Assalamu'alaikum wr wb,
Membaca tulisan dari mas Eka Harijanto, yang mengangkat berita dari
Republika ---- saya teringat ketika tahun1980, waktu itu saya baru aja menikah
dan kontrak rumah di daerah Rawamangun muka di samping lapangan golf. Karena
sudah pegawai negeri, maka begitu habis terima gaji kami belanja bulanan di
supermarket Pegambiran di depan terminal Rawamangun. Pada masa itu supermarket
masih sangat jarang. Selesai memilih kami membawa kereta belanjaan ke kasir.
Kemudian kasir sambil menghitung di mesin kasir kemudian memasukkan
belanjaannya ke kantong kertas warna coklat dan agak tebal, memuat banyak
barang belanjaan - jadi berat dan hebatnya tidak robek. Cuma sayangnya tali
jinjingan kantong tsb ternyata tali kurt ( sejenis tali yang tajam di telapak
tangan ) sehingga telapak tangan saya sakit, pedas dan perih. Jalan beberapa
bulan, tanpa saya sadari saya mengusulkan pada si kasir kalau habis belanja di
kasih kantong plastik ( kantong kresek ) aja.
Sekarang mungkin terlambat sekali ya, kita mulai khawatir dampak dari
pemakaian kantong plastik itu yang sudah terbukti menjadi limbah dan tidak
ramah lingkungan. Saya juga mulai sekarang sudah meminimalisai pemakaian
kantong plastik / kresek itu, dan sudah niat atau komitmen mau bawa tas
belanjaan sendiri yang kaya ibu saya dulu kalau belanja ke pasar.
Mari kita sosialisasikan hal ini kepada lingkungan terdekat kita dulu.
Wassalamu'alaikum wr wb.
Salam manis.
Ibu Erni Siregar - Jakarta.
----- Pesan Asli ----
Dari: Eka Harijanto <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: Puskur <[EMAIL PROTECTED]>
Terkirim: Kamis, 10 Januari, 2008 5:38:03
Topik: [puskur] [Republika Online] Australia Berencana Larang Kantong Belanja
Plasitik
10 Januari 2008 16:01:00
Australia Berencana Larang Kantong Belanja Plasitik
Brisbane-RoL- - Di saat konsumen supermarket di Indonesia masih dimanjakan
dengan budaya kantong belanja plastik alias "keresek", maka konsumen Australia
justru segera dipaksa untuk mengakhirinya mulai akhir 2008.
Rencana mengakhiri penggunaan kantong belanja plastik di Australia itu
disampaikan Menteri Lingkungan Hidup, Warisan dan Seni, Peter Garrett, dalam
wawancaranya dengan Stasiun TV "Sky News" yang kemudian dilansir ABC, Kamis.
Garrett mengatakan, April mendatang, pihaknya akan membicarakan rencana
penghapusan tas keresek mulai akhir 2008 itu dengan pemerintah negara bagian
dan teritori guna mengurangi beban lingkungan.
Penggunaan tas keresek di Australia masih relatif banyak karena setiap tahunnya
ada sekitar empat miliar keresek ditemukan di sekitar tempat. Kondisi ini ikut
mempengaruhi kehidupan satwa liar dan lingkungan, katanya.
Menurut pantauan ANTARA di sejumlah pusat perbelanjaan di Brisbane, banyak di
antara konsumen Australia sudah memiliki kesadaran sendiri untuk menolak
pemakaian kantong keresek sebagai tempat belanjaan mereka. Sebaliknya, mereka
membawa sendiri tas belanja khusus yang terbuat dari kain daur ulang.
Konsumen yang sudah sadar lingkungan itu umumnya menyerahkan langsung tas
belanjaan mereka kepada petugas kasir sesaat sebelum dia menghitung harga
barang-barang yang dibeli dan kemudian memasukkannya ke dalam tas belanjaan
kain tersebut.
Terhadap para konsumen lain, petugas karir Coles dan Woolworths juga sering
bertanya apakah mereka memerlukan tas keresek atau tidak untuk barang belanjaan
mereka.
Berbeda dengan Coles dan Woolworths yang masih membiarkan atau" mentoleransi"
pemakaian kantong plastik walaupun keduanya terus mengampanyekan budaya peduli
lingkungan melalui penjualan tas-tas kain dan kertas daur ulang, supermarket
"Aldi Australia" misalnya justu sudah lama meninggalkan penggunaan tas keresek.
Para konsumen Aldi itu membawa sendiri wadah belanjaan mereka.
Menanggapi rencana Pemerintah Federal Australia menghapus penggunaan tas
belanja plastik mulai akhir 2008 itu, Asosiasi Retail Australia (ARA)
memperkirakan konsumen menjadi pihak yang akan membayar dampak dari pelarangan
tersebut.
Wakil ARA, Richard Evans, seperti dikutip ABC, mengatakan, pengelola
supermarket di Australia sudah merespons isu tas belanja plastik itu sejak
lebih dari lima tahun terakhir dengan mengurangi pemakaiannya sampai 50 persen.
Pemerintah sepatutnya menawarkan alternatif lain dan apa yang diperlukan adalah
bagaimana mengelola sampah secara lebih efektif.
Kelompok pencinta lingkungan di Australia, seperti Planet Ark, telah
bertahun-tahun berupaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya ikut
menjaga lingkungan hidup melalui gaya hidup ramah lingkungan.
Organisasi nirlaba yang berdiri sejak Juni 1991 itu menyebutkan, hasil kajian
Roy Morgan pada Agustus 2004 mendapati 93 persen responden Australia dalam
studi tersebut mengaku khawatir dengan dampak penggunaan tas keresek bagi
lingkungan hidup.
Planet Ark menyebutkan, tas-tas plastik baru dapat terdaur di tanah antara 15
hingga seribu tahun. antara/abi
Berita ini dikirim melalui Republika Online http://www.republik a.co.id
Berita bisa dilihat di : http://www.republik a.co.id/Online_ detail.asp?
id=319379&kat_id=23
<!--
#ygrp-mkp{
border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;}
#ygrp-mkp hr{
border:1px solid #d8d8d8;}
#ygrp-mkp #hd{
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 0px;}
#ygrp-mkp #ads{
margin-bottom:10px;}
#ygrp-mkp .ad{
padding:0 0;}
#ygrp-mkp .ad a{
color:#0000ff;text-decoration:none;}
-->
<!--
#ygrp-sponsor #ygrp-lc{
font-family:Arial;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
margin-bottom:10px;padding:0 0;}
-->
<!--
#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean,
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}
#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a{
text-decoration:none;}
#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc{
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o{font-size:0;}
.MsoNormal{
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq{margin:4;}
-->
________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/