Assalamualaikum wr wb
Ingin saya berbagi cerita mengenai proyek untuk anak-anak korban Tsunami dan
konflik di Aceh. Mudah-mudahan bapak dan ibu berkenan membacanya.
Demikian...dana yang terkumpul untuk korban Tsunami di UK sejumlah kl £145.000
(£1=Rp17.500) dari masyarakat Britania Raya yang disalurkan lewat ICR UK. Dana
tersebut kami salurkan untuk bantuan darurat/emergency, bantuan medium
term juga santunan bulanan yang disampaikan sejak September 2005 untuk
sejumlah 50 anak yatim/dhuafa di Lhoong, kabupaten Aceh Besar, NAD.
Menyaksikan kenyataanbegitu banyaknya anak-anak Aceh yang tinggal ditenda-tenda
pengungsian di Lhoong, maka kami sepakat membangun rumah untuk mereka yang
kehilangan orang tuanya sebagai tempat berlindung, rumah tempat
mendapatkan kasih sayang sekaligus mendidik mereka untuk menjadi anak yang
santun, hanief yang nantinya mereka mampu berwirausaha sehingga mereka akan
bermanfaat bagi diri, keluarga dan umat untuk meneruskan risalah da'wah
Rasulullah.
Dana untuk pembangunan Rumah yatim ini dibudgetkan sebesar £85.000.00 atau kl
Rp1.311.000,000 untuk menampung 50 putri dan 50 putra, sebagai sebuah
permulaan. Berkat keuletan mitra kerja/local partner kami alhamdulillah tanah
seluas 8000 M2 dengan harga Rp 52 juta (atau £3000) bisa kita miliki. Ada
beberapa donatur sahabat di Indonesia yang ikutan berpartisipasi
(patungan) atau share dalam pembelian tanah tsb.
Lokasi kompleks berada di desa Paroy, kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar.
Jarak sekitar 52 kilo dari ibu kota Banda. Kami memilih Lhoong sebagai salah
satu kota pesisir yang juga mendapat libasan dahsyat pada kejadian Tsunami
ditahun 2004.
Peletakan batu pertama berlangsung pada tanggal 22 Mei 2007 dengan harapan pada
bulan Nopember 2007 proyek selesai selesai dan siap dihuni Ternyata rencana itu
agak meleset, entah itu kesulitan tehnis atau terselang oleh bulan Ramadhan
atau alasan lainnya.
Pada awal kwartal pertama 2008 alhamdulilah rumah tersebut siap dihuni walau
masih banyak kekurangan, tidak itu saja ra'ibnya kabel listrik sepanjang 50
meter, semen, ubin, macam peralatan, gerobak dll-nya membuat teman-teman mitra
kerja ingin bersegera pindah. Lalu siapa mitra kerja kami ? Akan diserahkan
kesiapa sikunci gedung, dan siapa yang bisa mengemban amanah ini, baik
pengurusan gedung dan anak-anaknya?
Dari awal kami berada dilapangan pada bulan Januari 2005, Allah mempertemukan
kami dengan teman-teman relawan pesantren Hidayatullah yang datang dari
berbagai daeerah baik yang jebolan Balikpapan, Surabaya, Solo, Jogya dan kota
lainnya.
Saya melihat kepedulian mereka baik fisik dan mental serta komitmen mereka
terhadap anak-anak dilapangan memang luar biasa. Mereka siap jadi relawan
minimal 3-6 bulan, bahkan lebih. Saya menyaksikan hiruk pikuknya anak-anak
pengungsi yang terlunta, terluka, ..perlu perhatian penuh, sementara
berseliwerannya para en-ji-o lokal dan asing, sangat memahami komitmen teman
teman ini. Yang lebih uniknya lagi mereka tidak direpotkan dengan urusan
dunia seperti repotnya berfoto-foto, tayangan spanduk/banner besar atau bendera
dimana mereka bekerja..
Anak-anak Aceh begitu traumatisnya karena sebelum tertimpa musibah Tsunami,
mereka juga korban konflik yang berkepanjangan. Saya menyaksikan dedikasi
teman-teman ini yang kami temui di Lhoong untuk menghibur, memberikan
counselling dalam hal 'water therapy', terapi untuk menghilangkan ketakutan
akan air 'aqua phobia', memberikan program TPA pada anak-anak yang jumlahnya
ratusan. Itulah awalnya pertemuan kami...lalu timbul kepercayaan dan adanya
kesamaan visi.
Pembangunan berjalan sekitar 9-10 bulan.Listrik belum ada , lalu kita upayakan
dengan menyediakan GenSet. Kekurangannya masih banyak. Banyak sekali.
Sementara penduduk didesa itu terus meminta agar rumah tsb segera dihuni untuk
menghidupkan desa yang sunyi dan terisolir itu agar juga anak-anak didesa itu
bisa menikmati fasilitas pengajian dan kegiatan TPA.
Pada kunjungan terakhir bulan Juni 2008, alhamdulillah para
pengurus/pengasuh/guru untuk bersegera memboyong keluarga dan
siap untuk menempati rumah tersebut, karena kalau tidak puluhan kambing dan
lembu akan mengambil alih... invasi, karena begitu terbukanya halaman dengan
tanaman yang subur dan ranum untuk dimamah oleh kambing dan lembu.
Alhamdulillah mereka pindah pada pekan pertama Juni 2008.
Sila jenguk foto-foto pembangunan di:
http://picasaweb.google.co.uk/Nizma.Scoffield/Gallery1
http://picasaweb.google.co.uk/Nizma.Scoffield/Gallery2
Jazakmullah khairon utnuk waktu dan supportnya
Wassalam, teteh
note:
kalau situs tidak bisa dibuka biasanya beberapa kata terpisah/terpecah atau
ada tambahan %, silahkan disambung, anda pasti bisa membukanya.
"To bring a sparkle on the face of one deeply saddened soul is better than to
light a thousand candles"