saya sependapat dengan dwip, /*"Yang penting itu sadar dan mengerti.. waktu melafalkan sebuah doa.." */karena sering saya melihat orang-orang berdoa yang diamini oleh orang banyak, seperti kaset recorder saja, padahal arti dan makna do'a yang dibaca itu bagus, tapi karena "seperti" tidak sadar dan membacanya dengan cepat, kemudian yang mengaminkan juga sama-sama tidak ngerti arti bacaan do'a dimaksud, jadilah bacaan do'a itu hanya lewat saja dikuping. Mungkin itu ya jadi do'a itu gak terkabul.
amirhady
dwip92 wrote:

Saya rasa masalahnya bukan pada pengucapannya.
Melainkan pada apakah ucapan tersebut disadari atau tidak.
Orang yang sudah terbiasa membaca bismillah di segala hal yang akan
dia lakukan, terkadang otomatis mengucapkannya, tidak berpikir lagi..
Hal ini mengakibatkan dia sendiri tidak ingat apakah dia sudah
mengucapkan doa tersebut atau belum..
Nah, menurut saya, itu yang bahaya..

Ada hal lain yang juga berbahaya menurut saya..
Yaitu saat orang berdoa tanpa mengerti apa artinya..
Tidak ada bedanya dengan seperti sedang melafalkan mantera-mantera
ajaib seperti sim salabim atau alakazam..

Kesimpulan menurut saya,
Yang penting itu sadar dan mengerti.. waktu melafalkan sebuah doa..
Bukankah setiap doa itu akan dikabulkan oleh Allah?
Bagaimana mungkin kita meminta sesuatu yang kita sendiri tidak tahu
apa artinya..

wasalam
-dwip-

--- In [email protected] <mailto:rezaervani%40yahoogroups.com>, ramadhan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Kata /bismillah/ berasal dari bahasa Arab, yang sepakat diartikan
> sebagian besar ulama sebagai âEURoedengan menyebut nama AllahâEUR?.
> /Bismillahirrahmanirrahim,/ yang sering kita dengar, kurang lebih
> berarti âEURoedengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha
PenyayangâEUR?.
>
> Pengasih bermakna bahwa Allah Memberikan rahmat-Nya, nikmat-Nya
kepada
> semua makhluk, baik itu manusia (muslim maupun kafir), hewan,
> intinya:seluruh alam. Penyayang bermakna bahwa Allah Memberikan,
dengan
> Menakar (Maha Tahu seberapa besar dan proporsional), nikmat-Nya
yang
> akan diberikan pada orang-orang yang beriman.
>
> Sang pengucap kata basmalah sebelum melakukan setiap aktivitas,
tak
> hanya menyiratkan sebuah prosedur standar dalam bertingkah laku,
namun
> juga *mengharap dengan sepenuh hati,* apa yang dilakukannya *akan
> mendapat berkah, dan sikap serta karya yang positif. *Di dalamnya
> terkandung pula sikap optimis, tak mudah menyerah, dan rasa rendah
akan
> kelemahan diri, sehingga sepenuhnya pasrah pada ketentuan Allah.
>
> Semoga kita selalu yakin akan Keadilan-Nya, dan terbiasa mengucap
> basmalah, sebelum memulai segala kegiatan kita. Wallahualam
bisshowab.
>
> Referensi: SHIHAB, M. Quraish, 2007, /Lentera Hati,/
Jakarta:Penerbit Mizan.
>
>
> --
> R.Nasution
>
>
> MR AASHIQUE aashique wrote:
> > tulisan yg membuat sy sadar diri
> >
> >
> > abisnya kalo makan kadang baca kadang lupa
> >
> > kadang pula udah sampe ditenggorokan baru sadar," udah baca
bismillah
> > atau belum ye...hehehe?"
> >
> >
> > tfs
> >
> > */danang rahadi <[EMAIL PROTECTED]>/* wrote:
> >
> > Assalamualaikum
> >
> > Sebelumnya ijinkan saya meminta maaf, karena ketidak tahuan
saya
> > Jika boleh dijelaskan asal muasal adanya doa makan, sebagai
bahan
> > pertimbangan.
> >
> > Syukron
> > Wassalamualaikum
> >
> >
> > ----------------------------------------------------------
-----------
> > Salam,
> > --
> > DANANG RAHADI
> > 081 575 02 03 08
> > ----------------------------------------------------------
-----------
> > ebuddy id >> YM : dannthemen
> > dannthemen.multiply.com >> /LEBIH KUMPLIT, FOTO SDH
DIUPLOAD/, MONGGO
> > dztore.com
> > igoogle
> > ----------------------------------------------------------
-----------
> >
> > >> Buser punya RCTI OK,
> > BandungBiser memang OK <<
> > ----------------------------------------------------------
-----------
> > .
> >
> >
> > ----- Original Message ----
> > From: eli nurfajriah <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: [email protected] <mailto:rezaervani%40yahoogroups.com>
> > Sent: Friday, June 20, 2008 7:14:52
> > Subject: [rezaervani] Re: [ARTIKEL] Bismillah Sebelum Makan
> >
> > saya memilih untuk berterimakasih dahulu sama Bang Farry
atas info
> > nya,,,,
> > sungguh bermanfaat..
> > selanjutnya sebelum makan,,, saya memilih untuk membaca
basmallah
> > dahulu,,,
> >
> > hatur nuhun (terimakasih- red)
> >
> > ----- Original Message ----
> > From: Farry Yudi Sutami <zuria_sutami@ yahoo.com>
> > To: Rumah Ilmu Member <[EMAIL PROTECTED] ups.com>;
Baitiy_Islam
> > Member <baitiy_islam@ yahoogroups. com>; islam-kristen@
> > yahoogroups. com; Yonix Y!A A&K <[EMAIL PROTECTED] com>;
Syiar
> > Islam Member <syiar-islam@ yahoogroups. com>; Islam Cara
Hidupku
> > Member <islamcarahidupku@ yahoogroups. com>; Ikip Member
> > <[EMAIL PROTECTED] com>; pembangunan@ yahoogroups. com
> > Sent: Thursday, June 19, 2008 2:03:42 PM
> > Subject: [rezaervani] [ARTIKEL] Bismillah Sebelum Makan
> >
> > Bismillah Sebelum Makan
> >
> > Kita, biasanya sebelum akan diajarkan untuk mengucapakan doa
> > Allahum Bariklana .... dst
> >
> > Namun, alangkah tersentaknya saya. Ketika selasa, 17 Juni
2008
> > pagi saya tune radio Roja [radio dakwah ahlu sunnah wal
jama'ah]
> > di 756 mW (saya kurang tahu, apakah di luar Jabodetabek bisa
> > mengaksesnya) , dikatakan bahwa Nabi saw hanya menyuruh
membaca
> > Bismillah [tanpa ar Rahman ar Rahim] saat kita akan makan.
> >
> > Berikut beberapa buku yang saya baca kita untuk membuktikan
hujjah
> > tersebut
> >
> > 1. HR Muslim No. 1939
> >
> > ... ... Hanya setan yang menghalalkan makanan tanpa menyebut
nama
> > Allah.
> >
> > 2. HR Muslim 1940
> > dari Jabir bin Abdullah ra, dia mendengar Rasulullah
berkata :
> > "Apabila seseorang membaca Basmallah, maka setan
berkata :"iada
> > tempat bagi kalian bermalam dan tiada makanan". Dan apabila
tidak
> > menyebutkan Basmallah ketika hendak masuk rumahnya, maka
setan
> > berkata : "Malam ini ada tempat bagi kalian bermalam". Dan
apabila
> > dia tidak menyebut Basmallah etika hendak makan, maka setan
> > berkata : "Sekarang kalian dapat makan"."
> >
> > 3. al Ghazali, Ringkasan Ihya Ulumudin hal 102, Pustaka
Amani,
> > JAkarta 1995 dan al Ghazali, Terjemah Ihya Ulumudin Jilid
III hal
> > 10, CV Asy Syiva, Semarang 2003
> > Bila hendak makan baca Bismallah dan sesuadahnya membaca
Alhamdulillah
> >
> >
> > 4. Imam Malik Hadits No. 1681, al Muwatha, Pustaka Azzam,
Jakarta 2006
> > Ia (yahya) menceritakan kepadaku dari Malik dari Abu Nu'aim
Wahab
> > bin Kaisan berkata : "Suatu ketika Rasulullah saw diberikan
> > makanan saat bersama Umar bin Abu Salamah. Berkatalah
Rasulullah
> > saw "Sebutkan nama Allah dan makanlah yang dihadapanmu. ""
> >
> > Demikian tulisan dari saya, selanjutnya saya kembalikan ke
anda semua
> > 1. Apakah akan tetap membaca Allahuma Bariklana ...
> > 2. Membaca Bismillah saja
> > 3. Membaca Bismillahi Rahmani Rahim
> > 4. Mengecek kembali dalil saya atau tidak mengecek
> > 5. Mengabaikan tulisan ini atau menyebarkannya
> >
> > Salam
> > Alex Kibadachi
> >
> > Ref :
> > Al muwatha, Imam Malik
> > Ringkasan Ihya Ulumuddin, al Ghazali
> > Terjemah Ihya Ulumuddin, al Ghazali
> > Shahih Muslim
> >
> >
> > ----------------------------------------------------------
-----------
> > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang
Anda di
> > Yahoo! Answers
> >
<http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http://id.answers.yahoo.c <http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http://id.answers.yahoo.c>
om/>
> >
> >
> >
> > Send instant messages to your online friends
> > http://uk.messenger.yahoo.com <http://uk.messenger.yahoo.com>
> >
> >
> > ----------------------------------------------------------
-------
> > Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download
sekarang
> > juga.
> >
<http://sg.rd.yahoo.com/id/search/toolbar/mail/signature/*http://id.t <http://sg.rd.yahoo.com/id/search/toolbar/mail/signature/*http://id.t>
oolbar.yahoo.com/>
> >
> >
>



begin:vcard
fn:amir hady
n:hady;amir
email;internet:[EMAIL PROTECTED]
version:2.1
end:vcard

Kirim email ke