ya begitulah anak-anak, namanya juga anak-anak, memang kita kalo bisa
jangan sampai memarahi anak-anak, apalagi sampai memaki-maki, sampai
keluar dari mulut kita sumpah serapah yang tidak pantas di dengar atau
diucapkan,....kamar berantakan bisa dirapikan, kalau anak kotor main
pasir atau main lumpur bisa dimandikan, yang penting anak bermain tidak
membahayakan, atau tidak membuat cedera/luka, biarkan saja.... masa
kanak-kanak adalah masa bermain, bermain dan bermain. Memang capek, tapi
itulah resiko sebagai orang tua, ..... tapi saya tidak setuju dengan
permainan play station (PS),..... banyak mudaratnya dari pada manfaat
bagi anak-anak....
Reza Ervani wrote:
*Jika Kamar Anak Anda Berantakan, Berbahagialah*
Oleh : Reza Ervani
Tulisan ini saya buat serta merta sambil menonton Oprah Winfrey Show
di Metro TV tentang perjuangan seorang Ibu - Jenny McCarthy -
menyembuhkan anaknya yang menderita autism.
Yang menyentuh adalah ketika ia heran melihat kamar anaknya - Evan -
yang selalu rapi, padahal begitu banyak mainan yang disediakannya.
Sang Ibu kemudian mendapati bahwa anaknya tidak mengerti cara
memainkan semua benda di kamarnya. Maka mulailah ia mengajarkan satu
persatu. Cara melemparkan bola - lewat sebuah video, cara memainkan
mobil-mobilan - yang kemudian ia namakan sebagai Terapi Bermain. Butuh
tiga tahun kesabaran untuk melihat sebuah kemajuan dari upayanya itu.
Subhanallah, Maha Suci Allah ...
Saya kemudian tersentak, berapa banyak ibu-ibu yang memarahi anaknya
karena kamar sang anak berantakan dengan berbagai mainan. Berapa
banyak ibu yang kemudian mengekang semangat bermain anaknya hanya
karena lelah membereskannya.
Jenny McCarthy dan anaknya, Evan, memberi kita satu lagi pelajaran
hidup ... yakni ...
Jika Kamar Anak Kita Berantakan, Berbahagialah ...
*Salam,
Reza Ervani*
begin:vcard
fn:amir hady
n:hady;amir
email;internet:[EMAIL PROTECTED]
version:2.1
end:vcard