Dangau Lembah Hijau

I. Lilin

Embun
pagi bercumbu di balik kaca jendela, tak tau… mungkin sambil menunggu
tatapan wizurai yang datang agak terlambat. Pagi ini langit mendung dan
udara di luar terasa lebih dingin dari biasanya. Banyak orang mengira
mata-mata malam masih bertebaran, temani sang dewi menerangi bumi agar
gelap tak terlalu sepi. Maklum, orang-orang di sini sudah lama tak
disuguhi langit yang seperti ini.

Sudah hampir satu jam aku
berdiri di sudut kamar. Layangkan lamunan yang terbang tanpa sayap,
meninggalkan diri menjadi hampa dan terasa kosong. Tak jelas, apa aku
menunggu wizurai menyulam benang merah atau memperhatikan embun embun
pagi yang bercumbu dari balik kaca.

Hhh…tubuhku
mulai terasa letih, kaku dan nyeri di setiap sendi. Sudah dua hari dua
malam aku temani wizurai dan sang dewi menghitung detak waktu. Aneh,
rasa kantuk seakan menjauh dari diriku selama itu, hanya lelah yang
tersisa kini. Entah apa sebenarnya yang sedang membebaniku.

Ya
memang ada sesuatu yang sedang aku pikirkan. Dua hari yang lalu tanpa
sengaja aku bertemu dengan sahabat lama ku dalam sebuah angkutan umum,
sebut saja Maya namanya. Waktu itu aku berencana pergi ke pasar murah
membeli beberapa potong pakaian bekas untuk keperluanku mencari kerja
di kota besar nanti, maklum aku sudah tak punya pakaian yang layak lagi
untuk aku pakai sehari-hari apalagi untuk mencari kerja. Sudah sekitar
enam bulan kami tak pernah bertemu, padahal aku dan Maya tinggal cukup
berdekatan. Rumahnya hanya berjarak dua kilometer dari rumah
kontrakanku. Aku tau dia sedang sibuk mengurus kuliahnya, makanya dia
mungkin tak punya waktu untuk mengunjungiku dan aku pun segan untuk
berkunjung ke tempatnya, takut menggangu. Sesekali kutawarkan diri
untuk membantu tapi selalu saja dia tolak, tak jelas apa alasannya.

Kangen
juga rasanya bisa ngobrol dan bercanda dengan Maya. Dalam angkot tak
banyak yang bisa kita bicarakan karena aku keburu sampai ke tempat
tujuanku di pasar murah, sedangkan Maya harus cepat cepat sampai ke
kampus karena sedang menghadapi ujian akhir semester katanya. Awalnya
aku minta ditemani untuk membeli pakaian di pasar dan kebetulan ada
beberapa hal yang ingin aku bicarakan padanya, tapi apa boleh buat…
akhirnya aku tetap pergi sendiri. Dalam angkot aku utarakan maksudku
untuk mencari pekerjaan di Jakarta, apa saja… yang penting aku bisa
hidup dan punya alasan untuk hidup. Bukan lagi mencari sesuap ‘merci’
yang menjadi mottoku tetapi hanya mencari sesuap nasi. Sederhana saja
apa yang dia katakan setelah mendengar rencanaku itu, sederhana tapi
mungkin justru kata-kata sederhana itulah yang membawaku jauh dalam
kenangan dan terasa membebani sampai-sampai aku tak bisa tidur selama
dua hari ini.

“Hos… mulai saat ini elo harus bisa menjadi pahlawan untuk diri elo sendiri.” 
Begitu katanya.

Aku tertunduk malu mendengar nasehatnya itu kemudian terdiam.

Tak lama, dia melanjutkan kata-katanya lagi.
“Ini hidup elo dan elo harus bisa memaknainya dengan bener.”

Terus aku mengangguk, bukan karena mengerti tapi karena kata-kata itu sering 
aku dengar keluar dari mulutnya.

“Jangan seperti lilin…” lanjutnya.

Seketika kuangkat kepalaku, kutatap matanya kemudian bertanya.
“Maksud elo apa May ?”

“Maksud
gue… jangan seperti lilin, bisa menerangi semua yang ada di sekitar elo
tapi membiarkan diri elo terbakar habis!.” Jawabnya dengan lugas.
“Elo bisa jadi pahlawan buat orang lain, tapi gak bisa jadi pahlawan buat diri 
elo sendiri.” Dia menambahkan.

Aku
tersenyum mendengar kata-kata itu. Tersenyum tapi dalam hati menangis
karena teringat akan perbuatan-perbuatan yang pernah aku lakukan selama
enam tahun terakhir ini. Banyak kesalahan yang telah ku perbuat selama
itu, Kesalahan-kesalahan yang pada akhirnya membuat diriku seperti
Zombie, mayat hidup. Hidup tidak, mati pun tidak.

Perlahan
Wizurai mulai menampakan diri, meski ia masih berkerudung mega-mega
hitam di atas langit. Sedikit demi sedikit sulaman benang merahnya
mulai menghiasi dinding langit. Pada saat itu juga tubuhku terasa
sangat berat. Kupaksakan melangkah jauhi jendela kamar menuju tempat
tidurku, kemudian kujatuhkan tubuh di atas kasur yang tak pernah rapih
dan sudah berbau apek. Kubiarkan jendela kamar terbuka lebar, biar
angin segar yang memandikanku pagi ini dan kuizinkan wizurai untuk
mengintip tubuh yang lelah dan sudah terasa berat ini.

“aku ingin tidur.”

BERSAMBUNG.





belajar berkarya, lumayan daripada lu manyun!
http://wizurai9.blogspot.com..................... Puisi karya sendiri (lagi 
nyicil)
http://wizurai-celotehoranggila.blogspot.com......................cerita pendek 
karya sendiri (lagi nyicil)
http://komiku-wizurai.blogspot.com................komik karya sendiri (lagi 
nyicil juga)

doGol d' gReat

----- Pesan Asli ----
Dari: abrar agung <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
Terkirim: Jumat, 8 Febuari, 2008 10:31:30
Topik: [rezaervani] [ARTIKEL] Lilin















  Lilin itu alhamdulillah masih menyala meski terkadang redup-redup ditiup 
angin lalu, entah ia akan terus menyala sampai semua bagiannya meleleh ataukah 
akan padam sebelum waktu itu, wallu a’lam. Hanya do’a dan nasehat-nasehat yang 
akan selalu membantunya terus menyala di tengah terpaan angin lalu yang bertiup 
tak terprediksi.

  Ketahuilah…

  Lilin itu bercahaya, tapi cahayanya tidaklah seterang lampu Philips.

  Lilin itu apinya menyala, tapi apinya tidak cukup untuk menghangatkan seisi 
rumah, namun ingatlah ia tidak memberikan kehangatan melalui apinya, tapi 
melalui
 cahayanya yang sedikit itu.

  Api lilin itu juga bisa membakar rumah, jika tidak hati-hati meletakkannya di 
tempat yang aman.

  Kebanyakan orang hanya mencari lilin ketika listrik padam,tapi jika listrik 
kembali menyala, lilin itu akan dipadamkan.

  Dan ketahui juga

  Lilin manapun di dunia ini tidak akan bisa bertahan jika ia ditinggal sendiri 
di alam bebas, dia juga butuh sesuatu yang bisa menjaganya.
  Jika engkau tidak punya waktu menjaganya sepanjang waktu, berikanlah ia 
perisai do’a dan nasehat…

  (Terimakasih untuk sumber inspirasiku di hari ulang tahunku, semoga Allah 
selalu menyertai setiap langkahnya…amiin. .)



------------ --------- --------- --------- --------- ----
Pesan Hari Ini:

  Imam Ahmad bin Hanbal berkata, "Jika kamu ingin Allah tetap
  menjadikanmu seperti kamu sukai maka lakukanlah segala sesuatu
  yang Dia sukai'

  ABRAR AGUNG IZHARMAN
My Weblog: www.ragab304. wordpress. com
------------ --------- --------- --------- --------- ----


Looking for last minute shopping deals?
Find them fast with Yahoo! Search.










<!--

#ygrp-mkp{
border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;}
#ygrp-mkp hr{
border:1px solid #d8d8d8;}
#ygrp-mkp #hd{
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 0px;}
#ygrp-mkp #ads{
margin-bottom:10px;}
#ygrp-mkp .ad{
padding:0 0;}
#ygrp-mkp .ad a{
color:#0000ff;text-decoration:none;}
-->



<!--

#ygrp-sponsor #ygrp-lc{
font-family:Arial;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
margin-bottom:10px;padding:0 0;}
-->



<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a{
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc{
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o{font-size:0;}
.MsoNormal{
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq{margin:4;}
-->








      ________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke