fwd-an..smg bermanfaat :)

Tulisan bagus untuk pendidikan anak-anak
kita.. 

semoga bermanfaat :)

---



Ada sebuah ilustrasi menarik yang
dibuat oleh Thomas Armstrong ("In Their Own Way: Discovering and Encouraging
Your Child's Multiple Intelligences"), untuk menggambarkan konsep
Multiple Intelligences.
Ilustrasi itu berupa dongeng dalam
dunia binatang. 

Alkisah, pada suatu para binatang
besar di hutan ingin mengadakan sekolah bagi para binatang kecil. Para
binatang besar itu ingin mengajarkan mata pelajaran yang dianggap penting
untuk keberhasilan hidup di hutan, yaitu pelajaran memanjat, terbang, berlari,
berenang, dan menggali.

Tetapi, para binatang besar itu tak
dapat sepakat untuk menentukan mata pelajaran mana yang paling penting.
Sebagai keputusan, seluruh siswa diharuskan mengikuti seluruh mata pelajaran.

Saat sekolah dibuka dan menerima murid
dari penjuru hutan, semuanya berbahagia. Semua berjalan lancar dan bergembira
pada awalnya sampai suatu ketika terjadi peristiwa.

Seekor kelinci yang menjadi siswa
di sekolah tersebut mengalami masalah. Tak ada seorang pun di hutan yang
tak mengetahui bahwa kelinci terkenal piawai berlari. Tapi saat mengikuti
kelas berenang, ternyata kelinci nyaris tenggelam. Pengalaman itu mengguncangkan
kelinci. Dia berusaha terus berusaha mengikuti pelajaran berenang walaupun
berada dalam trauma. Akibatnya, kelinci tak dapat lari secepat sebelumnya.

Demikian pun murid lain menghadapi
masalah. Elang yang dikenal jago terbang ternyata menghadapi masalah dalam
pelajaran menggali. Dia tak dapat berprestasi dalam pelajaran menggali
sehingga harus belajar ekstra yang membuatnya melupakan keahlian terbangnya.

Demikianlah. 

Kesulitan demi kesulitan dialami oleh
binatang-binatang kecil lainnya, seperti bebek, burung pipit, bunglon,
ular, dan sebagainya. Para binatang kecil itu tidak memiliki kesempatan
lagi untuk berprestasi dalam bidang keahlian mereka masing-masing. Ini
lantaran mereka dipaksa melakukan hal-hal yang tidak menghargai sifat alami
mereka.

Melalui ilustrasi di atas, Thomas
Armstrong mencoba menggambarkan posisi teori Multiple Intelligences yang
dipelopori oleh Howard Gardner. Kecenderungan model pembelajaran di sekolah
yang hanya mengembangkan dua jenis kecerdasan (kecerdasan bahasa dan
kecerdasan logika) sering membuat anak-anak dinilai gagal. Padahal,
anak-anak yang dianggap gagal dalam sistem sekolah tersebut mungkin memiliki
bentuk kecerdasan lain (kecerdasan ruang/spasial, kinestetis-jasmani,
musikal, interpersonal, intrapersonal, naturalis). 

Walaupun mereka tidak kompatibel dengan
sistem sekolah yang ada, bukan berarti mereka bodoh dan tak akan berhasil
di masyarakat. Mereka hanya memiliki kecerdasan dan cara belajar yang berbeda
dengan yang biasanya digunakan di sekolah pada umumnya.




This message contains information which may be confidential and privileged.
Unless you are the intended recipient (or authorized to receive this message
for the intended recipient), you may not use, copy, disseminate or disclose to
anyone the message or any information contained in the message.  If you have
received the message in error, please advise the sender by reply e-mail, and
delete the message.  Thank you very much.
(A)






      
____________________________________________________________________________________
Get easy, one-click access to your favorites. 
Make Yahoo! your homepage.
http://www.yahoo.com/r/hs 

Kirim email ke