Salaam
   
  Untuk menajamkan mata hari...sering seringlah menjenguk orang miskin yang 
papa, korban bencana, korbn kedzaliman the Ruler (korupsi dan ketidak adilan) 
perang atau konflik. Datangi, kunjungi, duduk bersama mereka dan ajak ngobrol 
mereka seerti perihnya pert mereka menahan lapar tau betapa sakitnya sang anak 
yang tak kuasa meneruskan sekolah terpaksa mencari nafkah untuk membantu orang 
tua.
   
  Kalau perlu foto anak2 yang tidak beruntung yang kehilagan kesempatan, 
kehilangan orang tua dan ingatlah nasib2 anak-anak yang malang nasibnya yang 
ada disekitar kita, Palestina, Iraq, Afghan, Chechya dan banyak lagi...
   
  Bukannya ke Mall..menyaksikan gemerlapnya duniya yang terus menggerogoti hati.
   
  Pengalaman saya begitu untuk terus memotifasi rasa empati dan simpati dengan 
mengingat dan melihat foto ata video clipnya kehancura dan terporak porandanya 
Muslim di dunia, bisa dicari di  google. Ini salah stu cara,  cukup untuk 
mempertajam nurani kita.. 
   
   
  Rasulullah begitu mencintai anak-anak yatim dan begitu peduli sama orang 
miskin serta perjuangan da'wahnya  yang penuh rintangan hingga kakinya berdarah 
dilempari batu di Thaif atau giginya patah dibukit Uhud..lalu timbul rasa 
cemburu dan ingi berbuat seperti beliau..tapi tidak mampu  Nah bila kita 
menyadari betapa lemah dan dhoifnya kita, lalu kita bisa dan mampu menangis 
akan kelemahan kita,  serta menangisi perjuangan Rasul tercinta kita ...insya 
Allah anda mendapat rakhmat dan petunjuk dari Allah..
   
  Silahkan dicoba...
   
   
  wassalam,
   
   
  Teteh
  ditepian sungaiThames
   
   
   
   
  

Moch Slamet S Slamet <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            Salam Berbagi Mas Ridwan..
   
  Sebuah artikel yang akan senantiasa menggugah nurani kita untuk lebih banyak 
berperan daripada sekedar otak......??? lho..koq...
  Bagaimana kalau judul artikelnya jadi Nurani VS Pikiran...
   
  Katanya Mas Sopa .. Good Feeling.. !!
   
  Setuju jika kita senantiasa istiqomah untuk menjalankan setiap perbuatan kita 
dan selalu kita bertanya ke dalam hati yang paling dalam, disanalah rahasiaNya 
akan terbuka..
  Yang paling pentingnya Bagaimana kita terus mengasah ketajaman mata hati 
ini???
   
  Hayoo .. rekan rekan yang lain jawab ya...
   
  Moch Slamet S
  EDAN NETWORKING JATIM
    
---------------------------------
  Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.   

                         

       
---------------------------------
Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.

Kirim email ke