Assalamu'alaikum wr.wb.

Saya punya pengalaman mirip, anak saya juga masih di SD saat itu.  Saya 
termasuk peduli dengan pelajaran anak2 saya dan saya juga menggunakan referensi 
ketika ngecek jawaban soalnya.  Waktu itu si kecil menjawab soal  tentang 
berwudu, bahwa  air untuk berwudhu  harus .....(si kecil menulis : bersih dan 
suci).  Bu Guru mencoret jawabannya dan mengatakan jawabannya harus : suci  !!!
Demikian juga ketika menerangkan urutan para nabi, anak2 hanya disuruh 
menghafal, tidak ditunjukkan silsilah para Nabi secara lengkap.  Saya usahakan 
melakukan komunikasi lewat telpon ke guru ybs (komplain dibenarkan melalui 
telpon), dan beliau akhirnya bisa menerima saran2 saya selaku wali murid agar 
metode mengajarnya tidak menggunakan 'dogma' tetapi juga menggunakan logika 
dengan referensi yang dapat dipertanggungjawabkan.  Hal ini penting agar anak 
terlatih untuk berfikir kritis.

Wassalamu'alaikum wr.wb.



----- Pesan Asli ----
Dari: Ahmad Sopiani <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Sabtu, 26 April, 2008 09:57:22
Topik: [rezaervani] [CATHAR] Berkirim Surat Ke Sekolah (bag.1)


Assalamu’alaikum wr.wb.

Pengalaman pribadi.

22 April 2008, saya memeriksa pelajaran
dan PR anak saya yang kelas 4 SDN, anak saya tanya, jenis-jenis transmigrasi,
saya sebutkan yang saya tahu sambil melihat seluruh pertanyaan. Ternyata itu 
pertanyaan
 no. 5.
“Ini No. 1 s/d 4 dikerjakan di
sekolah ya Neng” ?
“Iya, itu, betul
semua tuh”.
”Kok gak lengkap
Neng jawaban yang no. 1 ? ”Transmigrasi artinya : perpindahan penduduk”,
No. 2 malah salah nih Neng, Urbanisasi kok artinya: Perpindahan penduduk dari
kota ke desa”?
“Itu betul Rama,
kata Bu Guru begitu...!”
“ Loh... Itu salah
dan tidak lengkap Neng, Transmigrasi itu “perpindahan penduduk dari satu
pulau ke pulau lain” atau dari satu daerah ke daerah lain” Kalau
Urbanisasi itu artinya “Perpindahan penduduk dari desa ke kota”.
“Ayo, kita
buktikan, kita buka Kamus Umum Bahasa Indonesia”.
............ ......... ......... ....
“Nah ini, lihat,
bener kan kata Rama..sudah, sekarang itu jawabannya dibetulkan, terus besok
bilang sama Bu Guru jawaban yang benernya ya.....!

23 April 2008
”Bagaimana Neng ? sudah bilang Bu
Guru?”
“Sudah, kata Bu Guru: “Kamusnya
salah kali, terus Ayah kamu lupa”.
“Wah, masa sih Bu
Guru bilang begitu?”
”Iya...”
”Eyalaaahh...”
”Ya sudah, nanti Rama kirim surat saja deh ke Bu Gurunya...”

To be continued...
(Surat dan balasannya
akan ditampilkan pada kesempatan berikutnya.. Insya Allah).

Ahmad Sopiani
Buruh
Pabrik yang anaknya sekolah di SDN


      ________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke