pak didi,,,,
apa kabar????

saya tertarik bangeth ni dengan artikel dan idenya pak Didi,,,
terusin dong, pak!!!! bahkan,,,kalo boleh minta,,, 
saya mau minta pak didi ngadain pelatihan tentang dunia Broadcasting 
sekalian,,, gimana????
saya mau tuh pak,,,,mau ikut jadi pesertanya ajah,,,,biar lebih mengerti 
tentang seluk beluk dunia broadcast,,,




----- Original Message ----
From: Mardiyanto - Didi <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, May 28, 2008 8:22:30 PM
Subject: [rezaervani] [RADIO] Bikin Radio Sekolah Yuk !!


Assalamu alaikum warahmatullahi 
wabarakatuh
 
Bikin Radio Sekolah Yuk … !
 
 
Radio adalah 
media yang sudah pasti kita kenal dengan baik.  Banyak dari kita yang  
mengenalnya sebagai media hiburan semata 
melalui pemutaran lagu-lagu yang sedang hits.   Pada beberapa tahun terakhir, 
beberapa radio sudah mencoba merubah konsep pengelolaan radio yang semula hanya 
sebagai radio berbasis musik, menjadi radio yang berbasis informasi, berita, 
dan 
bisnis.    Sejalan dengan perkembangan tersebut, radio yang 
berbasis komunitas juga banyak bermunculan.  Beberapa Radio Komunitas tetap 
membawa 
misi hiburan, namun tidak sedikit pula yang mengusung misi informasi dan 
pendidikan.  Sekolah yang juga 
merupakan suatu komunitas, dapat memanfaatkan Radio sebagai media untuk 
mengembangkan komunitasnya.  Pada 
kesempatan ini, penulis ingin mengajak membangun Radio 
Sekolah.
 
Keberadaan Radio Sekolah diharapkan dapat 
dijadikan sebagai media untuk aktualisasi para siswa, baik secara individu 
maupun organisasi yang ada di sekolah.  Selain media aktualisasi siswa, Radio 
Sekolah juga dapat 
dimanfaatkan oleh Para Guru sebagai media Praktek untuk beberapa mata ajar 
tertentu. 
 
Pada setiap 
sekolah, umumnya terdapat beberapa unit kegiatan yang diikuti oleh siswa 
sebagai 
kegiatan ekstra kurikuler, misalnya  Unit kegiatan Seni, Unit kegiatan Olah 
Raga, Unit kegiatan Ilmiah, Unit 
kegiatan Theatre, Unit kegiatan Fotograpi, Unit kegiatan Jurnalistik, Unit 
kegiatan Pramuka, Unit Kegiatan PMR, Unit Kegiatan Paskriba dan beberapa 
lainnya.  Semua jenis unit kegiatan 
siswa tersebut dapat kita disatukan dengan menggunakan media Radio Sekolah.   
Bagaimana bisa ?  Ya, melalui radio, semua unit kegiatan 
siswa dapat secara bersama-sama melakukan pengelolaan Radio Sekolah yang 
berbasis pendidikan, pengetahuan dan informasi.   
 
Untuk Para 
guru, Radio Sekolah dapat dimanfaatkan untuk media praktek bagi para siswa.  
Misalnya untuk Mata Ajar Bahasa 
Indonesia, para guru dapat memberikan tugas praktek berpidato bagi para siswa 
atau membuat suatu karya sastra atau cerita yang kemudian dibacakan di depan 
corong radio. Hal yang sama juga 
dapat dilakukan oleh guru bahasa inggris.  Bagi guru Pendidikan Agama, Radio 
Sekolah 
dapat dimanfaatkan untuk media praktek Ceramah Agama atau praktek pembacaan 
ayat 
suci Al-Quran dan terjemahannya bagi para siswa.
 
Aktivitas Radio tidak terlepas pula dengan 
kata siaran dan penyiar.  Untuk 
banyak kalangan, aktivitas siaran adalah aktivitas yang dianggap tidak semua 
orang mampu untuk melakukannya.  Begitu pula dengan kata Penyiar, yang hingga 
saat ini masih dianggap 
sebagai sebuah profesi yang memiliki prestise karena tidak semua orang 
berkesempatan untuk menjadi seorang penyiar.  Nah .. , melalui media Radio 
Sekolah, 
kita jungkirbalikkan pendapat banyak kalangan tersebut dengan menunjukkan bahwa 
siapa saja bisa siaran, siaran bisa tentang apa saja, dan semua orang bisa jadi 
penyiar.  Melatih keberanian, rasa 
percaya diri, dan kreatifitas siswa untuk berbicara di depan microphone radio, 
adalah target awal dari pendirian Radio Sekolah yang pengelolaannya berbasis 
kepada siswa, guru, dan sekolah selaku institusi.
 
Dari banyak pengalaman dalam pendirian 
Radio yang berbasis komunitas, nantinya pasti akan banyak ditemui 
kejutan-kejutan kecil yang kadang membuat kita berdecak.  Misalnya kita akan 
menggelengkan kepala 
ketika ada orang yang pada kesehariannya terlihat pendiam dan kalem, ternyata 
bisa begitu enerjik dan bersemangat ketika melakukan kegiatan siaran.  Ada juga 
kejadian dimana ada orang yang 
kita kenal sebagai orang yang dikenal pintar secara akademik, ternyata tidak 
dapat berkata sepatah katapun ketika berada di depan microphone radio.  Hal 
seperti ini akan juga kita jumpai 
dalam pengelolaan radio sekolah, yang tentunya akan bermanfaat bagi kita dalam 
mengembangkan potensi dan memperkuat kelemahan yang ada di diri setiap 
siswa.
 
Melalui Radio Sekolah, kita dapat 
mengajarkan kepada para siswa bagaimana mengelola suatu Unit Kegiatan yang 
berbasis  pada kegiatan harian,  yang sekaligus didalamnya harus 
termuat program kegiatan yang bernuansa informasi, edukasi, sekaligus 
hiburan.
 
Melalui Radio Sekolah pula, kita dapat 
mengcover seluruh unit kegiatan yang ada di sekolah dalam bentuk pembagian 
tugas 
siaran, misalnya :
 
Unit Kegiatan Seni, yang diberikan 
tanggungjawab mengelola Program Siaran yang mengandung muatan seni.  Misalnya 
Ruang Puisi, Cerita Kami, Ruang 
Sastra, dan lainnya.
 
Unit kegiatan Olah Raga, yang diberikan 
tanggungjawab mengelola Program Siaran yang mengandung muatan informasi seputar 
Dunia Olahraga, 
 
Unit kegiatan Ilmiah, yang diberikan 
tanggungjawab mengelola Program Siaran Edukasi, misalnya Program Seputar IPTEK, 
Info Komputer, dan lainnya
 
Unit kegiatan Jurnalistik, yang diberikan 
tanggungajwab mengelola Program Siaran Informasi yang memuat beragam informasi 
seputar kegiatan sekolah, kejadian di sekitar sekolah dan 
lainnya.
 
Unit kegiatan Pramuka, yang diberikan 
tanggungjawab mengelola Program Siaran Edukasi Seputar 
Kepanduan
 
Unit Kegiatan PMR, yang diberikan 
tanggungjawab mengelola Program siaran Edukasi seputar dunia 
kesehatan.
 
Begitu pula halnya dengan para Guru yang 
dapat memanfaatkan Radio Sekolah untuk membuat materi ajar dalam bentuk 
audio.  Caranya tentu saja dengan 
melakukan siaran yang materinya adalah menjelaskan tentang topik tertentu.  
Selama proses siaran, komputer melakukan 
proses perekaman.  Selesai siaran, 
hasil siaran dapat langsung diambil dari komputer, diburning ke CD, atau 
didownload ke Handphone siswa untuk didengarkan di rumah.  Guruku – Penyiar 
.... pasti jadi Sesuatu yang menarik bukan ? 
 
Berapa dana yang dibutuhkan untuk 
membangun Radio Sekolah ? jawabnya relatif, tergantung dengan perangkat yang 
kita inginkan.  Untuk perangkat yang 
minimalis, biaya yang dibutuhkan cukup 5 jutaan rupiah kita sudah punya 
radio.  Biaya pengelolaannya juga 
hanya seratus ribuan perbulan.
 
Bahasan lebih lanjut tentang bagaimana 
teknis mendirikan Radio Sekolah, Aspek Perijinan, Aspek Pengelolaan, Aspek 
Pelatihan dan Kerjasama program, Aspek Siaran berjaringan serta aspek 
keberlanjutan Radio Sekolah, akan kami sampaikan pada posting milis berikutnya 
..... yang akan diposting BILA HANYA ADA YANG TERTARIK UNTUK MENGETAHUI 
KELANJUTAN  POSTING INI 
...
 
 
Wassalamu alaikum warahmatullahi 
wabarakatuh.
 
 
  
Didi 
Mardiyanto SP.MM
Ketua BPPK Radio Komunitas Suara Kencana 
FM – Bogor
www.suarakencanafm. info
www.anakcerdaskreat if.com    


      

Kirim email ke