikan dan budaya.

Ke depan, banyak hal yang harus kita lakukan; kita membutuhkan server sendiri; 
kita membutuhkan pengiklan untuk mendukung keberlangsungan komunitas edukasi 
ini, kita butuh distributor buletin gratis ke daerah-daerah terpencil, kita 
butuh komputer dan scanner baru, kita butuh dana untuk menambah koleksi buku 
dan seterusnya dan seterusnya.

Tanpa dukungan sebuah komunitas yang kuat maka tahapan-tahapan itu tidak akan 
mampu kita lewati.

Jadi, jadi member … siapa takut ?

Laa haula wa laa quwwata illa billah.

Salam,
Rumah Ilmu Indonesia
www.rezaervani.  com











        

---------------------------------
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! 
FareChase.
     
      




       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers
     
                               

       
---------------------------------
Building a website is a piece of cake. 
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.

Kirim email ke