Subhaanalooh Walhamdulillaah Wa Laa Ilaaha Illallooh Walloohu Akbar. Benar-benar tersentuh hati ini dengan cerita yg begitu membangun.
Tetap posting email seperti ini, guna membasuh hati yg mulai kering dan mengeras akibat debu-debu dunia. Ini juga bukti, bahwa manusia selalu punya potensi berubah, terutama berkaca dari dirinya, dari apa yg dirasakannya. Jazakalloohu Khoiron Katsiiron. Wassalam, Nugon --- In [email protected], ridwan fadil <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ADIL VERSI PENCOPET >
