Senandung Pagi
Oleh : Reza Ervani
Indah larik pelangi
Sesudah hujan membuka hari
Samar dirajut mega
Garis wajahmu lembut tercipta
Telah jauh kutempuh
perjalanan
Bawa sebentuk cinta
Menjemput Impian
(Katon Bagaskara Menjemput Impian)
Pagi ini penulis tidak bisa mendeskripsikan dengan baik perasaan hati. Ada
optimisme yang tumbuh
dan itu memberikan sebuah bentuk bahagia
Tapi ada pula sisi lain yang masih penuh tanda tanya, yang mungkin akan tetap
sulit terjawab sampai beberapa saat nanti
dan itu memberikan sebentuk
kegundahan
Kepak pengharapan dan kegundahan itu seringkali menemani setiap pagi.
Pertanyaan keraguan tentang tepatkah jalan yang telah dipilih kadang tersamar
dengan senyum dan ungkapan semangat dari rekan sejawat
tapi ketika mereka
kembali ke meja-meja kerjanya, ada kesendirian yang kubawa pulang hingga ke
depan pintu di malam-malam hari.
Ah dasar jiwa
ia tercipta tak pernah hentinya mengeluh
Senandung pagi membuat diri kadang-kadang tersenyum sendiri mengenang
fragmen-fragmen yang telah berlalu dalam buku harian kehidupan. Dan fragmen
masih sedang berlangsung dan mungkin masih akan terus berlangsung
dan ia akan
terus terbang bersama sayap pengharapan dan kegundahan itu.
Sungguh
Ada sisi hidup yang tak bisa kita pahami
Mungkin itulah sebabnya Rasulullah ajarkan doa dengan redaksi begitu indah di
tiap pagi :
Bismilahiladzi la yadhuru maasmihi syaiun fil ardhi wa la fii samaa-i
Wa huwa As Samiul Alim
Dengan nama Allah yang tidak akan berbahaya sesuatu apapun di bumi dan
dilangit
Dan Ia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui
(Hadits Riwayat Abu Dawud dan At Tirmidzi)
Selamat datang pagi
Allahu Alam
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.