Terima kasih mbak Rosy atas perhatiannya, Kenapa di Bandung ? Karena Rumah Ilmu Indonesia baru punya kekuatan di Bandung saja. Disini dukungan kampus-kampus dan para dosen untuk Rumah Ilmu Indonesia lebih banyak dibanding kota-kota lain.
Di Bandung juga kami bisa hitung-hitungan agar pelatihannya lebih murah, walau tentu belum termasuk dalam hitungan itu transportasi dan akomodasi peserta dari luar kota. Kami pernah coba cari-cari info, ternyata kalau diadakan di Jakarta, beban yang harus ditanggung peserta untuk pelatihan yang sama, bisa nyampe 1 juta bahkan lebih. Aduuh ... Kalau di Jakarta ada yang mau memfasilitasi jadi tuan rumah, kami coba rancang acara di Jakarta, tentu saja dengan berbagai pertimbangan. Mimpinya sih ... ada Rumah Ilmu Jakarta ... Salam, Rumah Ilmu Indonesia www.rezaervani.com --- In [email protected], rosy eka iik <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Mau tanya boleh ya. > Kenapa setiap kegiatan yang dilaksanakan, kok tempatnya di Bandung ya? > Memang sih jarak Jakarta Bandung nggak jauh, tapi saya kan guru, kalau harus ninggalin anak-anak kayaknya kasihan deh. Kalau boleh usul sekali-sekali diadakan di Jakarta ya. >
