Masya Allah..Ya Rabb, Pemilik Maha Keindahan, Pemilik Kelembutan, Ya Lathifu, 
engkau  hadiahkan kepada insannya yang Engkau cinta, engkau selipkan  direlung 
dan sudut hatinya lalu ditorehkan lewat jemarinya.. lewat  tut..tut keyboard 
lalu terlempar ke dunia maya yang jauh dan tak berbatas. Dan aku menikmatinya. 
Keindahanmu dan keindahanMu
   
  Indah sekali dik Reza..I am so proud of you. You also are inspird me to carry 
on writing.
   
  Salam dari kejauhan
   
   
  teteh
  

Rumah Ilmu Indonesia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            Bunda, Menulislah
(Original Writing by Reza Ervani)


Ini kisah dalam bingkai waktu yang telah lalu, tapi tak usang, tidak akan 
pernah pudar dan lekang.

Masa dimana dering telepon genggam belumlah menjadi kebiasaan. Masa dimana 
surat masihlah berupa untaian kata-kata pilihan di atas selembar kertas wangi 
dan penuh hiasan. Tinta yang kadang berpendar karena tetesan air mata keharuan 
menjadi bahasa yang penuh kekuatan antara dua hati yang tak terpisah walau raga 
berjauhan.

Kala itu, kotak surat adalah jembatan dimana kerinduan dititipkan. 
Didalamnya ada ribuan rasa yang mewakili ribuan kalimat jiwa.

Seorang muda, dalam bilik kecil yang sedikit lembab, senantiasa berdoa, semoga 
esok ia temukan seberkas cinta disana. Tak mengapa jika sampulnya usang, karena 
yang ingin ia lihat adalah cinta yang terangkai dalam berkas-berkas lipatan di 
dalamnya.

Kotak itu adalah yang pertama kali ia ketuk sebelum sampai ke pintu 
persinggahannya selama tiga tahun terakhir. Kadang, senyumnya mengembang, kala 
sebuah benda putih tampak menunggu disudutnya. Kalaupun tak ia temukan, tak 
pernah ia berhenti berharap. Atau jika ada sedikit rezeki lebih, ia goreskan 
kembali penanya di malam-malam tanpa jarak.

Setelah menulis, tak bosan ia tengadahkan tangan, meminta kekuatan agar 
cita-citanya tak pudar oleh deraan keterbatasan. Di penghujung doa syahdu itu, 
ia titipkan kalimat indah ....

"Bunda .... Menulislah ... Berikan Nanda Penawar Rindu Ini"

Allahumaghfirlana waliwalidayna warhamhuma kama robbayana shighoro
Sayangi mereka ya Robb, sebagaimana mereka membimbing kami dengan kasih 
sayangnya ....

Amin

Ditulis di Bandung untuk Bunda dan Ayahanda tercinta
2 Muharram 1429 H

komunitas : http://groups.yahoo.com/group/rezaervani


    
---------------------------------
  Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.   

                         

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke