Untuk menggaet customer memang berbagi jurus dikerahkan, dari yang lembut mendayu-dayu hingga yg 'mblubut' kaya belut. Banyak jurus dikerahkan untuk menggaet pelanggan baru atau untuk meningkatkan layanan bagi yg sdh jd member. Data kita memang bisa diambil dari berbagai sumber, antara lain dari Yellow Page Buku Telpon atau dari milis seperti ini atau referensi dari teman. Saya juga sering kena 'prospek' dari teman sendiri juga dr orang yg tak dikenal, baik lewat telpon, dateng ke kantor atau datang ke rumah (nah, ini yg paling mengganggu privasi). Pernah pas lagi bete nunggu di bandara karena pesawat delay...eh..ada telpon tdk dikenal yg ujung2nya menawarkan jasa/barang. Yaa, daripada bete kulayanin aja (itung2 ada temen ngobrol) meski ujungnya : no thank you dan si telemarketer dg happy said goodbye. Tapi pernah juga dengan tegas saya katakan : maaf, saya tidak berminat karena saya sudah pernah punya pengalaman buruk tentang itu !!! Lha kalo belum pernah punya pengalaman buruk ? Ya bilang aja : maaf, nanti saya pertimbangkan, tapi untuk saat ini saya masih belum berminat. Intinya, memang tergantung kita mau tergiur atau tidak. Kalau memang produknya bagus dan kita pas butuh dan pas ada uang ya...ambiiilll!!! Tapi kalo lagi cekak segalanya ya mohon maaf ajaa...smg lain kali bisa bergabung. Ya gitu deh. lagi bete nungguin jalan sehat milad UMG ke 26
----- Pesan Asli ---- Dari: amir hady <[EMAIL PROTECTED]> Kepada: [email protected] Terkirim: Minggu, 22 Juni, 2008 05:05:42 Topik: [rezaervani] Re: [CURHAT] Tele marketing dan Privacy semuanya kan tergantung diri kita sendiri, artinya bisa dipengaruhi atau tidak? kalau kita memang butuh ya beli, kalau tidak, cuek aja Yedi Chrisnandhi wrote: Bismillahirrahmanni rrahim Dear Sahabat Milis... Beberapa bulan ini saya sempat terganggu dengan adanya Telemarketing (Via telepon), baik kerumah, kantor maupun telepon genggam saya. Rata-rata mereka tawarkan kartu kredit, investasi dan member card perjalanan atau member card club-club tertentu. Daari mana mereka punya data saya? No HP, Rumah, bahkan Kantor? kata teman saya sih data tersebut bisa di dapat karena bank suka juga menjual data nasabahnya,biasanya data nasabah yang "Terlihat sehat"/ "Terlihat baik" serta potensial. oh iya, harga dari data tersebut katanya Rp 500 / data (betul enggak sih?) Kalo iya, bukankah itu melanggar privacy nasabahnya? dan bisa saja disalah gunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab? Jam mereka telepon biasanya jam sibuk bahkan ada yang sampai jam 20.00 dan pada hari minggu pula! Pada jam-jam tersebut biasanya konsentrasi kita sedang fokus pada hal yang lain atau dalam kondisi lelah, sehingga kalau kita kurang hati-hati bisa terkena "marketing trap" kan? Dan yang menjengkelkan kadang-kadang mereka suka maksa atau merayu lho! hehe2 maafkan nih rada esmosi, mohon masukannya :-) Hatur nuhun Yang lagi jengkel >:-( <-- Seorang Yedi --> Yedi Chrisnandhi www.revota.com 0818.633.366 022.700.700. 56 Dapatkan nama yang Anda sukai! Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com. http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
