FAKTOR PEMBENTUK INTEGRITAS (Poin 3)
Niat lurus dan berfikir jernih adalah dua faktor Integritas yang telah penulis
uraikan pada tulisan terdahulu. Pada tulisan kali ini kita masuk pada faktor
yang ketiga;
3. Bicara benar.
Selalu berkata benar merupakan salah satu faktor yang harus dimiliki oleh
seorang yang memiliki integritas. Seperti ungkapan: "Seorang yang memiliki iman
itu dipegang omongannya". Maksudnya, Omongan seorang yang beriman itu harus
dapat dipercaya karena taruhannya iman. Iman yang benar pasti akan melahirkan
perkataan yang benar. Maka jika sesorang suka bericara dusta dapat dipastikan
imannya pun rusak. Bicara benar berarti satunya kata dengan perbuatan. Apa
yang diucapkan akan selaras dengan apa yang dilakukan. Tuhan berfirman;
"Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklan kamu
selalu berkata benar" (QS Al Ahzab/33;70) .
Ayat ini selalu dikutip Rasulullah SAW saat beliau menyampaikan khutbah nikah.
Pernikahan adalah awal seseorang memasuki kehidupan sejati orang dewasa. Karena
itu pasangan suami istri harus memulainya dengan selalu berbicara benar. Dengan
begitu komunikasi akan terjalin dengan baik dan rasa saling percaya akan
terajut dengan kuat. Kelangsungan hidup betapapun mestilah dibangun atas dasar
suatu kebenaran dan jangan dikotori dengan kebohongan.
Kehidupan suami istri yang notabene merupakan transaksi hanya antara dua
individu yang berbeda saja harus dibangun dengan kebenaran, apalagi dunia kerja
dan bisnis yang merupakan suatu bentuk transaksi besar yang melibatkan begitu
banyak pihak dengan kepentingan yang berbeda-beda. Keharusan selalu berbicara
benar itu akan sangat berpengaruh dalam kesuksesan berinteraksi dengan orang
lain. Ucapan yang benar akan melahirkan kepercayaan, dan kepercayaan akan
menghasilkan bisnis. Agama mengajarkan kita selalu bicara benar dan baik. Jika
kita tidak dapat berkata benar dan baik, lebih baik diam. Sebab berkata dusta
bukan saja menyakiti hati orang lain tapi juga menipu diri sendiri. Celakanya
lagi, satu kebohongan akan melahirkan berbagai kebohongan lain untuk menutupi
kebohongan sebelumnya. Begitu seterusnya. Karena itu jangan sekali-kali
berdusta, karena hal itu sama artinya membuka jalan untuk jadi pendusta.
Sedangkan kebohongan dan dusta akan merusak dan
menghancurkan Integritas diri.
Rasulullah SAW bersabda ;
"Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat hendaklah ia brkata benar
dan baik atau diamlah" (HR Bukhari-Muslim).
Pada sessi tulisan berikutnya akan menguraikan faktor pembentuk integritas ke 4
"Sikap Terpuji"
Semoga bermanfaat.
Salam IHSAN
Ridwan Fadil
REKSA LEADERSHIP CENTRE
081317212141
________________________________________________________
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
http://id.yahoo.com/